Duga Terjadi Manipulasi SRUT, KCB Jatim Laporkan Pejabat BPTD Kelas II Jatim dan Pengusaha Karoseri Ke Inspektorat Kemenhub

Avatar

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Jakarta – Komunitas Cinta Bangsa Wilayah Jawa Timur (KCB Jatim) melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) serta manipulasi data dalam penerbitan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) di Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur.

Laporan tersebut diantar langsung oleh Sekretaris KCB Jatim, Mohammad Hafidz Kudsi, dengan tujuan kepada Kepala Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Hafidz menyatakan ada dugaan kuat pelanggaran yang dilakukan oleh pejabat di lingkungan BPTD Kelas II Jatim dalam penerbitan SRUT. Ia juga menyebut adanya dugaan praktik prioritas layanan bagi pihak tertentu yang memberikan uang atau fasilitas lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah beberapa gelaran aksi demonstrasi yang kami lakukan di Surabaya dan Jakarta, maka laporan atas BPTD Kelas II Jatim harus menjadi atensi khusus Inspektorat Jenderal Kemenhub, sebab banyak masalah dalam pelayanan di dalamnya. Bahkan santer terdengar dugaan pemalsuan atau manipulasi data teknis kendaraan dalam dokumen SRUT untuk mempercepat proses penerbitan,” kata Hafidz dalam keterangan resmi kepada media.

BACA JUGA :  Polres Ngawi Gelar Coaching Clinic Road Safety di Ponpes Baitul Hikmah Almanshurin

Hafidz juga mendesak Inspektorat Jenderal Kemenhub agar segera menindaklanjuti laporan yang dikirimkan, jangan sampai dugaan penyalahgunaan kewenangan jabatan oleh oknum pejabat di lingkungan
BPTD Kelas II Jatim untuk kepentingan pribadi dan/atau kelompok tertentu.

“Inspektorat Jenderal harus bersihkan BPTD Kelas II Jatim dari para mafia, audit internal dan investigasi khusus terhadap proses penerbitan SRUT tersebut. Jangan lindungi mereka yang hanya mementingkan kantong pribadinya saja dan merugikan masyarakat,” tegas Hafidz.

Selanjutnya, Hafidz menyebut ada beberapa nama oknum pejabat, mantan pejabat dan pegawai di BPTD Kelas II Jatim yang dilaporkan ke Inspektorat Jenderal yang dinilai harus bertanggung jawab dalam dugaan penyimpangan administrasi dan pelanggaran penerbitan SRUT.

BACA JUGA :  Demo Kanwil Kemenag Jatim Terkait Pansus Haji 2024, KCB Bakar Ban Bekas

“Ada 17 nama sebagai oknum pejabat dan pegawai yang harus diseret oleh Inspektorat untuk mempertanggung jawabkan dugaan penyimpangan administrasi dalam penerbitan SRUT di BPTD Kelas II Jatim”, terang Hafidz.

Selain tujuh belas nama di atas, terdapat sejumlah nama pejabat di Kemenhub yang diduga ikut terlibat dalam dugaan penyimpangan dan manipulasi SRUT di BPTD Kelas II Jatim juga dilaporkan olehnya.

“Ada sejumlah nama pejabat di Kemenhub sendiri yang kami laporkan, ditambah sejumlah nama pengusaha dari PT dan CV yang terafiliasi dengan BPTD Kelas II Jatim, yang diduga kuat bermain dalam manipulasi SRUT di BPTD kelas II Jatim,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Ketua KCB Tuban dan Bojonegoro: Perlu Ada Lembaga Khusus Pengawas Lapas!

Terakhir, Hafidz meminta Inspektorat Jenderal menyampaikan hasil pemeriksaan dan tindak lanjut dari laporannya kepada publik sesuai prinsip keterbukaan informasi dalam kurun waktu 7×24 jam sejak surat aduan disampaikan.

Tidak hanya itu, Komunitas Cinta Bangsa (KCB) memastikan dalam dua minggu (14 hari kerja kedepan) akan melaporkan dugaan manipulasi SRUT tersebut ke Aparat Penegak Hukum.

“Selain pejabat BPTD Kelas II Jatim dan Pejabat di Kemenhub, pastinya kita akan melaporkan pelaku karoseri juga ke APH, termasuk di antaranya pengusaha karoseri yang sebelumnya ngotot tidak ada pungli serta manipulasi SRUT di BPTD Kelas II Jatim”, terangnya.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek MBG di MI Nurul Hasan Bondowoso: Siswa Lebih Sehat, Uang Saku Lebih Hemat
Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss Untuk Hadiri Sejumlah Pertemuan  
IKMM Jakarta Soroti Proses Lelang Jabatan Sekda Sumenep: Harus Transparan dan Jangan Diwarnai dengan Jual Beli Jabatan
Jember All Star dan Kalibaru All Star Gelar Latihan Bersama, Pererat Silaturahmi Sepak Bola Antar Daerah
IKSPI Kera Sakti Bondowoso Teguhkan Nilai Kekeluargaan dan Pengabdian di HUT ke-46
Lonjakan Smelter Nikel Dongkrak Permintaan Kapur, BIG Siapkan Tambang Pesisir di Sumenep
Agrinas Pangan Nusantara Dorong Peran Kemendagri untuk Percepat Pengadaan Lahan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih
UU Minerba 2025 Belum Efektif, Pengajuan Izin Tambang Masih Tersendat

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:20

Efek MBG di MI Nurul Hasan Bondowoso: Siswa Lebih Sehat, Uang Saku Lebih Hemat

Senin, 19 Januari 2026 - 00:21

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss Untuk Hadiri Sejumlah Pertemuan  

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:27

IKMM Jakarta Soroti Proses Lelang Jabatan Sekda Sumenep: Harus Transparan dan Jangan Diwarnai dengan Jual Beli Jabatan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:41

Jember All Star dan Kalibaru All Star Gelar Latihan Bersama, Pererat Silaturahmi Sepak Bola Antar Daerah

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:03

IKSPI Kera Sakti Bondowoso Teguhkan Nilai Kekeluargaan dan Pengabdian di HUT ke-46

Berita Terbaru

Religi

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 20 Jan 2026 - 05:34

Pendidikan

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Senin, 19 Jan 2026 - 08:53