Dubes Rusia Sergei Tolchenov Dukung Pendirian Center of Russian Geographical Society di Indonesia

Avatar

Sabtu, 29 November 2025 - 12:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatimaktual.com, Jakarta – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo, menuturkan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mendukung didirikannya Center of Russian Geographical Society (CRGS) di Indonesia, sebagai pusat kerja sama ilmiah, budaya, dan pariwisata antara Indonesia dan Rusia. Kehadiran CRGS yang diinisiasi oleh Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) akan membawa manfaat besar serta memperkuat hubungan strategis kedua negara yang telah terjalin selama 75 tahun.

“Indonesia dan Rusia memiliki fondasi sejarah diplomasi yang kuat dan hubungan politik yang stabil. Kini saatnya hubungan itu diperluas melalui kerja sama yang berdampak langsung bagi masyarakat. CRGS merupakan wadah baru untuk memperkuat pemahaman ilmiah, budaya, dan minat wisata warga Rusia terhadap Indonesia,” ujar Bamsoet saat bertemu Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov di Kediaman Duta Besar Rusia di Jakarta, Jumat (28/11/25).

BACA JUGA :  Dr. Jan S. Maringka : Penguatan Ideologi Kebangsaan, Harus Berjalan Seiring dengan Penguatan Ekonomi Rakyat di Sektor Pangan

Hadir dalam pertemuan tersebut selain Bamsoet sebagai pendiri sekaligus Ketua Center of Russian Geographical Society (CRGS) di Indonesia, Suryo Susilo (Pendiri/Sekretaris), Valery Fedortsov (Pendiri/Wakil Sekretaris), Timotheus Lesmana (Pendiri/Wakil Bendahara) serta Sergei Gennadievich Tolchenov, Duta Besar Rusia dan Alexander Tamaikin, Sekretaris Kedutaan Rusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini memaparkan, Rusia merupakan salah satu negara dengan tradisi panjang dalam eksplorasi geografi, riset lingkungan, dan dokumentasi budaya lintas benua. Integrasi pengetahuan tersebut dengan keanekaragaman alam Indonesia, mulai dari biodiversitas hutan Kalimantan, ekosistem laut Raja Ampat, hingga geopark Gunung Batur, akan menghasilkan manfaat nyata bagi riset sains, mitigasi bencana, konservasi, dan promosi pariwisata berbasis ekologi.

BACA JUGA :  Akibat Uang Kerohanian Tidak Sesuai Dengan Kerugian Korban Kebakaran Pasar Kalideres Jakbar Kirim Surat Terbuka Buat Dirut Pasar Jaya

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan wisatawan Rusia termasuk salah satu kelompok turis dengan tingkat lama tinggal tertinggi di Indonesia, terutama di Bali, Lombok, dan Sulawesi Utara. Tren ini menjadi bukti bahwa minat masyarakat Rusia terhadap Indonesia semakin besar dan perlu difasilitasi melalui program terstruktur dan berbasis pengetahuan.

“Wisatawan Rusia memiliki karakter petualang, menyukai alam, budaya, dan aktivitas eksplorasi. Dengan keberadaan CRGS, wisatawan dapat menemukan jalur wisata baru berupa Geo-Routes yang menghubungkan penelitian, edukasi, dan pengalaman budaya langsung bersama masyarakat setempat. Efek turunannya akan besar, mulai dari tumbuhnya pemandu lokal, homestay, hingga UMKM wisata,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, CRGS juga akan membuka peluang kerja sama akademik antara perguruan tinggi Indonesia dan lembaga pendidikan Rusia melalui skema joint research, publikasi ilmiah bersama, pertukaran mahasiswa, hingga sekolah musim panas untuk riset lapangan. Bidang riset yang diproyeksikan meliputi geomorfologi, pemetaan wilayah dengan citra satelit, perubahan iklim, penataan ruang pesisir, hingga studi keanekaragaman budaya.

BACA JUGA :  Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia-Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Selain itu, dari sisi budaya CRGS akan menjadi sarana pertukaran pengetahuan antara komunitas kreatif, lembaga kebudayaan, penulis, dokumenteris, antropolog, hingga komunitas wisata sejarah dan etnografi.

“Dengan potensi alam yang luar biasa, posisi geopolitik yang kuat, serta minat masyarakat Rusia terhadap budaya Nusantara, Indonesia berada dalam posisi ideal untuk menjadi mitra riset dan destinasi prioritas bagi komunitas ilmiah dan wisatawan Rusia. CRGS akan menjadi ruang baru bagi kedua bangsa untuk belajar, meneliti, bekerja sama, dan saling memahami,” pungkas Bamsoet. (*)

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mempelajari Ideologi Liberalisme
Mempelajari Marxisme dan Komunisme
Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat adalah Keberanian Negara Ubah Nasib Anak Bangsa
BEM Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy Perkuat Kaderisasi Lewat PKD 2026
1,5 Jam Berjuang, Siswa Mugeb Borong 2 Juara Robotika Internasional
Menyemai Generasi Dunia: Langkah Smamio Gresik Menuju Pendidikan Internasional
Langkah Tegap Pocil Mugeb Berbuah Penghargaan di Polres Gresik
Tahun Baru dan Risiko Luka Bakar: Waspadai Kembang Api, Kenali Penanganan yang Benar

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 08:53

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:02

Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat adalah Keberanian Negara Ubah Nasib Anak Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 - 13:29

BEM Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy Perkuat Kaderisasi Lewat PKD 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:14

1,5 Jam Berjuang, Siswa Mugeb Borong 2 Juara Robotika Internasional

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:11

Menyemai Generasi Dunia: Langkah Smamio Gresik Menuju Pendidikan Internasional

Berita Terbaru

Religi

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 20 Jan 2026 - 05:34

Pendidikan

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Senin, 19 Jan 2026 - 08:53