Akik : Ekonomi Hati Gembira Walau Sedikit Uang

Avatar

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Salamuddin Daeng

 

Jatimaktual.com, Jakarta – Setiap jaman ada kejadian penting yang membuat rakyat bergairah dan gembira. Di era Jokowi masyarakat berebut membeli tanaman hias. Di pasar tanaman hias laku keras. Pada Pak SBY adalah era boming batu akik. Rame pasar pasar dengan perdagangan batu akik. Tukang tambal ban sampai jenderal semua gosok batu akik. Ekonomi hidup dengan kesenangan dan kegembiraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Batu akik memang Indonesia Indonesia banget. Negeri ini adalah gudangnya batu akik. Dari Kalimantan hingga Sumbawa tersimpan ribuan batu akik. Singkatnya Indonesia adalah gudang permata dan akik adalah permata Nusantara.

BACA JUGA :  Banjir Aceh, Untungnya Masih Ada Harapan

Akik memang punya sejarah yang kuat dalam masyarakat Indonesia. Batu batu tertentu dipandang memiliki kekuatan magis, membangkitkan semangat dan memiliki daya spiritual. Bahkan lebih jauh bisa diyakini sebagai media kesaktian dan pengobatan berbagai macam penyakit. Dasar kepercayaan ini sebetulnya sederhana “Tidak mungkin baru batu mengkristal dan bersinar jika tidak ada kekuatan di dalamnya, karena untuk sampai ke titik tersebut tentu butuh energi yang besar”.

Batu akik dari seluruh penjuru Nusantara beragam jenis dan memiliki karakter keindahan masing masing. Beda orang beda cara memandang. Setiap warna batu akik menjadi identitas pemakainya. Karakter orang terlihat dari warna batu yang digunakan di perhiasan cincin, gelang atau kalung yang digunakan. Perhatikan orang yang biasa menggunakan cincin di tangannya, saat tidak menggunakan orang tersebut tampak beda, namun saat menggunakan auranya langsung terlihat.

BACA JUGA :  Skenario Nicholas Maduro Dalam Nasionalisasi Perusahaan Minyak Venezuela

Era Pak Jokowi baru akik agak sedikit meredup. Hal itu karena pak Jokowi tidak memakai cincin akik. Namun Era Presdien Prabowo tampaknya batu akik akan kembali bangkit. Meramaikan pasar pasar rakyat, bahkan bisa menukik sampai bursa keuangan, pasar saham, dan perdagangan komoditas. Prabowo ini pasal 33 UUD 1945, sehingga akan menjadi eranya pasar keuangan, bursa saham, pasar komoditas, menukik ke bawah, inclusive dan melibatkan masyarakat. Menjangkau aliran ekonomi yang paling luas dan masiv yakni batu akik permata Nusantara.

BACA JUGA :  Prabowonomics, Manifest Dalam Perumahan Rakyat?

Akik itu manifestasi kebinekaan Nusantara. Setiap daerah ada dan beragam akik, dengan segala bentuk keindahan dan keunikannya. Berbeda antara satu daerah dengan daerah lainya. Keindahan yang menghadirkan kegembiraan. Setiap memandang satu jenis akik. Maka datanglah suasana hati yang dialirkan dari elektromagnetik akik. Suasana senang, gembira dan semangat untuk menghidupkan ekonomi yang diukir dari tempat paling bawah, dari batu yang tadinya di dalam tanah.***

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program BSPS Instrumen Strategis Pemerintah Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan di Papua
Bamsoet : ARDIN Indonesia Akan Luncurkan ARDINDO Apps Guna Perkuat Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai
Uji Sidang Proposal Disertasi Doktor Hukum, Bamsoet Ingatkan Indonesia Tak Miliki ‘Pintu Darurat’ Pasca Amandemen ke-4 Jika Terjadi Dispute Kontitusi
BTN Expo 2026 Ditutup dengan Sukses, SecureLock Soroti Solusi Digital untuk Keamanan dan Kepatuhan
Mencari “Jenderal” Baru di Lantai Bursa
Gejolak Pasar Saham, Bamsoet Dorong Reformasi Tata Kelola Pasar Modal Dipercepat
Catatan Politik Bamsoet : Dari Komitmen Investasi Asing, Presiden Buka Peluang Ciptakan Lapangan Kerja

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:39

Akik : Ekonomi Hati Gembira Walau Sedikit Uang

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:11

Program BSPS Instrumen Strategis Pemerintah Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan di Papua

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:54

Bamsoet : ARDIN Indonesia Akan Luncurkan ARDINDO Apps Guna Perkuat Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Senin, 2 Februari 2026 - 14:27

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:45

Uji Sidang Proposal Disertasi Doktor Hukum, Bamsoet Ingatkan Indonesia Tak Miliki ‘Pintu Darurat’ Pasca Amandemen ke-4 Jika Terjadi Dispute Kontitusi

Berita Terbaru

Nasional

Akik : Ekonomi Hati Gembira Walau Sedikit Uang

Jumat, 6 Feb 2026 - 08:39