Dear Jatim Gelar Mimbar Bebas di DPRD Sumenep: 7 Tuntutan untuk Reformasi Polri

Avatar

Senin, 1 September 2025 - 06:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Sumenep – Puluhan massa aksi dari Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) menggelar mimbar bebas di depan kantor DPRD Sumenep, Minggu (31/8/2025) malam. Aksi ini diwarnai dengan penyalaan lilin dan flare merah, sebagai simbol duka dan perlawanan atas tragedi kemanusiaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online di Jakarta.

Peristiwa gugurnya Affan Kurniawan (21 tahun), pengemudi ojek online yang tewas dilindas mobil rantis Brimob saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (28/8), menjadi titik sentral kemarahan massa. Mereka menilai tragedi itu bukan sekadar kecelakaan, melainkan bukti kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya.

BACA JUGA :  Polda Jateng berikan Pelayanan Kesehatan bagi masyarakat Saat Prosesi Pernikahan Kaesang - Erina di 12 Titik

“Gugurnya Affan adalah tamparan keras bagi wajah demokrasi Indonesia. Rakyat kecil yang bekerja demi keluarganya justru meregang nyawa di ruang publik yang seharusnya aman untuk menyampaikan aspirasi. Reformasi Polri harus didesakkan kembali!” tegas Bagas Normahendra, Koordinator Lapangan aksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, massa Dear Jatim menyebut reformasi Polri yang dijanjikan sejak 1998 hanya sebatas jargon. Kekerasan, impunitas, dan tindakan represif aparat disebut masih terus berulang tanpa ada evaluasi serius.
“Jika Polri tetap berperan sebagai mesin represi yang menakut-nakuti rakyat, maka jelas cita-cita reformasi 1998 telah dikhianati,” tambah Bagas.

BACA JUGA :  Dinilai Cacat, Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik Pamekasan Dilaporkan Ke Propam Polda Jatim

Melalui pernyataan sikap resmi, Dear Jatim mengumumkan tujuh tuntutan:

1. Mendesak Kapolri untuk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan politik.
2. Menuntut pencopotan Komandan Korps Brimob dan Kapolda Metro Jaya.
3. Mendorong investigasi independen, terbuka, dan menyeluruh oleh Komnas HAM serta Kompolnas.
4. Menuntut transparansi proses pemeriksaan terhadap tujuh oknum Brimob yang terlibat.
5. Mendesak pemerintah melakukan evaluasi besar-besaran di tubuh Polri, sesuai mandat reformasi 1998.
6. Menuntut perlindungan hukum dan keadilan bagi keluarga korban Affan Kurniawan serta rakyat sipil lain yang menjadi korban kekerasan aparat.
7. Mendesak pemerintah segera mengambil langkah solutif dan bertanggung jawab dalam mengatasi persoalan bangsa.

BACA JUGA :  Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ambil Tindakan Tegas, Memecat Ketua Departemen Ekonomi DMI Arief Rosyid

Meski penuh semangat, aksi berlangsung kondusif. Ratusan lilin menyala di depan pagar DPRD Sumenep, menyelimuti suasana aksi dengan nuansa khidmat. Orasi bergantian terus dikumandangkan, menegaskan bahwa suara rakyat tidak boleh dibungkam oleh intimidasi aparat.

Di akhir aksi, Dear Jatim menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas perjuangan, menghindari provokasi, serta menolak segala bentuk anarkisme.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serakah! Oknum Pastor Marsel Agot Pimpin Premanisme di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Umat
Sekelompok Orang Intimidasi Warga Lanjut Usia di Kota Wisata Hingga Paksa Kosongkan Rumah, Kuasa Hukum: Klien Kami Alami Tekanan Mental
Tegak Lurus Pada Keadilan dan Iman : Menengok Oknum Pastor Marsel Agot Yang Diduga Madia Tanah Labuan Bajo
Diduga Membiarkan Premanisme, APH Kolaka Sultra Dilaporkan ke Ombudsman RI
Labuan Bajo Mencekam, Oknum Imam Katolik Diduga Pimpin Dua Truk Preman Berparang di Batu Gosok
Galian C Kembali Makan Korban, Polres Sumenep di Sorot
Dua Gambar Ukur Atas Nama Istri dan Iparnya Johanis Vans Naput di Kerangan Labuan Bajo Layak Dibatalkan
Lakukan Pengukuran Tanpa Alas Hak, Tiga Warga Desa Pondokrejo Jember Terancam Pidana

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:24

Serakah! Oknum Pastor Marsel Agot Pimpin Premanisme di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Umat

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:38

Sekelompok Orang Intimidasi Warga Lanjut Usia di Kota Wisata Hingga Paksa Kosongkan Rumah, Kuasa Hukum: Klien Kami Alami Tekanan Mental

Senin, 16 Februari 2026 - 16:41

Tegak Lurus Pada Keadilan dan Iman : Menengok Oknum Pastor Marsel Agot Yang Diduga Madia Tanah Labuan Bajo

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:36

Diduga Membiarkan Premanisme, APH Kolaka Sultra Dilaporkan ke Ombudsman RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:12

Labuan Bajo Mencekam, Oknum Imam Katolik Diduga Pimpin Dua Truk Preman Berparang di Batu Gosok

Berita Terbaru