Nusantara Bangkit dari Laut, BALAD Grup Siap Guncang Pasar Perikanan Global

Avatar

Senin, 14 Juli 2025 - 07:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah pertemuan penting di jantung kota Singapura membawa perubahan besar dalam arah usaha perikanan nasional. Seorang pengusaha asal Situbondo meneguhkan komitmennya untuk mengembangkan perikanan budidaya secara besar-besaran, sekaligus mulai membuka diri untuk ekspor ikan tangkap, menyusul perbincangan inspiratif dengan seorang pengusaha perikanan ternama asal Singapura.

Dalam kunjungannya ke Singapura, pengusaha yang akrab disapa Mas Lilur menyampaikan tekadnya untuk menolak masuk ke sektor perikanan tangkap secara konvensional dan memilih fokus pada perikanan budidaya yang berkelanjutan. Langkah ini termasuk pemasangan keramba di laut dan penataan ekosistem laut sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan.

BACA JUGA :  Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Safari Ramadhan Saat Rakyatnya Kebanjiran, Koord ASJ: Pemimpin yang Tak Punya Hati Nurani

Namun, paradigma itu mulai berubah setelah berdiskusi dengan seorang pengusaha berdarah campuran Melayu, Vietnam, Tionghoa, dan India—warga negara Singapura—yang telah lama menekuni bisnis perikanan budidaya dan ikan tangkap di Bali dan Batam. Pertemuan yang berlangsung di Cafe Ginger Lily, lantai 5 Hilton Singapore Orchard, menjadi titik balik dalam cara pandang terhadap potensi besar laut Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya semakin bahagia dan bangga menjadi Indonesia,” ujar Mas Lilur. “Cerita tentang bagaimana produk perikanan Indonesia hadir di meja makan rumah dan restoran di Amerika, Eropa, hingga Asia benar-benar menggugah hati saya.”

BACA JUGA :  Agrinas Pangan Nusantara Dorong Peran Kemendagri untuk Percepat Pengadaan Lahan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih

Dalam diskusi itu, sang pengusaha Singapura menyampaikan bahwa ikan tangkap pun bisa dijalankan tanpa merusak lingkungan jika dilakukan dengan pendekatan yang tepat. Ia bahkan menyatakan kesediaannya untuk membantu memasarkan lobster, kepiting bakau, ikan sunu, dan ikan kerapu hasil budidaya maupun tangkapan Mas Lilur.

Keduanya sepakat untuk memulai langkah konkrit. Sebuah kunjungan survei ke lokasi budidaya di Bali direncanakan pada pertengahan Agustus, usai keduanya kembali dari perjalanan internasional masing-masing. Lebih jauh, pengusaha Singapura itu juga sedang menyiapkan perusahaannya untuk melantai di Bursa Efek Singapura (IPO) dan mengajak Mas Lilur untuk menjalin kerjasama strategis.

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap

“Semoga Bandar Laut Dunia Grup (BALAD Grup) mampu membawa Indonesia menjadi kiblat usaha perikanan dunia dan menjadikan kita tuan di negeri sendiri,” pungkas Mas Lilur penuh harap.

Penulis : Abd. Latif Azzam

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek MBG di MI Nurul Hasan Bondowoso: Siswa Lebih Sehat, Uang Saku Lebih Hemat
Demo Besar Ancam PN Labuan Bajo, Majelis Hakim Harus Tegas BPN Hadirkan Warkah 2 GU th 2017 an Keluarga Niko Naput
Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss Untuk Hadiri Sejumlah Pertemuan  
Pemodal PETI dan Penerima Upeti di Dusun Puaje Harap Segera Ditangkap, Mereka Tidak Kebal Hukum
IKMM Jakarta Soroti Proses Lelang Jabatan Sekda Sumenep: Harus Transparan dan Jangan Diwarnai dengan Jual Beli Jabatan
Jember All Star dan Kalibaru All Star Gelar Latihan Bersama, Pererat Silaturahmi Sepak Bola Antar Daerah
Bamsoet Apresiasi Terobosan Cepat Dubes Junimart Girsang Benahi KBRI Roma
Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia-Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan, Budaya, dan Teknologi

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:20

Efek MBG di MI Nurul Hasan Bondowoso: Siswa Lebih Sehat, Uang Saku Lebih Hemat

Senin, 19 Januari 2026 - 12:54

Demo Besar Ancam PN Labuan Bajo, Majelis Hakim Harus Tegas BPN Hadirkan Warkah 2 GU th 2017 an Keluarga Niko Naput

Senin, 19 Januari 2026 - 00:21

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss Untuk Hadiri Sejumlah Pertemuan  

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:13

Pemodal PETI dan Penerima Upeti di Dusun Puaje Harap Segera Ditangkap, Mereka Tidak Kebal Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:27

IKMM Jakarta Soroti Proses Lelang Jabatan Sekda Sumenep: Harus Transparan dan Jangan Diwarnai dengan Jual Beli Jabatan

Berita Terbaru

Religi

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 20 Jan 2026 - 05:34

Pendidikan

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Senin, 19 Jan 2026 - 08:53