Jatim Aktual, Banyuwangi- Haul Gus Dur di daerah ini dikonsep berbeda, inisiatif ini muncul dari kalangan anak muda di Kec. Kalibaru, Banyuwangi. Mereka memperingati Haul Gus Dur yang ke-16 dengan sedekah bibit buah di tiga rumah ibadah.
Anak muda yang tergabung dalam Komunitas Nom Nomane Gus Dur (NANDUR) ini terdiri dari pelajar (IPNU-IPPNU), Forum Komunikasi Mahasiswa Kalibaru (FKMK) dan Sekolah Alam Miftahun Najah Kalibaru.
Mereka mengunjungi tiga rumah ibadah se-Kalibaru. Selain kunjungan, mereka melakukan dialog yang kemudian ditutup dengan penanaman bibit buah di sekitar rumah ibadah. (04/01/26)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada tiga rumah ibadah yang kita kunjungi, yakni Pepanthan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Kalibaru, Masjid Miftahul Falah di Dsn. Krajan desa Banyuanyar dan Pura Madu Katiagan Bharu, Mr Markandea Kalibaru.” Jelas Hoirul selaku koordinator lapangan.
Selain memperingati Haul lewat slametan dan sedekah bibit buah, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan satu pembelajaran interelegius bagi pelajar dan mahasiswa.
“Ini adalah pintu dasar dalam memaknai kebersamaan, perbedaan tidak cukup kita biarkan begitu saja. Harus ada inisiatif dan langkah kongkret yang harus kita kerjasamakan dalam upaya kebajikan dan kebermanfaatan.” Pungkas Afifi selaku Founder Nandur.
Pihaknya berharap kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti dalam berbagai kegiatan nyata yang nantinya anak melibatkan tiga agama se-Kalibaru.
“Ini merupakan langkah awal kita untuk sambang-sambung, setelah ini kita akan terus lakukan komunikasi dan perjumpaan guna membuat kegiatan yang jauh berdampak luas bagi kegidupan masyarakat.” Terang Afifi.
Kegiatan tersebut disambut baik oleh pemuka tiga agama. Harapannya, kebersaan dalam perbedaan ini harus terus dirawat dan tentu harus membuahkan kegiatan yang jauh lebih baik lagi. (*)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Lapangan











