Kontras Perayaan Natal 2025: Duka Korban Bencana di Aceh-Sumatera, Respon Konglomerat Jadi Sorotan Aktivis

Avatar

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, ‎Jakarta – Perayaan Natal 2025 yang seharusnya penuh sukacita dan kedamaian bagi umat Kristiani di Indonesia, tahun ini terasa berbeda. Di tengah duka mendalam yang menyelimuti wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat akibat banjir bandang serta tanah longsor yang terjadi sejak akhir November 2025, banyak keluarga merayakan Natal di tenda pengungsian atau dengan kesederhanaan ekstrem.

‎Menurut data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 25 Desember 2025, bencana hidrometeorologi ini telah merenggut nyawa lebih dari 1.135 orang, dengan ratusan ribu rumah rusak dan jutaan jiwa terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Aceh menjadi salah satu provinsi paling parah, dengan korban tewas mencapai ratusan dan pengungsi mencapai angka signifikan. Banyak gereja dan komunitas Kristen di wilayah terdampak memilih perayaan Natal yang khidmat, fokus pada doa solidaritas dan penggalangan bantuan, alih-alih kemeriahan biasa.

BACA JUGA :  Polres Ngawi Kawal Unras, Aksi Berjalan Kondusif

‎Di sisi lain, dunia korporat Indonesia menunjukkan respons yang beragam terhadap tragedi ini.

‎Grup Astra, salah satu konglomerat terbesar di tanah air yang dipimpin oleh Presiden Direktur Djony Bunarto Tjondro, justru menuai sorotan karena dianggap kurang vokal dan responsif secara pribadi di tengah perayaan akhir tahun.

‎Ketua Umum DPP KAMAKSI (Kaukus Muda Anti Korupsi) Joko Priyoski mengatakan

‎meskipun perusahaan melalui program Nurani Astra telah menyalurkan bantuan signifikan—seperti mendirikan 12 posko bencana, mendistribusikan ribuan paket sembako, mengerahkan alat berat, dan menyediakan layanan darurat sejak awal Desember—tidak ada pernyataan atau aksi publik langsung dari Djony Bunarto Tjondro yang menyoroti kepedulian pribadi terhadap korban, khususnya di Aceh.

BACA JUGA :  Presiden RI: Kepercayaan Publik Modal Penting untuk Transformasi dan Reformasi Kejaksaan

‎”Djony Bunarto Tjondro, yang dikenal aktif dalam berbagai program CSR Astra seperti pemberdayaan desa dan pelestarian lingkungan, belum terlihat memberikan ucapan duka cita publik atau inisiatif khusus terkait bencana ini selama periode Natal 2025″ kata Ketua Umum KAMAKSI Joko Priyoski kepada wartawan, Sabtu, 27 Desember.

‎Hal ini kontras dengan banyak tokoh bisnis dan publik figur lain yang secara terbuka menyuarakan solidaritas, menggalang donasi, atau bahkan mengurangi kemeriahan perayaan pribadi mereka demi menghormati korban.

‎Kritik dari sejumlah kalangan masyarakat sipil menilai bahwa sebagai pemimpin perusahaan raksasa dengan kapitalisasi pasar triliunan rupiah, Djony seharusnya bisa lebih proaktif dalam menyuarakan empati, terutama ketika banyak keluarga di Aceh dan Sumatera merayakan Natal dalam kesedihan.

‎”Natal adalah tentang kasih dan berbagi beban sesama. Di saat seperti ini, kepedulian dari para elit bisnis sangat diharapkan untuk menginspirasi yang lain,” ujar Jojo sapaan akrab Joko Priyoski.

BACA JUGA :  YDSF Bondowoso Salurkan Beasiswa UKT Rp49 Juta per Tahun untuk Mahasiswa IAI At-Taqwa

‎Sementara itu, Astra sendiri menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan pasca-bencana sebagai bagian dari kontribusi sosial berkelanjutan.

‎Namun, absennya suara pribadi dari pucuk pimpinan seperti Djony Bunarto Tjondro di momen sensitif seperti Natal 2025 ini meninggalkan kesan bahwa prioritas korporat masih jauh dari duka rakyat kecil yang sedang berjuang bertahan hidup.

‎Perayaan Natal tahun ini menjadi pengingat bagi semua pihak: di balik lampu-lampu gemerlap dan pesta akhir tahun, ada ribuan saudara kita yang membutuhkan uluran tangan nyata. Semoga 2026 membawa pemulihan dan keadilan bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera. (rls)

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gila Rakyat Jateng, Gubernurnya Dilawan dengan Menyepikan Kantor Samsat
Aksi Forkot Jilid II Soal Pokir, DPRD Kabupaten Pamekasan Sebut itu ulah OPD
Mundurnya KH Ma’ruf Amin dan Gus Yusuf Chudlori dari Struktural PKB Jadi Isyarat Arah Percaturan Politik PBNU ke Depan
Modus Pendistribusian Proyek Pokir di Kabupaten Pamekasan TSM, Forkot Sebut Nama
Forkot Sebut 45 Anggota DPRD Pamekasan Sebagai Agen Pokir, Minta KPK untuk Turun
PWI Pusat dan Panitia HPN 2026 Konsolidasi, Siap Gelar HPN di Banten
PBNU Islah, Jabatan Dikembalikan dan Muktamar NU Dijadwalkan Juli atau Agustus 2026
Forkot Tuding Bapperida Pamekasan Jadi Alat Kepentingan Kelompok Tertentu

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 17:14

Gila Rakyat Jateng, Gubernurnya Dilawan dengan Menyepikan Kantor Samsat

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:53

Aksi Forkot Jilid II Soal Pokir, DPRD Kabupaten Pamekasan Sebut itu ulah OPD

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:10

Mundurnya KH Ma’ruf Amin dan Gus Yusuf Chudlori dari Struktural PKB Jadi Isyarat Arah Percaturan Politik PBNU ke Depan

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:22

Modus Pendistribusian Proyek Pokir di Kabupaten Pamekasan TSM, Forkot Sebut Nama

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:53

Forkot Sebut 45 Anggota DPRD Pamekasan Sebagai Agen Pokir, Minta KPK untuk Turun

Berita Terbaru