Demo Kejagung RI, IKMM Jakarta Soroti Dugaan Korupsi DBHCHT di Dinas KPP Sumenep Tahun 2025

Avatar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Jakarta – Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKMM) Jakarta melakukan aksi demonstrasi depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Jl. Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (9/2/2026).

Mereka meminta Kejagung supervisi dugaan penyalahgunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, Tahun Anggaran 2025.

Menurut Gozali, Koordinator lapangan pada aksi IKMM Jakarta, menyatakan bahwa Kabupaten Sumenep mendapat dana DBHCHT kurang lebih senilai Rp.62 Miliar, dan sekitar Rp.6,7 Miliar untuk DKPP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Dear Jatim Beberkan Beberapa Nama Pengusul Pokir DPRD Sumenep yang Diduga Bermasalah

Dalam realisasinya, kata Gozali, DBHCT pada dinas DKPP Kabupaten Sumenep diduga menjadi bancakan korupsi oleh oknum pejabat dinas. Hal ini, menurut Gozali, Kejagung harus atensi kepada jajaran, khususnya Kejari Sumenep, untuk menyelidiki dugaan korupsi tersebut.

“DBHCHT harusnya menjadi bagian penting untuk menyejahterakan petani dan masyarakat, namun miris jika masih ada dugaan bahwa dana tersebut disalahgunakan atau dikorupsi oleh oknum pejabat,” kata Gozali.

BACA JUGA :  Bank Jatim Apresiasi Paduka, Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan

Gozali mengungkap adanya dugaan kejanggalan alokasi dana DBHCHT dari DKPP ini terlihat saat adanya dugaan pengadaan bibit tembakau yang disampaikan pada saat musim panen tembakau.

“Perlu adanya penyelidikan mendalam oleh aparat hukum seperti Kejaksaan, agar dugaan korupsi pada dana DBHCHT ini mendapatkan jawaban nyata. Sebab masyarakat di masih banyak yang mengeluhkan terkait realisasi dana tersebut yang diduga banyak fiktif atau tidak pernah diterima masyarakat,” jelas Gozali.

BACA JUGA :  Demo KPK, GCL minta Usut Dugaan Mark Up Anggaran dan Kegiatan Fiktif KPU Lahat

Untuk itu, Gozali mendesak Kejagung RI agar memberikan perintah langsung kepada Kejari Sumenep agar bertindak cepat untuk menyelidiki dugaan korupsi DBHCHT DKPP Sumenep Tahun anggaran 2025 tersebut.

Gozali juga menyatakan siap mengawal dugaan korupsi dana DBHCHT ini sampai oknum pejabat DKPP Kabupaten Sumenep yang diduga terlibat korupsi dana tersebut diperiksa dan dipenjarakan.

“IKMM Jakarta siap mengawal dugaan korupsi dana DBHCHT di DKPP Sumenep ini, sampai Kejaksaan mentersangkakan oknum pejabat kepala dinas DKPP Sumenep,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menyemai Benih Pemimpin, Malam Refleksi Rahayu Saraswati di Tulungagung
JMP Apresiasi Ketua PWI Pamekasan sebagai Asesor Dewan Pers Satu-satunya di Madura
HPN 2026: Menakar Nyali Pers di Tengah Badai Modernisasi 
Lakukan Pengukuran Tanpa Alas Hak, Tiga Warga Desa Pondokrejo Jember Terancam Pidana
KCB Jatim Minta Kejagung Atensi Dugaan Korupsi CSR PT PJU Di Kejari Banyuwangi
Gus Lilur Desak KPK Tahan Seluruh Tersangka Korupsi Dana Hibah Jatim
18 Tahun Gerindra: Meneguhkan Dominasi, Mengawal Mandat Rakyat di Tulungagung
Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran 8 Buku Yusril Ihza Mahendra Sebagai Warisan Intelektual Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 01:42

Menyemai Benih Pemimpin, Malam Refleksi Rahayu Saraswati di Tulungagung

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:53

HPN 2026: Menakar Nyali Pers di Tengah Badai Modernisasi 

Senin, 9 Februari 2026 - 22:06

Lakukan Pengukuran Tanpa Alas Hak, Tiga Warga Desa Pondokrejo Jember Terancam Pidana

Senin, 9 Februari 2026 - 17:30

Demo Kejagung RI, IKMM Jakarta Soroti Dugaan Korupsi DBHCHT di Dinas KPP Sumenep Tahun 2025

Senin, 9 Februari 2026 - 15:52

KCB Jatim Minta Kejagung Atensi Dugaan Korupsi CSR PT PJU Di Kejari Banyuwangi

Berita Terbaru

Quotes

Merdeka Tapi Kere

Rabu, 11 Feb 2026 - 08:28