TIngkatkan Kualitas, Fisioterapi UMM Gelar Workshop Panduan Praktikum

Avatar

Rabu, 21 Juni 2023 - 20:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, MALANG- Program Studi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang menggelar workshop penyusunan panduan praktikum. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kapal Garden Hotel, Rabu 21 Juni 2023, yang diikuti oleh semua dosen di program studi tersebut. Workshop menghadirkan salah satu pakar pembelajaran, yaitu Dr. Husamah, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya Kaprodi Fisioterapi FIKES Universitas Muhammadiyah Malang, Dimas Sondang Irawan, SST.Ft.,M.Fis menjelaskan bahwa workshop ini diadakan sebagai upaya meningkatkan kualitas praktikum yang dilaksanakan di Fisioterapi UMM. Prodi Fisioterapi UMM secara berkala melakukan peninjauan dan pembaruan terhadap panduan praktikum, sehingga memiliki kebaruan dan sejalan dengan perkembangan IPTEK.

“Alhamdulillah, semua mata praktikum telah memiliki Panduan Praktikum. Namun demikian, secara berkala kita melakukan revisi agar sesuai dengan kebutuhan. Melalui workshop diharapkan semua dosen pengampu mata kuliah dan mata praktikum dapat meningkatkan kualitas panduan yang telah ada, sesuai dengan masukan dari narasumber, sehingga berdampak pada kualitas pembelajaran, praktikum, dan kualitas mahasiswa yang dihasilkan”, ujar Dimas Sondang Irawan, SST.Ft.,M.Fis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Terjaring Operasi Patuh Candi 2022, Mendapat Hadiah Helem Dari Kapolres Kebumen

Sementara itu secara detail Dr. Husamah, S.Pd., M.Pd., memaparkan tentang hakikat praktikum, manfaat praktikum, dan rambu-rambu penyusunan panduan praktikum. Ia menjelaskan bahwa panduan prakitkum haruslah memenuhi kriteria atau karakteristik tertentu.

Panduan praktikum haruslah memenuhi empat kriteria. Pertama, Self instruction. Ini berarti seorang belajar secara mandiri dan tidak tergantung pada orang lain karena sudah jelas. Jelas tujuan, materi, contoh, ilustrasi, diskusi, kontekstual, dan Bahasa mudah dipahami. Kedua, Self contained yang berarti seluruh materi pembelajaran yang dibutuhkan termuat dalam panduan praktikum tersebut atau disebut juga dengan tuntas. Ketiga, stand alone atau berdiri sendiri.

BACA JUGA :  Generasi Muda Alumni PMII Tuntut Regenerasi, Sesalkan Sikap Akhmad Muqowam

“Ini berarti panduan praktikum tidak tergantung pada bahan ajar atau media lain, atau tidak harus digunakan bersama-sama dengan bahan ajar atau media lain. Keemapat, Adaptif. Ini berarti panduan praktikum hendaknya memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan IPTEK”, terang dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM ini.

Dr. Husamah, S.Pd., M.Pd juga menjelaskan bahwa panduan praktikum yang disusun oleh para dosen Fisioterapi UMM haruslah sejalan dengan fungsinya.

“Panduan praktikum itu harus membantu kesiapan dosen dan mahasiswa. Juga harus memberi acuan kegiatan yang harus dilakukan praktikan. Pelru juga dipikirkan bagaimana panduan memberi acuan dalam evaluasi (penilaian) terhadap kegiatan praktikum. Tidak lupa bahwa panduan harus mampu menstimulus praktikan untuk berpikir,”urai dosen yang aktif mengelola jurnal ilmiah tersebut.

BACA JUGA :  Drs. Santoso.,MSi Kadin Lingkungan Hidup Tulungagung Bagikan Paket Sembako Bagi Korban Bencana

Pada kegiatan workshop ini, Dr. Husamah, S.Pd., M.Pd, membedah beberapa panduan praktikum yang telah disusun oleh para dosen.

Menurutnya, secara umum panduan tersebut sebagian besar sudah baik dan sesuai kriteria. Beberapa hal perlu dikuatkan, misalnya penilaian, penguatan teori, dan langkah kerja atau prosedur kerja.

Ia pun berharap hasil workshop ini dapat ditindaklanjuti dengan penyelesaian sehingga benar-benar ada produk berkualitas yang bisa digunakan dalam pembelajaran praktikum.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bamsoet Luncurkan Buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung”
Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai
Hiswanamigas Tegaskan Pasokan Elpiji 3 Kg di Tapal Kuda Terkendali, Warga Diminta Belanja Bijak
INKONSISTENSI & POTENSIAL COUNFLICK INTEREST TERHADAP  PASAL 100 UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 2023
Bangun Kolaborasi Strategis, SMA Muhammadiyah 10 Gresik dan Fakultas Psikologi UMM Perkuat Layanan BK dan Pendidikan Karakter
SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Teken MoU dengan Politeknik Negeri Malang Dukung Karier Lulusan
Bahasa Indonesia di Persimpangan Zaman: Antara Identitas, Gengsi, dan Tantangan Global
Pembangkangan Konstitusi: Kudeta Sunyi atas Kedaulatan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:27

Bamsoet Luncurkan Buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung”

Senin, 2 Februari 2026 - 14:27

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:52

Hiswanamigas Tegaskan Pasokan Elpiji 3 Kg di Tapal Kuda Terkendali, Warga Diminta Belanja Bijak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:09

INKONSISTENSI & POTENSIAL COUNFLICK INTEREST TERHADAP  PASAL 100 UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 2023

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:01

Bangun Kolaborasi Strategis, SMA Muhammadiyah 10 Gresik dan Fakultas Psikologi UMM Perkuat Layanan BK dan Pendidikan Karakter

Berita Terbaru

Nasional

Akik : Ekonomi Hati Gembira Walau Sedikit Uang

Jumat, 6 Feb 2026 - 08:39