Sebagai Simbol keimanan dan Ekologis, Anak Muda Lereng Raung Banyuwangi Peringati Haul Gus Dur Lewat Sedekah Bibit Buah di Tiga Rumah Ibadah

Avatar

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Banyuwangi- Haul Gus Dur di daerah ini dikonsep berbeda, inisiatif ini muncul dari kalangan anak muda di Kec. Kalibaru, Banyuwangi. Mereka memperingati Haul Gus Dur yang ke-16 dengan sedekah bibit buah di tiga rumah ibadah.

Anak muda yang tergabung dalam Komunitas Nom Nomane Gus Dur (NANDUR) ini terdiri dari pelajar (IPNU-IPPNU), Forum Komunikasi Mahasiswa Kalibaru (FKMK) dan Sekolah Alam Miftahun Najah Kalibaru.

BACA JUGA :  Satlantas Polres Kampar Gencar Tertibkan Penggunaan Knalpot Brong

Mereka mengunjungi tiga rumah ibadah se-Kalibaru. Selain kunjungan, mereka melakukan dialog yang kemudian ditutup dengan penanaman bibit buah di sekitar rumah ibadah. (04/01/26)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada tiga rumah ibadah yang kita kunjungi, yakni Pepanthan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Kalibaru, Masjid Miftahul Falah di Dsn. Krajan desa Banyuanyar dan Pura Madu Katiagan Bharu, Mr Markandea Kalibaru.” Jelas Hoirul selaku koordinator lapangan.

Selain memperingati Haul lewat slametan dan sedekah bibit buah, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan satu pembelajaran interelegius bagi pelajar dan mahasiswa.

BACA JUGA :  Ketua Cabang IKS PI Kera Sakti Banyuwangi Hadiri HUT ke-10 Puslatpurmar 7 Lampon "YWA Arya Puspita"

“Ini adalah pintu dasar dalam memaknai kebersamaan, perbedaan tidak cukup kita biarkan begitu saja. Harus ada inisiatif dan langkah kongkret yang harus kita kerjasamakan dalam upaya kebajikan dan kebermanfaatan.” Pungkas Afifi selaku Founder Nandur.

Pihaknya berharap kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti dalam berbagai kegiatan nyata yang nantinya anak melibatkan tiga agama se-Kalibaru.

BACA JUGA :  Polres Bondowoso Bongkar Kasus Curanmor di Kecamatan Kota, Tersangka Ditahan

“Ini merupakan langkah awal kita untuk sambang-sambung, setelah ini kita akan terus lakukan komunikasi dan perjumpaan guna membuat kegiatan yang jauh berdampak luas bagi kegidupan masyarakat.” Terang Afifi.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh pemuka tiga agama. Harapannya, kebersaan dalam perbedaan ini harus terus dirawat dan tentu harus membuahkan kegiatan yang jauh lebih baik lagi. (*)

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Lapangan

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) Raih Emas Matematika di Olympicad Nasional 2026
Serunya Pelatihan Pembuatan Batik Shibori di Desa Tulungrejo Oleh Tim Dosen UMM
Satpol PP Tulungagung Beri Deadline Pembongkaran Warung di Ngentrong hingga 18 Februari, Suwito Pasang Badan 
Membangun Masa Depan dari Piring Makan, Wakil Bupati Tulungagung Resmikan SPPG Desa Ngrance
R.A.T Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngrance Tulungagung Jawa Timur fokus Pupuk Bagi Petani
JMP Apresiasi Klik Madura di Usia 3 Tahun, Tegaskan Pers Harus Kompak dan Profesional
MHK: APH Harus Investigasi dan Audit Realisasi DBHCHT di Kabupaten Sumenep
Urgensi Keadilan bagi GTKN: Skema PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Berpotensi Memicu Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:31

Siswa SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) Raih Emas Matematika di Olympicad Nasional 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:36

Serunya Pelatihan Pembuatan Batik Shibori di Desa Tulungrejo Oleh Tim Dosen UMM

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:38

Satpol PP Tulungagung Beri Deadline Pembongkaran Warung di Ngentrong hingga 18 Februari, Suwito Pasang Badan 

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:31

R.A.T Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngrance Tulungagung Jawa Timur fokus Pupuk Bagi Petani

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:39

JMP Apresiasi Klik Madura di Usia 3 Tahun, Tegaskan Pers Harus Kompak dan Profesional

Berita Terbaru