18 Tahun Gerindra: Meneguhkan Dominasi, Mengawal Mandat Rakyat di Tulungagung

Avatar

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Tulungagung – Suasana khidmat sekaligus penuh semangat menyelimuti Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Tulungagung di Jalan A. Yani III/13A, Minggu (8/2/2026).

Menginjak usia ke-18 tahun, partai berlambang kepala garuda ini menggelar tasyakuran sebagai momentum refleksi sekaligus konsolidasi besar-besaran, menyongsong babak baru sebagai partai penguasa.

Acara ini dihadiri oleh seluruh elemen kekuatan partai: mulai dari jajaran pengurus DPC, anggota fraksi, pengurus PAC dan ranting, organisasi sayap, hingga energi muda dari Tunas Indonesia Raya (TIDAR).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepedulian di Tengah Perayaan

Peringatan HUT ke-18 ini tidak sekadar seremoni. Setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Gerindra menggema, acara dibuka dengan aksi nyata berupa pemberian santunan kepada 20 anak yatim. Hal ini menjadi simbol bahwa di usia yang makin matang, Gerindra tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan.

BACA JUGA :  Lahirnya IWOI Tulungagung, Singgung Korupsi Perlu Pencegahan Tidak Hanya Penindakan.

 

Energi Baru dan Barisan Muda

Dalam sambutannya, Sekretaris DPC Partai Gerindra Tulungagung, Sumarsono Efendi, ST., menyoroti bergabungnya kader-kader muda TIDAR sebagai amunisi segar bagi partai.

“Hadirnya TIDAR adalah garda muda yang akan memperkuat barisan pejuang partai dalam mengawal seluruh program strategis ke depan,” tegas Sumarsono.

BACA JUGA :  Rumah Sakit Prima Medika Tulungagung, Peringati HUT Ke 8 Mengadakan Jalan Sehat Bersama Warga

Ketua DPC Gerindra Tulungagung sekaligus Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, memberikan arahan yang membakar semangat para kader. Ia menegaskan bahwa status sebagai “partai penguasa” bukanlah alasan untuk bersantai, melainkan alarm untuk bekerja lebih masif di akar rumput.

Ada tiga poin krusial yang menjadi peta jalan Gerindra Tulungagung ke depan:

1. Aksi Nyata

Kader wajib hadir sebagai solusi nyata di tengah persoalan masyarakat, bukan sekadar simbol politik.

2. Visi Nasional

Menanamkan komitmen total untuk menyukseskan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga dua periode pada Pilpres 2029.

3. Dominasi Lokal

BACA JUGA :  Alifya Berkomitmen Membangun Tata kelola Yayasan dan Peningkatan SDM 

Menargetkan penambahan kursi di DPRD Tulungagung guna memastikan kebijakan daerah benar-benar berpihak pada rakyat.

“Sebagai partai penguasa, tanggung jawab kita bukan semakin ringan, melainkan semakin besar. Kita harus menjadi telinga dan tangan bagi rakyat Tulungagung,” ujar Baharudin dengan nada optimis.

 

Simbol Syukur dan Kesiapan Berjuang

Sebagai puncak acara, doa bersama dipanjatkan diikuti dengan prosesi pemotongan tumpeng. Potongan tumpeng tersebut bukan sekadar simbol rasa syukur atas usia 18 tahun, melainkan tanda kesiapan seluruh kader Gerindra Tulungagung untuk terus berjuang di garis depan demi kepentingan rakyat.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menyemai Benih Pemimpin, Malam Refleksi Rahayu Saraswati di Tulungagung
JMP Apresiasi Ketua PWI Pamekasan sebagai Asesor Dewan Pers Satu-satunya di Madura
HPN 2026: Menakar Nyali Pers di Tengah Badai Modernisasi 
Lakukan Pengukuran Tanpa Alas Hak, Tiga Warga Desa Pondokrejo Jember Terancam Pidana
Demo Kejagung RI, IKMM Jakarta Soroti Dugaan Korupsi DBHCHT di Dinas KPP Sumenep Tahun 2025
KCB Jatim Minta Kejagung Atensi Dugaan Korupsi CSR PT PJU Di Kejari Banyuwangi
Gus Lilur Desak KPK Tahan Seluruh Tersangka Korupsi Dana Hibah Jatim
Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran 8 Buku Yusril Ihza Mahendra Sebagai Warisan Intelektual Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 01:42

Menyemai Benih Pemimpin, Malam Refleksi Rahayu Saraswati di Tulungagung

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:53

HPN 2026: Menakar Nyali Pers di Tengah Badai Modernisasi 

Senin, 9 Februari 2026 - 22:06

Lakukan Pengukuran Tanpa Alas Hak, Tiga Warga Desa Pondokrejo Jember Terancam Pidana

Senin, 9 Februari 2026 - 17:30

Demo Kejagung RI, IKMM Jakarta Soroti Dugaan Korupsi DBHCHT di Dinas KPP Sumenep Tahun 2025

Senin, 9 Februari 2026 - 15:52

KCB Jatim Minta Kejagung Atensi Dugaan Korupsi CSR PT PJU Di Kejari Banyuwangi

Berita Terbaru

Quotes

Merdeka Tapi Kere

Rabu, 11 Feb 2026 - 08:28