Jatim Aktual, Sampang- Masjid Nurul Hidayah Al Hasbullah menjadi pusat kegiatan pengajian umum dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah, sebagai momentum memperkokoh ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah islamiyah. (16/01/26)
Peringatan Isra Mi’raj dimaknai sebagai ajang silaturahmi umat Islam sekaligus penguatan persaudaraan dalam satu keyakinan. Melalui silaturahmi, umat diharapkan mampu saling berbagi kebaikan serta meningkatkan amal ibadah, terutama pada bulan-bulan mulia yang penuh keutamaan.
Isra Mi’raj sendiri merupakan peristiwa agung perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu menuju Sidratul Muntaha menghadap Allah SWT. Peristiwa ini terjadi setelah Rasulullah menghadapi masa terberat dalam hidupnya, yakni wafatnya Abu Thalib sebagai pelindung beliau, serta Siti Khadijah RA sebagai pendamping, pendukung, dan penopang dakwah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amin Nagasari Tamberu Daya, Raden Kiai Muhammad Anwar Nuruddin Hasbullah, menegaskan bahwa setiap perjuangan di jalan Allah, termasuk memakmurkan masjid, majelis ilmu, dzikir, dan tahlil, akan dibalas dengan kebahagiaan dan keistimewaan dari Allah SWT.
“Mementum ini merupakan satu kekayaan guidance keimanan yang hendaknya dapat diterjemah kedalam kehidupan sehari-sehar.” Tegasnya.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk meneladani keteladanan Siti Khadijah RA yang selalu mendampingi Rasulullah dalam segala keadaan, serta memberikan dukungan penuh dalam perjuangan dakwah.
“Isra Mi’raj ini harus dimaknai sebagai satu usaha dan proses dalam menjalankan sekian banyak perjuangan, utamanya dalam upaya penguatan dakwah islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.” Tambahnya.
Baginya peringatan Isra Mi’raj ini juga dipandang sebagai simbol kebangkitan umat. Peristiwa tersebut menjadi inspirasi agar umat Islam terus belajar, mandiri, serta meningkatkan kemampuan di berbagai bidang, tidak hanya dalam keagamaan, tetapi juga dalam sosial, ekonomi, sains, dan teknologi.
“Ayo anak-anak muda ini juga harus menjadi garda terdepan dalam melestarikan dan menterjemahkan kekayaan dan khazanah isra mi’raj dalam berbagai persepektif kekinian.” Pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat persaudaraan, keimanan, dan kemajuan umat Islam semakin kokoh di tengah kehidupan bermasyarakat. (*)
Penulis : ZA
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Lapangan











