Jatim Aktual, Bondowoso — Pelaksanaan program makan bergizi gratis di SD Grujugan Kidul 1 terus menunjukkan perkembangan positif. Selain dukungan dari pihak sekolah, program ini juga mendapat pengawalan langsung dari Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan, Serma Roni Faslah, yang terlibat aktif dalam pengawasan di lapangan.
Serma Roni mengatakan kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tugas pendampingan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai ketentuan. “Kami memastikan kegiatan ini dilaksanakan dengan disiplin, aman, dan sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya saat ditemui di sela-sela pendampingan, Rabu (19/11).
Dalam pelaksanaannya, Serma Roni mengawasi berbagai aspek distribusi makanan, mulai dari proses penyiapan hingga pembagian kepada siswa. Ia menegaskan bahwa pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pangan tetap terjaga. “Kami memantau alur distribusi agar setiap anak menerima makanan tepat waktu dan dalam kondisi aman dikonsumsi,” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengawasan itu ia lakukan bersama pihak sekolah dan dinas terkait. Kolaborasi ini meliputi pengecekan bahan makanan, jadwal distribusi, hingga kebersihan alat dan ruang makan yang digunakan siswa.
Tak hanya fokus pada aspek distribusi, Serma Roni juga memainkan peran koordinatif antara sekolah, penyedia makanan, dan unsur lain di wilayah binaannya. Ia menyebut koordinasi ini penting untuk menjamin keberlanjutan program jangka panjang.
Menurutnya, keberadaan potensi lokal seperti peternakan dan pertanian juga dapat diberdayakan. “Kami terus menjajaki kemungkinan pemanfaatan sumber pangan lokal yang dikelola TNI AD atau masyarakat untuk mendukung keberlanjutan program makan bergizi ini,” ujarnya.
Selain pengawasan program makan bergizi, Serma Roni turut terlibat dalam kegiatan pendampingan posyandu di wilayah Grujugan. Pendampingan tersebut mencakup edukasi kepada orang tua mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting.
“Kami ingin memastikan bahwa intervensi gizi tidak berhenti di sekolah saja. Di posyandu, kami ikut memberikan edukasi agar tumbuh kembang anak tetap terpantau,” kata Serma Roni.
Ia menegaskan bahwa pencegahan stunting merupakan tugas bersama semua pihak, termasuk TNI yang memiliki peran pembinaan teritorial. Pendampingan yang dilakukan Babinsa diharapkan semakin memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan anak.
Pihak sekolah menyambut baik keterlibatan Babinsa, terutama dalam memastikan kedisiplinan dan kelancaran program. Kolaborasi tersebut dinilai membawa dampak positif bagi pelaksanaan program di lapangan.
Dengan sinergi antara sekolah, penyedia makanan SPPG, dan jajaran TNI melalui pendampingan Babinsa, pelaksanaan program makan bergizi gratis di SD Grujugan Kidul 1 dinilai semakin terarah dan berkelanjutan.
Program ini diharapkan dapat terus memperkuat ketahanan gizi siswa, sekaligus memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan prestasi belajar anak di Bondowoso.











