Jatim Aktual, Pamekasan – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pamekasan dalam rangka penguatan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Pertemuan berlangsung di Ruang Peringgitan Dalam, Mandhapa Agung Ronggosukowati, Minggu (16/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Zudan menyampaikan apresiasi atas sambutan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, serta menegaskan bahwa kunjungannya berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Menurutnya, penguatan manajemen talenta menjadi langkah strategis dalam mempercepat pencapaian visi-misi kepala daerah, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan dan kualitas pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Salah satu kuncinya adalah pengembangan SDM unggul. Karena itu, kami mendorong agar manajemen talenta segera ditetapkan dan direalisasikan,” ujarnya.
Zudan juga mengungkapkan bahwa Pamekasan menjadi daerah tercepat se-Pulau Madura dalam mempersiapkan implementasi sistem manajemen talenta ASN.
“Persiapannya sudah dilaksanakan, desain-desain sudah ditetapkan, dan akan segera diekspose di BKN. Kami sudah perintahkan eselon II untuk menyiapkan ekspose manajemen talenta bagi Kabupaten Pamekasan,” tegasnya.
Ia menilai bahwa penerapan manajemen talenta tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas ASN, tetapi juga berpengaruh kuat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan bahwa kedatangan Kepala BKN menjadi dorongan besar bagi pemerintah daerah.
“Kedatangan Pak Zudan membawa semangat besar bagi Pamekasan. Sesuai arahan BKN RI, kami siap meningkatkan SDM melalui penerapan manajemen talenta,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Pamekasan siap mengikuti seluruh proses pendampingan yang diberikan BKN agar implementasi berjalan tepat sasaran.
Pemerintah daerah menilai manajemen talenta sebagai instrumen strategis untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menempatkan ASN dengan kompetensi terbaik sesuai kebutuhan pembangunan.
Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi percepatan target pembangunan daerah, termasuk peningkatan kualitas layanan publik dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dukungan BKN RI, Pamekasan menargetkan implementasi penuh sistem manajemen talenta ASN dapat dimulai dalam waktu dekat.











