Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG : Puluhan Siswa Di Ngawi Dilarikan ke Puskesmas

Avatar

Kamis, 27 November 2025 - 08:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jatim Aktual Ngawi — Kasus dugaan keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Ngawi. Puluhan siswa dari empat sekolah dilarikan ke Puskesmas Gemarang setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga sesak napas usai menyantap Menu Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan oleh SPPG Al-Fatah di Desa Kawu.

Total siswa yang terdampak berjumlah 79 orang dari beberapa sekolah, di antaranya:
SDN Jenggrik 6: 11 siswa
SMPN 2 Kedunggalar: 35 siswa
SDN Jenggrik 2: 20 siswa
SDN Gemarang 5: 7 siswa. SPPG Al-Fatah sendiri diketahui baru beroperasi selama tiga hari sejak Senin, 24 November 2025, dengan total penerima manfaat mencapai 2.139 siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Petani Labu Siam Banyuwangi Keluhkan Rendahnya Harga Jual

Kepala Dinas Kesehatan Ngawi, Heri Nurfahrudin, membenarkan bahwa sebanyak 79 murid dirawat di Puskesmas Gemarang. Ia menyebut gejala muncul tak lama setelah para siswa menyantap MBG yang berisi nasi, telur puyuh, acar, susu kemasan, dan pisang.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah benar keracunan MBG, ini masih dugaan. Saat ini yang terpenting adalah melakukan penanganan yang cepat dan tepat terhadap para siswa agar segera sembuh,” ujar Heri, Rabu (26/11/2025).

BACA JUGA :  Bahagia Menjadi Muhammadiyah

Dinas Kesehatan telah mengambil sampel muntahan siswa serta lauk pauk MBG untuk uji laboratorium di Surabaya
.
“Untuk memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut, kami sudah mengambil sampel dari muntahan siswa dan lauk pauk MBG untuk dilakukan uji lab,” tambah Heri.

Salah satu siswi SMPN 2 Kedunggalar yang turut dirawat menuturkan bahwa ia mulai merasakan mual usai menyantap MBG. Ia menduga telur puyuh dalam kemasan makanan tersebut menjadi penyebabnya.

BACA JUGA :  Operasi Keselamatan Semeru Tahun 2022, Ini Penekanan Kapolres Pamekasan

“Saya curiga pada menu telur puyuh. Saat dimakan enak, tapi ada bau busuk. Setelah makan MBG, perut terasa mual. Teman-teman juga begitu, bahkan ada yang sampai muntah,” ungkapnya.

Hingga sore hari, beberapa siswa telah diperbolehkan pulang, sementara sebagian lainnya masih menjalani perawatan intensif. Pihak terkait kini menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kolaborasi Strategis, SMA Muhammadiyah 10 Gresik dan Fakultas Psikologi UMM Perkuat Layanan BK dan Pendidikan Karakter
SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Teken MoU dengan Politeknik Negeri Malang Dukung Karier Lulusan
Bahasa Indonesia di Persimpangan Zaman: Antara Identitas, Gengsi, dan Tantangan Global
Pembangkangan Konstitusi: Kudeta Sunyi atas Kedaulatan Rakyat
Madas di Persimpangan Etika: Darsam dan Batas Keberanian yang Hilang
Penyebab Utama Banjir di Tahun 2026: Peran Lingkungan dan Kesadaran Manusia
Bahasa Ibu di Ambang: Saat Bahasa Indonesia Baku Terus Menguat
Bahasa Indonesia di Era Digital: Antara Identitas dan Tantangan Zaman

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:01

Bangun Kolaborasi Strategis, SMA Muhammadiyah 10 Gresik dan Fakultas Psikologi UMM Perkuat Layanan BK dan Pendidikan Karakter

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:46

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Teken MoU dengan Politeknik Negeri Malang Dukung Karier Lulusan

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:35

Bahasa Indonesia di Persimpangan Zaman: Antara Identitas, Gengsi, dan Tantangan Global

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:00

Pembangkangan Konstitusi: Kudeta Sunyi atas Kedaulatan Rakyat

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:57

Madas di Persimpangan Etika: Darsam dan Batas Keberanian yang Hilang

Berita Terbaru

Religi

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 20 Jan 2026 - 05:34

Pendidikan

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Senin, 19 Jan 2026 - 08:53