Heboh! Foto Kapolsek Waru Mejeng di Pamflet Jalan Santai, Harga Air Melambung, Ada Apa?

Avatar

Kamis, 28 Agustus 2025 - 23:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Pamekasan – Acara Jalan Santai Kemerdekaan RI ke-80 yang rencananya digelar di Kecamatan Waru, Pamekasan, pada Sabtu, 6 September 2025, mendadak jadi sorotan tajam. Bukan karena kemeriahannya, tetapi lantaran pamflet acara yang beredar justru memicu kontroversi.

Pasalnya, foto Kapolsek Waru AKP Edi Sugiantoro dan Danramil Waru terpampang jelas di pamflet, seolah-olah memberi dukungan penuh. Namun yang bikin heboh, di pamflet tersebut juga tertulis ketentuan pembelian air mineral dengan harga Rp10.000 – jauh di atas harga pasaran yang hanya Rp3.000 hingga Rp5.000.

BACA JUGA :  Pengawas Pertamina Dianggap Bunting, SPBU 14.284.653. Bebas Layani Pengisian Jerigen

Alasan panitia? Setiap pembelian air disebut-sebut akan mendapatkan kupon undian. Tapi bagi sebagian warga, ini justru dinilai sebagai modus bisnis berkedok acara kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini Acara Kemerdekaan, Bukan Ajang Cari Untung!” Salah satu tokoh pemuda Pantura, Yadi Yanto tak bisa menahan kecewa.

“Acara peringatan kemerdekaan bukan untuk cari untung! Harga air mineral normalnya Rp3.000–Rp5.000, kok dijual Rp10.000 dengan embel-embel kupon? Ini jelas melanggar perlindungan konsumen dan HET!” tegasnya kepada media.

Ia bahkan mengancam akan menggelar aksi turun jalan jika panitia tetap memaksakan aturan ini.
“Kalau mau lanjut, gratiskan saja airnya. Jangan ada unsur tipu-tipu!” tambahnya.

BACA JUGA :  Diduga Tak Berijin, Galian Tambang Di Tuban Akan Dilaporkan Ke APH

Kapolsek Angkat Bicara, Panitia Ditegur, Camat Bungkam!

Kapolsek Waru AKP Edi Sugiantoro saat dikonfirmasi langsung membantah terlibat dalam kebijakan harga air tersebut.

Soal harga air, pihaknya tidak tahu. bahkan sudah menegur panitia. Camat Waru juga sudah dihubungi pihak Polsek tetapi belum ada respons.

“Sdh saya tegur panitianya.”

“Betul mas camat sy bel tdk d angkat” respon Kapolsek via WhatsApp.

BACA JUGA :  DPC PWRI Pringsewu Resmi terdaftar No :230/17/B.05/III/2023 Badan Kesbangpol

Sementara itu, Disperindag Kabupaten Pamekasan juga belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan pelanggaran HET ini.

Aroma Gelombang Aksi Kian Tercium

Kabar yang dihimpun, isu ini memicu kemarahan sejumlah warga. Tak menutup kemungkinan akan terjadi gelombang aksi protes besar-besaran jika masalah ini tidak segera diselesaikan.

Acara jalan santai yang seharusnya menjadi momentum kebersamaan, kini justru terancam berubah menjadi ajang kontroversi dan pertaruhan wibawa pemerintah daerah.

Pertanyaannya, apakah panitia akan mengubah kebijakan? Ataukah protes warga akan benar-benar pecah? Tunggu update selanjutnya!

 

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serakah! Oknum Pastor Marsel Agot Pimpin Premanisme di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Umat
Sekelompok Orang Intimidasi Warga Lanjut Usia di Kota Wisata Hingga Paksa Kosongkan Rumah, Kuasa Hukum: Klien Kami Alami Tekanan Mental
Tegak Lurus Pada Keadilan dan Iman : Menengok Oknum Pastor Marsel Agot Yang Diduga Madia Tanah Labuan Bajo
Diduga Membiarkan Premanisme, APH Kolaka Sultra Dilaporkan ke Ombudsman RI
Labuan Bajo Mencekam, Oknum Imam Katolik Diduga Pimpin Dua Truk Preman Berparang di Batu Gosok
Galian C Kembali Makan Korban, Polres Sumenep di Sorot
Dua Gambar Ukur Atas Nama Istri dan Iparnya Johanis Vans Naput di Kerangan Labuan Bajo Layak Dibatalkan
Lakukan Pengukuran Tanpa Alas Hak, Tiga Warga Desa Pondokrejo Jember Terancam Pidana

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:24

Serakah! Oknum Pastor Marsel Agot Pimpin Premanisme di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Umat

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:38

Sekelompok Orang Intimidasi Warga Lanjut Usia di Kota Wisata Hingga Paksa Kosongkan Rumah, Kuasa Hukum: Klien Kami Alami Tekanan Mental

Senin, 16 Februari 2026 - 16:41

Tegak Lurus Pada Keadilan dan Iman : Menengok Oknum Pastor Marsel Agot Yang Diduga Madia Tanah Labuan Bajo

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:36

Diduga Membiarkan Premanisme, APH Kolaka Sultra Dilaporkan ke Ombudsman RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:12

Labuan Bajo Mencekam, Oknum Imam Katolik Diduga Pimpin Dua Truk Preman Berparang di Batu Gosok

Berita Terbaru