Harda Belly: Presiden Prabowo Harus Melihat Penindasan yang Terjadi Di Kabupaten Lebak

Avatar

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Jakarta – Koordinator Perkumpulan Pemuda Keadilan atau PPK, Harda Belly, menyoroti dugaan penyerobotan dan perusakan tanah warga di Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang dilakukan PT Mulya Kuarsa Anugerah.

Ia mengecam keras dugaan penyerobotan tanah tersebut yang dinilai sebagai penindasan nyata terhadap warga. Harda meminta Pemerintah Pusat untuk atensi dan mengambil tindakan tegas.

Dugaan penyerobotan dan perusakan tersebut akibat dari aktivitas tambang dati PT Mulya Kuarsa Anugerah. Padahal, menurut Harda, tanah warga tersebut sudah memilik sertifikat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Aremania Bondowoso Raya Berbagi Keceriaan dalam “Aremania Licek Happy Day” di CFD Alun-Alun Bondowoso

“Presiden Prabowo harus mengetahui dugaan penindasan terhadap warga Lebak yang tanahnya diserobot karena aktivitas tambang. Padahal tanah warga tersebut sudah memiliki sertifikat hak milik,” kata Harda dalam keterangan resminya, (31/12/2025).

Harda mengaku terharu atas perjuangan warga yang keliling mencari keadilan, baik ke Pemerintah Kabupaten bahkan sampai ke DPR RI.

BACA JUGA :  Ada Indikasi Eks Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya Dibalik Penyerobotan Tanah Warga Jayasari

“Kami terharu melihat perjuangan warga dalam mencari keadilan. Pemkab Lebak sudah pasti mengetahui karena warga sudah pernah mengadu ke DPR RI. Tapi sampai sekarang tidak ada solusi terkait persoalan tersebut,” jelas Harda.

“Saatnya Presiden Prabowo menunjukkan keberpihakannya terhadap masyarakat kecil yang tertindas atas keserakahan yang terjadi. Kabupaten Lebak tidak jauh dari Istana Presiden di Jakarta, jangan biarkan penindasan tanpa disentuh hukum,” tambahnya.

BACA JUGA :  KMHDI Desak Aparat Ungkap Oknum di Balik Penyerobotan Tanah Warga Jayasari Lebak

Harda berharap Presiden Prabowo bisa memberikan solusi atas dugaan penyerobotan tanah di Kabupaten Lebak dan memberikan keadilan untuk warga yang menjadi korban.

“Warga hanya bisa berharap kepada Presiden. Sebab keadilan di daerahnya sendiri seakan tumpul. Diduga kuat hal itu karena perusahaan terduga merusak tersebut berafiliasi dengan pemerintah kabupaten,” ucap Harda penuh harap.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpol PP Tulungagung Beri Deadline Pembongkaran Warung di Ngentrong hingga 18 Februari, Suwito Pasang Badan 
Membangun Masa Depan dari Piring Makan, Wakil Bupati Tulungagung Resmikan SPPG Desa Ngrance
R.A.T Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngrance Tulungagung Jawa Timur fokus Pupuk Bagi Petani
JMP Apresiasi Klik Madura di Usia 3 Tahun, Tegaskan Pers Harus Kompak dan Profesional
MHK: APH Harus Investigasi dan Audit Realisasi DBHCHT di Kabupaten Sumenep
Urgensi Keadilan bagi GTKN: Skema PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Berpotensi Memicu Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)
Menjaga Kearifan Lokal Dikemas dengan Rohani, Pemdes Tenggur dan Pengurus Ranting NU Sukses Berkolaborasi
Akselerasi Legalitas Pinka Kutoanyar: Menuju Penataan Kuliner yang Tertib dan Berpayung Hukum

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:38

Satpol PP Tulungagung Beri Deadline Pembongkaran Warung di Ngentrong hingga 18 Februari, Suwito Pasang Badan 

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:31

R.A.T Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngrance Tulungagung Jawa Timur fokus Pupuk Bagi Petani

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:39

JMP Apresiasi Klik Madura di Usia 3 Tahun, Tegaskan Pers Harus Kompak dan Profesional

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:00

MHK: APH Harus Investigasi dan Audit Realisasi DBHCHT di Kabupaten Sumenep

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:37

Urgensi Keadilan bagi GTKN: Skema PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Berpotensi Memicu Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)

Berita Terbaru