Viral Menu MBG di SMKN 3 Pamekasan, SPPG Garuda Jaya Abadi Buka Suara: Telur Diinjak, Sekolah Minta Diganti Malkis!

Avatar

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Pamekasan – Polemik menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 3 Pamekasan mendadak viral dan menyita perhatian publik. Pasalnya, menu yang dibagikan kepada siswa disebut-sebut tidak sesuai standar gizi, sehingga memicu kritik dan sorotan tajam di media sosial.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Jungcangcang 2 dari dapur Garuda Jaya Abadi akhirnya angkat bicara dan meluruskan informasi yang beredar.

Kepala SPPG Pamekasan Jungcangcang 2 Garuda Jaya Abadi, Achmad Maulana, menegaskan bahwa penggunaan menu biskuit malkis bukan keputusan sepihak dari pihak dapur, melainkan atas permintaan pihak sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, sebelumnya menu telur justru menimbulkan keluhan karena tidak dimakan oleh siswa.

“Kenapa menggunakan malkis bukan telur, itu berdasarkan permintaan dari pihak sekolah. Sebelumnya ada komplain bahwa telur tidak dimakan, bahkan diinjak-injak dan dilempar,” ungkapnya, Selasa (17/2/2026).

BACA JUGA :  Pengusaha Muda NU Gus Lilur Surati Presiden Prabowo agar Mengganti Ekspor BBL ke Lobster 50 Gram, Ini Isi Suratnya

Pernyataan tersebut sontak menjadi perhatian, karena menggambarkan kondisi di lapangan yang jauh berbeda dari dugaan publik selama ini.

Diduga Diunggah Oknum Guru, Menu MBG Kembali Jadi Bahan Viral

Achmad Maulana juga menyampaikan bahwa menu tersebut awalnya tidak menjadi persoalan besar di internal sekolah. Namun, masalah mulai melebar setelah menu MBG tersebut diunggah oleh seorang oknum guru hingga menjadi konsumsi publik.

“Kami sudah bertemu dengan oknum guru tersebut. Yang kami sayangkan, kenapa masih diviralkan kembali, sementara sekolah tidak mempermasalahkan,” tegasnya.

Ia menilai tindakan tersebut memicu kegaduhan yang seharusnya tidak perlu terjadi jika dikomunikasikan secara langsung.

BACA JUGA :  Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Forum Komunikasi DPD dan DPA Se-Indonesia untuk Membuat Pernyataan Sikap Terkait Munas V Lanjutan IKAL Lemhannas 

Mitra Dapur: Tabayyun Saja, Dapur Terbuka 24 Jam!

Sementara itu, mitra SPPG Pamekasan Jungcangcang 2, Renaldi Setiawan Susanto, menilai polemik ini seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka, bukan melalui viral-viralan.

Ia menegaskan pihak dapur siap memberikan klarifikasi kapan saja.

“Bagi kami sederhana, monggo tabayyun dan klarifikasi. Dapur kami terbuka 24 jam untuk menjelaskan terkait menu yang disajikan,” katanya.

Ahli Gizi Akui Malkis Tak Ideal, Tapi Telur Tak Dimakan Siswa Jadi Pertimbangan

Di sisi lain, ahli gizi SPPG Pamekasan Jungcangcang 2, Ika Satria Bela, mengakui bahwa penggunaan malkis memang tidak ideal jika dilihat dari standar gizi program MBG.

BACA JUGA :  Dicatat, Truk Dilarang Melintas di Jalan Raya Bettet Pamekasan

Namun, ia menekankan keputusan itu merupakan hasil kesepakatan dengan pihak sekolah demi efektivitas konsumsi siswa.

“Secara standar gizi, penggunaan malkis memang tidak sesuai. Tapi itu atas permintaan sekolah. Kalau telur diberikan tapi tidak dimakan, gizinya juga tidak masuk ke tubuh siswa,” jelasnya.

SPPG Harap Polemik Tak Ganggu Program MBG

SPPG berharap persoalan tersebut tidak terus diperbesar, dan semua pihak dapat mengedepankan dialog agar program MBG tetap berjalan maksimal.

Pihak SPPG juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program pemenuhan gizi siswa sesuai tujuan pemerintah.

Program MBG, menurut mereka, harus dijaga bersama agar tidak gagal hanya karena kesalahpahaman komunikasi di lapangan.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tembus Pasar Global, BARON Grup Siapkan Ekspedisi Rokok Asia–Australia
Khofifah Siap Ajukan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madura
Absennya Gubernur Sulsel di Pelantikan KNPI Versi Fadel Perkuat Isu Dukungan ke Kubu Vonny Ameliani Suardi
Relawan Prabowo – Gibran Kawal Asta Cita di Sungai Aur, Soroti Hak Plasma Masyarakat Adat
Forum Kebangsaan Pimpinan MPR–DPR 1999–2024 Dorong Penguatan Civil Society dan Sinkronisasi Kerja Kabinet
Surat Gus Lilur Direspon Presiden, Menteri KKP Terbitkan Permen KP No. 5 Tahun 2026
Ansari Salurkan Zakat Mal dan Mushaf Al-Qur’an untuk Anak Yatim di Panti Asuhan Muhammadiyah Pamekasan
Konsistensi di Garis Konstitusi : Menakar Jejak Bungas T. Fernando Duling

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:12

Tembus Pasar Global, BARON Grup Siapkan Ekspedisi Rokok Asia–Australia

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:03

Khofifah Siap Ajukan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madura

Senin, 9 Maret 2026 - 21:03

Absennya Gubernur Sulsel di Pelantikan KNPI Versi Fadel Perkuat Isu Dukungan ke Kubu Vonny Ameliani Suardi

Senin, 9 Maret 2026 - 18:39

Relawan Prabowo – Gibran Kawal Asta Cita di Sungai Aur, Soroti Hak Plasma Masyarakat Adat

Senin, 9 Maret 2026 - 17:27

Forum Kebangsaan Pimpinan MPR–DPR 1999–2024 Dorong Penguatan Civil Society dan Sinkronisasi Kerja Kabinet

Berita Terbaru