Jatim Aktual, Tulungagung – Guna memastikan kekhusyukan masyarakat menyambut bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Ngunut menggelar razia di jalan Sawah Balong Kawok, Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut pada Selasa 10 Pebruari 2026 sore .
Langkah tegas ini diambil setelah adanya laporan keresahan warga terkait aktivitas puluhan remaja bermotor yang kerap meresahkan lingkungan.
Kronologi dan Aduan Masyarakat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi ini bermula dari laporan warga yang menyebutkan adanya konvoi puluhan remaja tanpa identitas kendaraan yang jelas.
Selain melakukan aksi balap liar, para remaja tersebut menggunakan knalpot brong yang suaranya sangat mengganggu warga.
“Kami menerima laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan suara bising knalpot dan perilaku ugal-ugalan sekelompok pemuda. Warga khawatir ini bisa memicu konflik antar kelompok atau kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolsek Kompol Tri Nuartiko, SH.,MH
Dalam penyisiran yang dilakukan oleh jajaran Polsek Ngunut, petugas berhasil mengamankan 9 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat resmi dan menggunakan knalpot tidak standar.
Namun, yang lebih mengejutkan, petugas juga menemukan bungkusan berisi serbuk bahan petasan di salah satu bagasi motor remaja tersebut.

Poin Utama Hasil Razia:
1. Identitas: Puluhan remaja terjaring tanpa membawa KTP maupun STNK.
2. Barang Bukti: 9 motor berknalpot brong disita sebagai barang bukti.
3. Keamanan: Ditemukannya bahan peledak (serbuk petasan) yang rencananya akan diracik untuk menyambut bulan puasa.
Tindakan Tegas Kepolisian
Seluruh remaja yang terjaring langsung dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.
Polisi juga memanggil orang tua masing-masing remaja agar memberikan pengawasan lebih ketat kepada anaknya terutama saat keluar dari rumah.
“Kami tidak akan segan menindak tegas siapa pun yang mengganggu ketertiban umum. Bahan petasan ini sangat berbahaya, bukan hanya bagi orang lain tapi bagi diri mereka sendiri. Kami ingin memastikan Ramadan tahun ini berjalan aman dan damai,” tambah Kapolsek.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk terus proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan wilayah selama bulan suci.











