Indria Febriansyah : Penyandingan Bendera Bajak Laut Sanding dengan Merah Putih Adalah Penghinaan Bangsa

Avatar

Jumat, 1 Agustus 2025 - 23:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Jakarta – Ketua Umum Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia, Indria Febriansyah, S.E., M.H., mengecam keras aksi penyandingan bendera bajak laut dengan bendera Merah Putih. Dimana diduga dilakukan oleh sejumlah oknum anak muda dari generasi Z, dalam sebuah kegiatan publik.

Menurut Indria, tindakan tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap simbol negara dan pengkhianatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa.

“Pendahulu kita, para pahlawan, mengorbankan nyawa hanya untuk bisa mengibarkan Merah Putih di bumi pertiwi. Tapi hari ini ada sekelompok anak muda yang justru menyandingkannya dengan simbol bajak laut — ini bukan sekadar kebodohan, ini penghinaan terhadap harga diri bangsa,” tegas Indria dalam keterangannya, Jumat (1/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Indria Febriansyah: Usulan Pemakzulan Gibran Sah-Sah Saja, Asal Memenuhi Prosedur Undang-Undang

Lebih lanjut, Indria menilai bahwa tindakan tersebut tidak bisa dianggap remeh atau hanya sebagai ekspresi kebebasan kreatif. Ia meminta aparat negara, khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), untuk segera turun tangan mengamankan dan menertibkan aksi semacam ini yang dinilai telah melecehkan kedaulatan negara.

BACA JUGA :  Pengurus Pusat Mahasantri Ajak Elemen Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke 80

“TNI/Polri tidak boleh diam. Ini bukan soal opini, ini soal kehormatan nasional. Negara tidak boleh membiarkan simbol perjuangan rakyat diperlakukan sejajar dengan simbol perompak. Jika ini dibiarkan, maka semangat nasionalisme anak-anak muda kita akan hancur total,” ujar Indria.

Ia juga menekankan perlunya edukasi nasionalisme yang berkelanjutan kepada generasi muda agar mereka tidak terseret pada arus budaya pop yang menyesatkan dan menjauh dari nilai-nilai kebangsaan. Indria mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama lembaga pendidikan dan organisasi kebudayaan, untuk bersama-sama menjaga kesakralan simbol negara.

BACA JUGA :  Ketum KSTI Bedah “Cacat Logika” Pandji Wicaksono Terkait Sebutan Presiden Terpilih

“Merah Putih bukan hiasan. Ia adalah jiwa bangsa. Menyandingkannya dengan bendera bajak laut bukan hanya pelecehan, tapi peringatan bagi kita semua bahwa pendidikan karakter kebangsaan sedang darurat,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Lampaui Tuntutan Gerakan Sosial
BIG Siapkan Suplai Kalsium Karbonat Spek Dewa untuk 9 Pabrik di Jawa Timur dengan Harga Kompetitif
Tani Merdeka Indonesia Dukung Langkah Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar SDA
Lonjakan Smelter Nikel Dongkrak Permintaan Kapur, BIG Siapkan Tambang Pesisir di Sumenep
UU Minerba 2025 Belum Efektif, Pengajuan Izin Tambang Masih Tersendat
Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka Beri Arahan pada Rapat Kerja Seruni Kabinet Merah Putih
Eli Salomo: Kaum Tani Wis Gumuyu lan Gemoy
Gagasan Penghentian Ekspor BBL Direspons Positif, Gus Lilur Apresiasi Presiden Prabowo

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:16

Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Lampaui Tuntutan Gerakan Sosial

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:04

BIG Siapkan Suplai Kalsium Karbonat Spek Dewa untuk 9 Pabrik di Jawa Timur dengan Harga Kompetitif

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:42

Tani Merdeka Indonesia Dukung Langkah Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar SDA

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:52

Lonjakan Smelter Nikel Dongkrak Permintaan Kapur, BIG Siapkan Tambang Pesisir di Sumenep

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:47

UU Minerba 2025 Belum Efektif, Pengajuan Izin Tambang Masih Tersendat

Berita Terbaru