Jatimaktual.com, Jakarta – Salah satu warga yang dekat Dengan Menteri Pemuda dan olah Raga Pak Erick Thohir, Bayu Angga Samekto memberi masukkan kepada Pemda Daerah yang membubarkan Perlombaan domino yang dilaksanakan oleh Pengda PORDI Gorontalo yang Ketua Umumnya adalah Andi Ilham,
“Bagi saya, pembubaran perlobaan turnamen itu sangat ironis! Yang dianggap perlombaaan resmi Domino perdana yang dilaksanakan oleh PORDI di kategorikan sebagai Judi permainan kartu liar oleh salah satu pimpinan daerah,” papar Andi Ilham.
Andi Ilham menuturkan, ingat perlombaan ini untuk hiburan saja, asah otak hiburan rakyat memperingati hari ulang tahun provinsi Gorontalo dengan bonus 25 juta Rupiah. Selain itu, untuk mencari bakat-bakat berprestasi dalam hal permainan kartu domino. PORDI sendiri akan membentuk pengurus-pengurus PORDI di tingkat Kota, PORDI Kabupaten hingga Kecamatan sampai tingkat bawah. Ingat Kepanjangan PORDI untuk olahraga domino adalah Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), sebuah organisasi resmi yang membina permainan domino sebagai olahraga prestasi di Indonesia, bukan perjudian, dan bertujuan untuk diakui sebagai cabang olahraga nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan saya menambahkan, PORDI telah mendapatkan legitimasi dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) bahwa domino di bawah naungannya halal, dan sedang dalam proses pengesahan resmi dari Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga). Tujuan di bentuknya PORDI ini dan masuk dalam naungan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) ini untuk Memajukan domino sebagai olahraga profesional yang di cintai oleh masyarakat, melahirkan atlet, wasit, dan wasit bersertifikasi, serta menyelenggarakan turnamen resmi. Kalau dipusat struktur nya sangat resmi Memiliki struktur dari tingkat pusat (PB PORDI) hingga daerah (Pengda PORDI) dan kecamatan (Pengcam PORDI). Namun di provinsi Gorontalo baru terbentuk Pengda PORDI ini dan belum ada di tingkat Pengda Kota Gorontalo, Pengda Kabupaten dan kecamatan,
Dalam Turnamen Perdana Pengda PORDI Provinsi Gorontalo PORDI itu sendiri di ikuti oleh beberapa kalangan dari Pejabat hingga masyarakat marginal seperti Legislatif, Akademisi, Pengusaha, Pedagang UMKM dan berbagai profesi lainnya, PORDI berbeda dengan platform digitalisasi pendidikan yang juga menggunakan singkatan PORDI (Platform Digitalisasi Lembaga Pendidikan).
jadi PORDI bukan di kategorikan sebagai Permainan Judi seperti Qyu-Qyu, dsb, yang gunakan domino atau kartu lainya.
Sehingganya nanti kedepan Pengda PORDi Provinsi Gorontalo jika melaksanakan Perlobaan Domino tingkat anak 10 tahun dan remaja 17 tahun keatas nanti di sini Pengda PORDI Gorontalo akan mencari bibit bibit unggul berbakat dari kalangan Anak anak hingga remaja untuk di kirim mengharumkan Provinsi Gorontalo di tingkat nasional hingga masuk Perlobaan di tingkat PON (Pekan Olah Raga Nasional) dan Asia Games. Jadi jangan di anggap judi liar lagi,
Dalam sejarah Organisasi Olahraga PORDI Pendiriannya adalah untuk mengubah stigma negatif domino yang sering dikaitkan dengan perjudian dan mengangkat statusnya menjadi cabang olahraga resmi yang mengandalkan strategi dan keterampilan asah otak, bukan sekadar hiburan asah otak dan keberuntungan itu sendiri,
Ucapkan terimakasih juga kepada Wakil Gubernur yang telah hadir membuka acara itu, kedepan nya nanti Agar Pak Walikota dan Bupati lainnya bisa membuat agenda agenda seperti ini Contohnya memperrebutkan tropy bergilir Walikota Cap Domino tiap tahun nya yang berkerja sama dengan Pengda PORDI Provinsi Gorontalo untuk mengasah bibit atlet domino formula dan hiburan masyarakat umum.***











