JEMBER – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember kembali mendorong percepatan pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) yang hingga kini belum terlaksana meski masa khidmat kepengurusan periode 2019–2024 telah berakhir sejak 4 Oktober 2024.
Konfercab yang merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang NU tersebut sejatinya telah diajukan sejak tahun 2024. Namun hingga saat ini belum memperoleh persetujuan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Diketahui, masa khidmat PCNU Jember telah diperpanjang dua kali oleh PBNU.
Perpanjangan pertama tertuang dalam SK PBNU Nomor 2487/PB.01/A.II.01.45/99/10/2024 tertanggal 4 Oktober 2024. Selanjutnya, PBNU kembali menerbitkan Surat Nomor 3575/PB.A.II.01.45/99/2025 tentang Perpanjangan II masa khidmat PCNU Jember periode 2019–2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris PCNU Jember, KH Dr Abdul Hamid Pujiono, menyampaikan bahwa percepatan Konfercab menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga kesinambungan organisasi serta mengantisipasi kemungkinan digelarnya Muktamar NU yang dipercepat atau bahkan Muktamar Luar Biasa.
“PCNU Jember telah menggelar rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah untuk membahas langkah strategis pengajuan Konfercab kepada PBNU sebagai bagian dari mekanisme organisasi,” ujarnya.
Rapat gabungan tersebut digelar di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Forum ini dihadiri jajaran lengkap Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Jember.
Dari unsur Syuriyah hadir Rais Syuriyah PCNU Jember KH Muhyiddin Abdusshomad, Wakil Rais KH Badrus Shodik dan KH Mukhsin Bais, serta Katib KH A. Dawam Dawam. Sementara dari Tanfidziyah hadir Ketua PCNU Jember H. Saiful Bahri beserta para wakil ketua, sekretaris, dan bendahara.
Menurut Pujiono, rapat menyepakati bahwa PCNU Jember tetap akan mengajukan dan mempersiapkan pelaksanaan Konfercab sesuai ketentuan organisasi yang berlaku. Waktu pelaksanaan sebelum bulan Ramadan dinilai realistis dan layak diajukan sebagai dasar penetapan jadwal.
“Seluruh pengurus PCNU Jember berkomitmen menyukseskan Konfercab. Ini merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya panitia,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, PCNU Jember akan mengirimkan surat resmi pengajuan Konfercab kepada PBNU yang ditandatangani unsur Syuriyah dan Tanfidziyah. Apabila memungkinkan, surat tersebut akan disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk transparansi organisasi.
PCNU Jember mengusulkan pelaksanaan Konfercab pada Sabtu, 15 Februari 2026, bertempat di Kantor PCNU Jember, dengan catatan menunggu persetujuan resmi dari PBNU.
Sementara itu, Ketua MWCNU Tempurejo, Drs. HM Hasyim, M.Pd.I, menyatakan dukungannya atas rencana percepatan Konfercab. Ia menyebut aspirasi pelaksanaan Konfercab telah lama disuarakan oleh para ketua MWCNU se-Kabupaten Jember.
“Aspirasi ini bahkan sudah disampaikan melalui PWNU Jawa Timur pada tahun 2025 lalu. Kami akan terus memantau dan mengonfirmasi perkembangannya ke PCNU Jember,” pungkasnya.











