Pemenang ITB Hackathon: Niriksagara Definisikan Ulang Analitik Infrastruktur Jalan

Avatar

Senin, 1 Desember 2025 - 13:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatimaktual.com, Jakarta – Inovasi anak bangsa kembali menunjukkan taringnya dalam revolusi industri 4.0. Niriksagara, startup monitoring infrastruktur berbasis kecerdasan buatan (AI), menghadirkan solusi revolusioner mengubah data kerusakan jalan menjadi aset berharga bagi pengambilan keputusan pemerintah daerah. Startup yang meraih juara 1 hackathon ITB ini menjadikan Jakarta sebagai pilot project dalam terobosan yang disebut-sebut dapat mengoptimalkan anggaran perbaikan infrastruktur hingga miliaran rupiah.

Dipimpin oleh Chief Technology Officer (CTO) Rezaqul Khaq, Niriksagara tidak sekadar mendeteksi kerusakan jalan, namun mengubahnya menjadi data prioritas perbaikan yang akurat melalui teknologi computer vision. Solusi ini menjawab tantangan klasik pemerintah dalam mengelola aset publik yang selama ini mengandalkan sistem manual rentan error.

“Kami melihat peluang besar: pemerintah daerah membutuhkan mata yang cepat dan cerdas untuk memantau ribuan kilometer jalan. Selama ini, pelaporan seringkali lambat dan kurang terstruktur,” ujar Rezaqul Khaq “Niriksagara hadir untuk menjembatani kesenjangan ini. Kami tidak hanya ‘melihat’ lubang jalan, tapi mengubahnya menjadi data aksi yang langsung dapat ditindaklanjuti.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Computer Vision: Otak di Balik Deteksi Kerusakan Real-Time

Inti teknologi Niriksagara terletak pada sistem AI berbasis Computer Vision yang terpasang pada kendaraan survei. Proses kerjanya mengintegrasikan tiga tahap utama:

BACA JUGA :  Inovasi Anak Bangsa: Niriksagara Ubah Lubang Jalan Jadi Data Emas, Jakarta Jadi Pilot Project Awal!

1. Pengambilan Data: Mobil dilengkapi kamera khusus merekam video secara kontinu saat menyusuri jalan
2. Pemrosesan AI: Video diproses menggunakan algoritma Computer Vision yang mampu mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan memetakan jenis serta tingkat kerusakan jalan mulai dari lubang, retakan, hingga pengelupasan permukaan
3. Visualisasi Aksi: Hasil pemetaan disajikan dalam Dashboard Prioritas yang user-friendly bagi para pemangku kepentingan

Dashboard ini memungkinkan pejabat teknis melihat secara real-time sebaran kerusakan terparah, sehingga intervensi perbaikan dapat diprioritaskan berdasarkan tingkat urgensi dan lokasi, menggantikan ketergantungan pada laporan manual yang sporadis. Data ini sekaligus menjadi basis penentuan anggaran perbaikan yang lebih tepat sasaran.

Konteks Nasional: AI untuk Aset Publik

Inovasi Niriksagara hadir di saat yang tepat, seiring dengan meningkatnya kesadaran pemerintah akan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan aset negara. Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) telah menyoroti peran fundamental penilaian dan pengelolaan aset negara yang transparan, produktif, dan akuntabel .

Penerapan AI dalam konteks ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran manusia, melainkan mengaugmentasi kemampuan analisis yang sudah ada. Seperti ditekankan dalam berbagai kajian DJKN, ada banyak aspek penilaian yang bersifat kualitatif, sensorik, dan kontekstual yang berada di luar jangkauan AI, seperti menilai kondisi fisik secara langsung, memahami konteks pasar lokal, dan menerapkan pertimbangan profesional .

BACA JUGA :  Banjir Rob Kian Parah, Pengamat Maritim Desak Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall

“Inovasi Niriksagara sejalan dengan tren augmentasi AI di sektor publik, di mana teknologi dan manusia berkolaborasi untuk hasil yang optimal,” jelas seorang pakar tata kelola aset yang tidak ingin disebutkan namanya.

Dampak dan Nilai Strategis

Keberhasilan implementasi teknologi semacam Niriksagara telah terbukti di beberapa daerah percontohan. Penggunaan teknologi serupa QR Code dan AI dalam pengelolaan aset SKPD di Kabupaten Sleman berhasil mempercepat proses inventarisasi hingga 60% lebih cepat, sementara Kota Surabaya berhasil menekan biaya perawatan aset hingga 25% melalui analisis AI yang predictive .

Niriksagara menawarkan fleksibilitas model implementasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah, terutama dalam hal keamanan dan kepemilikan data:

· Akses Dashboard (Berlangganan): Pemerintah mendapatkan akses login untuk mengalirkan data kerusakan yang telah terproses
· On-Premise (Kepemilikan Data Penuh): Opsi ini memungkinkan pemerintah menyimpan seluruh data di infrastruktur internal, yang umumnya menjadi preferensi instansi pemerintah besar seperti DKI Jakarta masih dalam tahap progress

“Fokus kami saat ini adalah pada solusi B2G (Business-to-Government), memastikan pemerintah dapat mengakses data prioritas melalui sistem login internal. Transparansi dan kepastian data adalah kunci,” tutup Rezaqul.

BACA JUGA : 

Dukungan Ekosistem dan Masa Depan

Langkah Niriksagara didukung oleh perkembangan ekosistem AI nasional yang semakin matang. Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan pembentukan “sovereign AI fund” dan peta jalan nasional untuk mendanai ambisi menjadi pusat regional pengembangan teknologi kecerdasan buatan . Lembaga pengelola dana pemerintah untuk pengembangan AI ini diproyeksikan dibentuk pada periode 2027-2029 melalui skema pembiayaan publik-swasta.

Selain itu, komitmen pemerintah juga tercermin dari kerja sama dengan perguruan tinggi dalam mendukung pemanfaatan AI secara luas. Seperti disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam kunjungannya ke Universitas Gadjah Mada akhir 2024, pemerintah akan menerapkan strategi bertahap untuk menghadapi perkembangan AI .

“Memang ada pekerjaan yang hilang, tetapi lebih banyak peluang baru yang muncul. Ini adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan oleh generasi muda kita,” tegas Meutya .

Dengan terobosan ini, Niriksagara tidak hanya berpotensi mengoptimalkan anggaran dan mempercepat perbaikan infrastruktur, tetapi juga menandai dimulainya era baru pengelolaan aset publik di Indonesia di mana data dan AI menjadi tulang punggung pembangunan yang efisien dan berkelanjutan.***

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Rob Kian Parah, Pengamat Maritim Desak Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
Thorcon Bakal Lanjutkan Perizinan PLTN di Bangka Belitung
DEN Fokus Siapkan SDM dan Regulasi, Indonesia Masuki Era Baru Energi Nuklir
Inovasi Anak Bangsa: Niriksagara Ubah Lubang Jalan Jadi Data Emas, Jakarta Jadi Pilot Project Awal!
Co-Development Penta Helix BRIN Hadirkan Solusi Nyata “Waste-to-Energy” di Kepulauan Karimunjawa
Realme 15 Series 5G dengan tema “AI Night Out Phone” Siap Diluncurkan ke Indonesia pada 8 Oktober 2025
Ketua Rumah Baca Bondowoso: Bonus Demografi, Tantangan dan Harapan dari Founder Riski Yanto

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 13:33

Pemenang ITB Hackathon: Niriksagara Definisikan Ulang Analitik Infrastruktur Jalan

Senin, 24 November 2025 - 11:40

Banjir Rob Kian Parah, Pengamat Maritim Desak Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall

Kamis, 20 November 2025 - 17:44

Thorcon Bakal Lanjutkan Perizinan PLTN di Bangka Belitung

Jumat, 14 November 2025 - 14:39

DEN Fokus Siapkan SDM dan Regulasi, Indonesia Masuki Era Baru Energi Nuklir

Senin, 3 November 2025 - 11:17

Inovasi Anak Bangsa: Niriksagara Ubah Lubang Jalan Jadi Data Emas, Jakarta Jadi Pilot Project Awal!

Berita Terbaru