Diduga Jadi Suplier BBM Ilegal, JPPR Demo Minta Mabes Polri Tindak Tegas PT Sri Karya Lintasindo

Avatar

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Jakarta – Sekelompok pemuda mengatasnamakan Jaringan Pemuda Peduli Reformasi (JPPR) melakukan aksi demonstrasi di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jl. Trunojoyo, No.32, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (5/2/2026).

JPPR meminta Mabes Polri segera tindak tegas dan proses hukum PT. Sri Karya Lintasindo (PT SKL) dari Sri Karya Group karena diduga melakukan aktivitas suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal jenis Solar.

Menurut M.H. Kudsi, koordinator lapangan dalam aksi JPPR, menyatakan bahwa praktik ilegal dalam suplai BBM yang diduga dilakukan PT SKL merupakan kejahatan terstruktur, sistematis, dan lintas wilayah yang secara nyata merugikan keuangan negara, merusak tata kelola sektor energi nasional, serta melemahkan wibawa hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Langgar Perjanjian Konsesi, KCB Desak Dirjen Hubla Ambil Alih Pelabuhan Probolinggo

“Dugaan suplai BBM ilegal oleh PT SKL ini merupakan kejahatan luar biasa dan jelas mengibuli negara, perusahaan yang beroperasi lintas wilayah di daerah Jatim, Jabar dan juga Sulawesi ini diduga kuat melakukan praktik ilegal yang terorganisir dan berulang,” kata Kudsi dalam orasinya di depan Mabes Polri.

Dugaan kuat praktik mafia BBM ilegal oleh PT SKL, menurut Kudsi, adalah bukti lemahnya pengawasan, atau kegagalan sistemik dalam memutus mata rantai mafia BBM ilegal, khususnya yang diduga melibatkan korporasi berbadan hukum.

“Kami minta keseriusan Polri dalam penegakan hukum di negeri ini, PT SKL yang kami duga sebagai mafia BBM ilegal masih beroperasi dan terkesan adanya dugaan pembiaran oleh aparat penegak hukum bahkan ada indikasi yang mengarah pada adanya bekingan,” jelas Kudsi.

BACA JUGA :  Panduan Lengkap Sewa Motor di Jogja: Tips untuk Wisatawan

Pasalnya, masih kata Kudsi, PT SKL mempunyai rekam jejak buruk terkait dugaan suplai BBM jenis solar tersebut yang meninggalkan catatan pelanggaran hukum.

“PT SKL pernah ditangkap oleh Polda Sultra pada 15 Desember 2024 lalu, juga pernah ditahan oleh Polresta Manado pada tahun 2023, namun sampai saat ini kami curigai masih melakukan dugaan aktivitas penjualan dan distribusi BBM ilegal di wilayah Pamekasan, Jawa Timur,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Apel Gelar Pasukan, Kapolri Tekankan Soal Strategi Antisipasi Kemacetan Hingga Vaksinasi Booster saat Mudik

JPPR minta Polri bersikap tegas terhadap dugaan aktivitas ilegal PT SKL yang dinilai bertentangan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan kedaulatan energi nasional, pemberantasan mafia, dan penegakan hukum tanpa kompromi sebagai agenda prioritas.

“Mabes Polri harus sapu bersih penyuplai BBM ilegal di Indonesia. Termasuk dugaan adanya bekingan dari APH. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Selamatkan ekonomi nasional dari dugaan praktik-praktik ilegal PT SKL,” pungkas Kudsi.

Kudsi memastikan, selain akan menggelar aksi demonstrasi lanjutan di dua titik lokasi Mabes Polri dan PT. SKL, dirinya akan memasukan dumas ke Mabes Polri sebagai bentuk kontrol masyarakat.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Makan Bergizi Gratis: LPK-RI Endus Aroma Mafia, Diduga Jadi Ajang Memperkaya Penguasa
Dugaan Skandal Rp 19,8 Miliar : Aspal “Kerupuk” Besole dan Aroma Busuk Monopoli Proyek di Tulungagung
DPP MAHASANTRI Tegas Dukung Polri di Bawah Presiden
Puluhan Massa Aliansi Pemuda Sumsel Bersatu Desak KPK dan Kejati Usut Dugaan Gratifikasi DPRD Sumsel
Mahasantri Berkemajuan Tolak Reposisi Polri: Tidak Sejalan dengan Semangat Reformasi
BPJS Ketenagakerjaan Tulungagung, Terapkan Layanan Mudah Diakses Masyarakat
Menyikapi Kasus Hibah Ansor, Ketua PCNU Bondowoso Akui Pernah Konfirmasi Penyaluran
Satu Suara! Ribuan Pekerja dan Petani Tembakau Pamekasan Kompak Lawan Oknum LSM Resahkan

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:21

Diduga Jadi Suplier BBM Ilegal, JPPR Demo Minta Mabes Polri Tindak Tegas PT Sri Karya Lintasindo

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:27

Program Makan Bergizi Gratis: LPK-RI Endus Aroma Mafia, Diduga Jadi Ajang Memperkaya Penguasa

Senin, 2 Februari 2026 - 20:33

Dugaan Skandal Rp 19,8 Miliar : Aspal “Kerupuk” Besole dan Aroma Busuk Monopoli Proyek di Tulungagung

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:56

DPP MAHASANTRI Tegas Dukung Polri di Bawah Presiden

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:23

Puluhan Massa Aliansi Pemuda Sumsel Bersatu Desak KPK dan Kejati Usut Dugaan Gratifikasi DPRD Sumsel

Berita Terbaru

Nasional

Akik : Ekonomi Hati Gembira Walau Sedikit Uang

Jumat, 6 Feb 2026 - 08:39