Aktivis Perempuan Ratu Nisya: Literasi Digital Jadi Pilar Ketahanan Keluarga

Avatar

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatimaktual.com, Lebak – Transformasi digital yang kian cepat menuntut kemampuan masyarakat untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi. Hal itu disampaikan oleh aktivis perempuan Kabupaten Lebak, Ratu Nisya Yulianti, yang menegaskan perlunya kesadaran kolektif untuk memperkuat budaya literasi digital sebagai benteng utama bagi perempuan, anak, dan keluarga.

Dalam kegiatan Pelatihan Literasi Digital yang digelar Kementerian Komdigi RI bersama PKK Kabupaten Lebak di Aula Multatuli Setda Lebak yang dihadiri oleh Bupati Lebak, Ketua DPRD Lebak, Kapolres Lebak, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten, Komisioner KPID Banten, Ratu Nisya Yulianti tampil sebagai Ketua Pelaksana sekaligus bagian dari aktivis perempuan yang vokal menyuarakan pentingnya kecakapan digital yang aman dan bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Hari Jadi Banyuwangi: Apa Kabar Kasus Pembunuhan Anak di Kalibaru?

Menurutnya, era digital bukan hanya membawa kemudahan, tetapi juga risiko yang harus diantisipasi. Perempuan—sebagai pilar utama pendidikan dalam keluarga—memiliki peran penting dalam memastikan ruang digital tetap sehat, produktif, dan terlindungi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak hanya harus melek digital, tetapi cerdas secara digital. Teknologi seharusnya memberdayakan, bukan membahayakan. Perempuan harus mampu membimbing keluarga agar tidak terjebak pada hoaks, perundungan siber, eksploitasi digital, dan konten destruktif,” tegas Ratu Nisya.

BACA JUGA :  Dear Jatim Beberkan Beberapa Nama Pengusul Pokir DPRD Sumenep yang Diduga Bermasalah

Ia juga menekankan bahwa literasi digital tidak boleh berhenti pada pengetahuan teknis, melainkan harus menyentuh kesadaran etika, keamanan, dan tanggung jawab bermedia sosial. Menurutnya, kecerdasan digital yang utuh adalah kombinasi pemahaman, keterampilan, dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan teknologi.

Lebih jauh, aktivis yang juga dikenal sebagai pemerhati isu perempuan dan anak ini mengajak perempuan di seluruh wilayah Indonesia—khususnya Banten para kader desa—untuk menjadi agen edukasi literasi digital bagi lingkungan sekitar.

“Saat perempuan terliterasi, maka keluarga terlindungi. Saat keluarga terlindungi, generasi bangsa terjaga. Jadi, literasi digital bukan hanya isu teknologi, melainkan investasi peradaban,” ungkapnya.

BACA JUGA :  MTQ ke XXXI Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka oleh Pj Bupati Pamekasan

Ratu Nisya berharap pendidikan literasi digital dapat terus diperluas hingga tingkat desa sebagai gerakan berkelanjutan yang terintegrasi dengan penguatan ketahanan keluarga, pendidikan anak, dan pemberdayaan ekonomi berbasis digital.

Sebagai penutup, ia mengajak semua pihak untuk menjadikan ruang digital sebagai ruang kemajuan, bukan ruang kerusakan.

“Mari jadikan digitalisasi sebagai jalan pemberdayaan, bukan jebakan. Kita semua, terutama perempuan, mampu menjadi penjaga peradaban di tengah derasnya arus teknologi,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lonjakan Smelter Nikel Dongkrak Permintaan Kapur, BIG Siapkan Tambang Pesisir di Sumenep
UU Minerba 2025 Belum Efektif, Pengajuan Izin Tambang Masih Tersendat
Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka Beri Arahan pada Rapat Kerja Seruni Kabinet Merah Putih
Eli Salomo: Kaum Tani Wis Gumuyu lan Gemoy
Gagasan Penghentian Ekspor BBL Direspons Positif, Gus Lilur Apresiasi Presiden Prabowo
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh, DPR Fokus Anggaran dan Pengawasan
Ketua Umum NBI Dorong Aparat Ungkap Tuntas Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji
Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulangi Sejarah Kejayaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:52

Lonjakan Smelter Nikel Dongkrak Permintaan Kapur, BIG Siapkan Tambang Pesisir di Sumenep

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:47

UU Minerba 2025 Belum Efektif, Pengajuan Izin Tambang Masih Tersendat

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:44

Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka Beri Arahan pada Rapat Kerja Seruni Kabinet Merah Putih

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:57

Eli Salomo: Kaum Tani Wis Gumuyu lan Gemoy

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:08

Gagasan Penghentian Ekspor BBL Direspons Positif, Gus Lilur Apresiasi Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Religi

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 20 Jan 2026 - 05:34

Pendidikan

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Senin, 19 Jan 2026 - 08:53