Kawal Kasus Korupsi BSPS Sumenep, MHK: Aktor Utamanya Belum Tersentuh

Avatar

Jumat, 31 Oktober 2025 - 11:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Jakarta – Pembina Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKMM) Jakarta Mohammad Hafidz Kudsi meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) tidak hanya menyasar koordinator kabupaten dan fasilitator lapangan dalam kasus korupsi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Sumenep.

Menurutnya, Kejati Jatim harus mengungkap aktor utama yang mendapatkan keuntungan besar dari aliran dana korupsi tersebut.

“Jangan hanya berhenti pada 4 tersangka saja, karena ini merupakan skandal besar yang melibatkan banyak pihak dan yang pasti ada aktor utamanya,” kata Hafidz dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  HBA Masih Terima Gaji Saat Ditahan, DPW CACA : Ini Perbuatan Melanggar Hukum

Sebelumnya, Kejati Jatim sudah menetapkan 4 orang sebagai tersangka dengan inisila RP, AAS, WM, dan HW yang terdiri atas satu orang koordinator kabupaten dan tiga fasilitator lapangan.

Ia yakin bahwa koordinator kabupaten dan fasilitator lapangan melakukan pemotongan anggaran bukan karena kehendaknya sendiri melainkan atas perintah dari atasannya.

“Tidak mungkin berani melakukan sendiri, pasti atas perintah sebagai bentuk komitmen fee yang akan diterima atasannya,” jelas Hafidz.

BACA JUGA :  Demo Soal Korupsi Kapal Cepat Fiktif, KMS Minta Kejagung Perintahkan Kejari Sumenep Tersangkakan Eks Bupati Busyro Karim

“Kejati Jatim harus berani membongkar atasan atau yang memerintah koordinator kabupaten ini, demikian juga telusuri aliran dana ke pejabat di lingkungan pemerintah Sumenep,” lanjutnya.

Apalagi, kata Hafidz, kasus dugaan korupsi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep nilainya sangat besar yaitu Rp109,8 miliar dan kerugian negara mencapai Rp26,3 miliar.

“Dengan jumlah anggaran program sebesar 100 miliar lebih dan kerugian negara mencapai 26 miliar, tidak mungkin hanya dinikmati segelintir orang, pasti pejabat dengan pengaruh besar ikut mendapat keuntungan yang besar,” tuturnya.

BACA JUGA :  Persada Banyuanyar Pamekasan Galang Dana untuk Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Terakhir, Hafidz berharap Kejati Jatim bisa mengusut tanpa tebang pilih sehingga semua yang terlibat diminta pertanggung jawaban di depan hukum.

“Kejati Jatim sudah mendapat apresiasi dan dukungan dari warga Sumenep dan semua masih menunggu untuk langkah selanjutnya dalam menetapkan aktor utamanya,” tandas Hafidz.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek MBG di MI Nurul Hasan Bondowoso: Siswa Lebih Sehat, Uang Saku Lebih Hemat
Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss Untuk Hadiri Sejumlah Pertemuan  
IKMM Jakarta Soroti Proses Lelang Jabatan Sekda Sumenep: Harus Transparan dan Jangan Diwarnai dengan Jual Beli Jabatan
Jember All Star dan Kalibaru All Star Gelar Latihan Bersama, Pererat Silaturahmi Sepak Bola Antar Daerah
IKSPI Kera Sakti Bondowoso Teguhkan Nilai Kekeluargaan dan Pengabdian di HUT ke-46
Lonjakan Smelter Nikel Dongkrak Permintaan Kapur, BIG Siapkan Tambang Pesisir di Sumenep
Agrinas Pangan Nusantara Dorong Peran Kemendagri untuk Percepat Pengadaan Lahan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih
UU Minerba 2025 Belum Efektif, Pengajuan Izin Tambang Masih Tersendat

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:20

Efek MBG di MI Nurul Hasan Bondowoso: Siswa Lebih Sehat, Uang Saku Lebih Hemat

Senin, 19 Januari 2026 - 00:21

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss Untuk Hadiri Sejumlah Pertemuan  

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:27

IKMM Jakarta Soroti Proses Lelang Jabatan Sekda Sumenep: Harus Transparan dan Jangan Diwarnai dengan Jual Beli Jabatan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:41

Jember All Star dan Kalibaru All Star Gelar Latihan Bersama, Pererat Silaturahmi Sepak Bola Antar Daerah

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:03

IKSPI Kera Sakti Bondowoso Teguhkan Nilai Kekeluargaan dan Pengabdian di HUT ke-46

Berita Terbaru

Religi

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 20 Jan 2026 - 05:34

Pendidikan

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Senin, 19 Jan 2026 - 08:53