Bamsoet Ingatkan Elit Politik Jangan Saling Serang, Fokus Selamatkan Rakyat

Avatar

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatimaktual.com, Jakarta – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Keamanan dan Pertahanan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Bambang Soesatyo, menyerukan agar seluruh elit politik menghentikan silang pendapat, polemik birokrasi, dan saling menyalahkan terkait penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Dalam situasi darurat kemanusiaan, langkah cepat, koordinatif, dan gotong royong nasional jauh lebih dibutuhkan masyarakat terdampak dibanding polemik berkepanjangan.

Hingga Jumat (5/12/25), data BNPB mencatat sedikitnya 836 orang meninggal dunia, 518 orang masih hilang, dan lebih dari 2.600 orang mengalami luka-luka akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, termasuk lebih dari 10.500 rumah, puluhan sekolah, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, serta akses jalan dan jembatan.

BACA JUGA :  Gubuk Literasi Akan Gelar Sosialisasi dan Mentoring LPDP, IMM Bulukumba: Berkontribusi bagi Masyarakat

Korban meninggal terbanyak tercatat di Aceh dengan 325 jiwa, disusul Sumatera Utara 311 jiwa, dan Sumatera Barat 200 jiwa. Ratusan ribu warga terpaksa mengungsi akibat rumah yang rusak berat maupun wilayah permukiman yang masih tertutup lumpur dan material longsoran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kondisi seperti ini, tidak ada waktu untuk saling menyalahkan atau beradu opini. Yang diperlukan sekarang adalah bantuan pangan, air bersih, obat-obatan, selimut, tenda, pakaian layak, dan kebutuhan dasar lainnya. Itu yang masyarakat tunggu, bukan argumentasi politik,” tegas Bamsoet di Jakarta, Jumat (5/12/25).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menekankan pentingnya satu komando kemanusiaan dalam penanganan bencana untuk mencegah tumpang tindih kebijakan dan mempercepat distribusi bantuan. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, TNI-Polri, dunia usaha, ormas, dan relawan harus bergerak bersama dalam sistem terpadu yang efektif. Koordinasi tidak boleh berbelit dan distribusi bantuan harus cepat, aman, dan tepat sasaran.

BACA JUGA :  Catatan Politik Bamsoet: Bijaksana Kelola Potensi Energi Ketika Tatanan Global Porak Poranda

Selain itu, penting dilakukan antisipasi jangka menengah berupa pemulihan infrastruktur dasar, perbaikan akses logistik, hingga perlindungan psikososial bagi warga terdampak, khususnya anak-anak dan lansia. Semua elemen negara harus hadir secara nyata, dari fase tanggap darurat hingga tahap pemulihan.

“Bencana bukan urusan satu lembaga. Ini adalah panggilan kemanusiaan bagi seluruh elemen bangsa. Kita bergerak cepat untuk menyelamatkan yang bisa diselamatkan dan memulihkan kehidupan warga yang terdampak. Tidak ada yang lebih penting daripada memastikan saudara-saudara kita di Sumatera mendapat perlindungan dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” kata Bamsoet.

BACA JUGA :  Hadiri HUT ke-70, Bamsoet Apresiasi Peluncuran 8 Buku Yusril Ihza Mahendra Sebagai Warisan Intelektual Bangsa

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, sektor dunia usaha melalui koordinasi KADIN Indonesia telah bergerak membantu penyediaan logistik darurat, dapur umum, transportasi distribusi bantuan hingga dukungan untuk pemulihan ekonomi mikro masyarakat. Kolaborasi pemerintah dan swasta harus dipercepat, bukan diperdebatkan.

“Prinsipnya jelas: respons cepat, tindakan nyata, dan gotong royong nasional. Ketika puluhan ribu warga terdampak bencana, yang mereka butuhkan bukan argumentasi, melainkan kehadiran negara dan solidaritas dari semua elemen bangsa,” pungkas Bamsoet. (*)

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker ke Kejati Sumut, Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja yang Lebih Berdampak
Hari Ke 21 Puasa Ramadan: Pemdes, Takmir Masjid, dan NU Bersatu Santuni Anak Yatim
Tembus Pasar Global, BARON Grup Siapkan Ekspedisi Rokok Asia–Australia
IKMM Jakarta Dukung Komitmen Gubernur Khofifah Usulkan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat
IKMM Jakarta Demo Depan Mabes Polri, Soroti Dugaan Mafia Hukum di Polres Sampang
Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Bangsa, DPP Mahasantri: Siap Dukung
Khofifah Siap Ajukan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madura
DPP Mahasantri Apresiasi Pernyataan Sufmi Dasco: Masyarakat Sipil Perlu Dukung Prabowo Tuntaskan Janji-janji

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:48

Wamenaker ke Kejati Sumut, Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja yang Lebih Berdampak

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:04

Hari Ke 21 Puasa Ramadan: Pemdes, Takmir Masjid, dan NU Bersatu Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:12

Tembus Pasar Global, BARON Grup Siapkan Ekspedisi Rokok Asia–Australia

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:31

IKMM Jakarta Dukung Komitmen Gubernur Khofifah Usulkan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:43

IKMM Jakarta Demo Depan Mabes Polri, Soroti Dugaan Mafia Hukum di Polres Sampang

Berita Terbaru