MHK: APH Harus Investigasi dan Audit Realisasi DBHCHT di Kabupaten Sumenep

Avatar

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Jakarta – Pembina Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKMM) Jakarta, Mohammad Hafidz Kudsi, menuding bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Sumenep belum berdampak signifikan terkait dengan tujuan dan kemanfaatannya. DBHCHT merupakan bagian dari transfer dari pemerintah pusat ke daerah penghasil cukai atau tembakau, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendanai layanan kesehatan, dan menanggulangi peredaran rokok ilegal.

BACA JUGA :  Kembali Demo KPK, Mahasiswa Minta Tersangkakan Anggota DPRD Jatim Fraksi Demokrat Agung Mulyono dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

“DBHCHT sebenarnya uang dari rakyat dan dikembalikan ke rakyat untuk dikelola dengan benar yaitu melalui program prioritas,” kata Hafidz dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026). Namun, ia menyatakan bahwa selama ini DBHCHT di Kabupaten Sumenep belum kelihatan dampaknya, hanya rilis angka yang dikucurkan dari pusat yang muncul tiap tahun namun dampak realisasinya belum dirasakan signifikan oleh masyarakat.

BACA JUGA :  Prabowo Stop Ekspor Benih Lobster ke Vietnam, Tata Ulang Regulasi Lewat Perpres

Hafidz juga menyebutkan bahwa pengelolaan DBHCHT sangat rawan untuk diselewengkan sehingga melenceng dari tujuan dan tidak sesuai dengan pemanfaatannya. Ia meminta Aparat Penegak Hukum untuk turun tangan melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap semua program yang dialokasikan dari DBHCHT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KPK, Kejaksaan dan Institusi Kepolisian harus mengaudit penggunaan anggaran DBHCHT yang dikelola oleh dinas-dinas di Kabupaten Sumenep karena ada indikasi kuat telah diselewengkan,” tegasnya. Hafidz juga memastikan akan terus mengawal realisasi DBHCHT di Kabupaten Sumenep yang dikucurkan setiap tahun oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA :  Demo KPK, K-MAKI Minta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Kab. Bone Bolango

“Selama petani dan buruh rokok belum mendapatkan manfaatnya, pelayanan kesehatan masih buruk dan rokok ilegal masih merajalela, berarti DBHCHT hanya menjadi bancakan yang harus dikawal dan dibongkar,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker ke Kejati Sumut, Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja yang Lebih Berdampak
Hari Ke 21 Puasa Ramadan: Pemdes, Takmir Masjid, dan NU Bersatu Santuni Anak Yatim
Tembus Pasar Global, BARON Grup Siapkan Ekspedisi Rokok Asia–Australia
IKMM Jakarta Dukung Komitmen Gubernur Khofifah Usulkan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat
IKMM Jakarta Demo Depan Mabes Polri, Soroti Dugaan Mafia Hukum di Polres Sampang
Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Bangsa, DPP Mahasantri: Siap Dukung
Khofifah Siap Ajukan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madura
DPP Mahasantri Apresiasi Pernyataan Sufmi Dasco: Masyarakat Sipil Perlu Dukung Prabowo Tuntaskan Janji-janji

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:48

Wamenaker ke Kejati Sumut, Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja yang Lebih Berdampak

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:04

Hari Ke 21 Puasa Ramadan: Pemdes, Takmir Masjid, dan NU Bersatu Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:12

Tembus Pasar Global, BARON Grup Siapkan Ekspedisi Rokok Asia–Australia

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:31

IKMM Jakarta Dukung Komitmen Gubernur Khofifah Usulkan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:43

IKMM Jakarta Demo Depan Mabes Polri, Soroti Dugaan Mafia Hukum di Polres Sampang

Berita Terbaru