Jatim Aktual, Bondowoso — Prestasi gemilang kembali diraih mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso. Inayah Cahaya Maulidia, mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah, sukses meraih dua medali emas dalam ajang National Youth Science Olympiade (NYSO) yang digelar oleh Yayasan Prestasi Maju Indonesia.
Kompetisi nasional tersebut mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah. Inayah tampil menonjol di antara ratusan peserta yang mengikuti seleksi di masing-masing bidang lomba.
Pada cabang Olimpiade Matematika, Inayah meraih medali emas setelah menunjukkan ketelitian, kemampuan analisis, serta kecepatan dalam menyelesaikan soal. Ia unggul atas peserta lainnya dengan skor yang konsisten tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Prestasi serupa ditorehkan pada cabang Olimpiade Bahasa Indonesia. Inayah dinilai menonjol berkat pemahaman struktur bahasa, ketepatan berbahasa, serta kemampuan menyampaikan argumen secara runtut dan kuat.
Keberhasilan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak kampus. Wakil Rektor III IAI At-Taqwa Bondowoso, Dr. Miftahus Salam, M.Pd.I, menyebut capaian Inayah sebagai bukti kualitas mahasiswa yang terus meningkat.
“Prestasi Inayah menunjukkan bahwa mahasiswa IAI At-Taqwa memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat nasional. Ini bukti bahwa pembinaan yang kita lakukan berjalan efektif,” ujarnya.
Kaprodi Ekonomi Syariah, H. Mohammad Iqbal Baidowi, S.Kep., Ners., S.Pd., M.E., juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Kami selalu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka. Keberhasilan Inayah ini membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, mahasiswa mampu meraih hasil terbaik,” katanya.
Menurut pihak kampus, prestasi ini menjadi bukti bahwa IAI At-Taqwa Bondowoso terus berkomitmen mencetak lulusan berdaya saing. Pembinaan, pendampingan, serta pengembangan minat akademik disebut menjadi bagian dari strategi kampus meningkatkan kualitas mahasiswa.
Pencapaian ini dinilai bukan hanya membanggakan secara personal, melainkan juga mengangkat citra kampus di kancah nasional. Prestasi tersebut menjadi motivasi baru bagi civitas akademika untuk terus berkompetisi.
Inayah sendiri menyampaikan rasa syukur atas dua medali emas yang diraihnya. Ia menegaskan bahwa prestasi itu bukan semata hasil kerja keras pribadi, melainkan juga karena dukungan lingkungan kampus.
“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga. Prestasi ini bukan hanya milik saya, tetapi juga buah dukungan dari dosen, teman-teman, dan lingkungan kampus yang selalu memotivasi,” ujar Inayah.
Ia berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Menurutnya, setiap mahasiswa harus berani mencoba, berkompetisi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai kesempatan.
“Pencapaian ini menjadi pengingat untuk saya agar terus belajar. Semoga keberhasilan saya ini dapat menjadi penyemangat bagi teman-teman lain untuk terus berani mencoba dan berkompetisi,” tuturnya.










