Pemkab Pamekasan Mantapkan Pelestarian Kearifan Lokal Madura di Era Digital

Avatar

Sabtu, 1 November 2025 - 16:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Pamekasan, Sabtu 1 November 2025 – Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi global, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya serta kearifan lokal Madura.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, pemerintah daerah menggelar Seminar Hasil Kajian Manuskrip bertema “Merawat dan Memperkuat Kearifan Lokal Madura di Era Digitalisasi.” Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Oktober 2025, dipusatkan di Museum Mandhilaras, salah satu ikon kebudayaan Pamekasan.

BACA JUGA :  Satlantas Polres Kendal Tertibkan Kendaraan Odol

Kepala Disdikbud Pamekasan, Moh. Alwi, membuka seminar tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Madura di tengah penetrasi teknologi yang semakin masif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kearifan lokal adalah benteng karakter bangsa. Di era digital, kita perlu memastikan nilai-nilai budaya Madura tidak sekadar dikenang, tetapi dihidupkan dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari,” ujar Alwi, Sabtu (1/11/2025).

Seminar ini diikuti oleh 70 peserta, terdiri atas guru bahasa daerah tingkat SD, guru sejarah SMP dan SMA negeri maupun swasta, serta akademisi dari berbagai institusi pendidikan di Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  Bupati Sumenep Tekankan Kepada ASN Agar Senantiasa Melayani Masyarakat Dengan Baik

Selama kegiatan, peserta mendalami beragam hasil kajian manuskrip kuno yang memuat nilai-nilai moral, budaya, dan filosofi kehidupan masyarakat Madura. Kajian tersebut bertujuan agar nilai-nilai lokal dapat diaktualisasikan dalam sistem pendidikan modern.

Disdikbud berharap kajian manuskrip ini tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi dasar penguatan karakter generasi muda.

“Kami ingin generasi muda tetap berakar pada budaya lokal, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” tegas Alwi.

Seminar ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Pamekasan dalam mengintegrasikan budaya lokal ke dalam ekosistem pendidikan digital, sehingga nilai-nilai Madura tetap hidup dan relevan di masa depan.

BACA JUGA :  Pj. Bupati Pamekasan Lepas 1.300 CJH, Ingatkan Jaga Kesehatan

 

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Lantik 21 Pejabat Eselon II, Struktur Birokrasi Resmi Disegarkan
Melesat, Jadi Kabupaten Terdepan dalam Penerapan Manajemen Talenta ASN, Ini Komentar Wakil Bupati Pamekasan
Raih Penghargaan Inotek Award Tahun 2025, Wabup Pamekasan, Semoga Inovasi Berdampak
Apel Siaga Bencana, Bupati Pamekasan Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Avatar
Proses Mutasi di Pamekasan Masuki Tahap Akhir, Bupati Pastikan Sesuai Regulasi
Wapres Gibran Kirim 300 Paket Sembako untuk Pesantren di Bondowoso
Pemerintahan Tanpa Harmoni: Konflik Bupati dan Wakil Bupati Jember Mengancam Stabilitas Daerah
Bambang Soesatyo Apresiasi Setahun Pemerintahan Prabowo; Bergerak Cepat, Jelas dan Nyata

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 13:08

Bupati Pamekasan Lantik 21 Pejabat Eselon II, Struktur Birokrasi Resmi Disegarkan

Minggu, 16 November 2025 - 18:41

Melesat, Jadi Kabupaten Terdepan dalam Penerapan Manajemen Talenta ASN, Ini Komentar Wakil Bupati Pamekasan

Kamis, 13 November 2025 - 18:55

Raih Penghargaan Inotek Award Tahun 2025, Wabup Pamekasan, Semoga Inovasi Berdampak

Selasa, 11 November 2025 - 14:40

Apel Siaga Bencana, Bupati Pamekasan Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Avatar

Selasa, 4 November 2025 - 19:57

Proses Mutasi di Pamekasan Masuki Tahap Akhir, Bupati Pastikan Sesuai Regulasi

Berita Terbaru