Aksi Digugat, Suara Ditawar: Mahasiswa Kangean Yogyakarta Tolak Mediasi DPRD Sumenep

Gmnstiar R.

Minggu, 13 Juli 2025 - 21:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Yogyakarta — Pasca aksi penggerudukan ruang rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sumenep di The Malioboro Hotel, Yogyakarta, Sabtu (12/7/2025), mahasiswa Kangean Yogyakarta menolak segala bentuk pendekatan kompromistis dari legislatif. Mereka menyuarakan penolakan terhadap aktivitas seismik dan rencana eksploitasi migas oleh P.T. Kangean Energy Indonesia di wilayah kepulauan.

Salah satu penggerak aksi, Shahib Labibul Hikam, mengungkapkan bahwa dirinya dihubungi oleh seseorang yang mengaku anggota DPRD Sumenep. “Ya, ditelepon tapi tidak saya angkat karena alasan keamanan, kemudian nomor tersebut mengirim pesan WhatsApp, menyebutkan identitasnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumenep dan menawarkan pertemuan antara DPRD Sumenep dengan mahasiswa Kangean Yogyakarta,” ungkapnya.

BACA JUGA :  29 Siswa Dilarikan Ke Puskesmas, Duga Keracunan MBG

Berdasarkan penelusuran, pesan tersebut berasal dari Wahyudi, S.T., legislator Dapil III dari Fraksi PDIP. Ia yang akrab disapa Didik, menyampaikan niat memfasilitasi ruang dialog antara mahasiswa dan Komisi I DPRD yang sedang berada di Yogyakarta. “Teman-teman kalau mau dialog sama teman-teman DPRD Komisi I monggo saya fasilitasi. Mumpung mereka di Jogja, ada ketua komisinya juga,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Dukungan 500 Warga dan 15 Pengurus Se-Lampung Relawan Ganjar untuk Rakyat (GUNTUR) Berlangsung Meriah

Namun, tawaran itu secara tegas ditolak oleh mahasiswa. Menurut mereka, ajakan tersebut merupakan strategi untuk meredam daya dobrak gerakan dan melemahkan sikap penolakan terhadap proyek migas di tanah kelahiran mereka.

“Tidak ada dialog. Aksi protes kami tegas, kita menolak, masyarakat Kangean menolak. Kami melakukan penggerudukan karena hingga kini kalian, DPRD Kabupaten Sumenep, diam dan tidak mengindahkan suara penolakan masyarakat. Itu saja, yang harus kalian lakukan sekarang bukan mengajak kami untuk berdialog, tapi menyatakan berpihak pada gerakan masyarakat Kangean yang menolak tambang,” tegas Labib.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru, Hj. Ansari Minta Kemensos Fokus Entaskan Kemiskinan di Madura

Sikap tegas mahasiswa ini menunjukkan bahwa mereka tidak akan memberi ruang bagi manuver politik yang dinilai hanya mengamankan kepentingan, bukan membela rakyat.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koordinator ASJ Minta KPK Awasi Praktik Jual Beli Proyek di Sumatera Selatan
Menko Polkam Kirim Bantuan Darurat ke Aceh Tamiang, Bagi Korban Banjir dengan Helikopter
Aktivis Perempuan Ratu Nisya: Literasi Digital Jadi Pilar Ketahanan Keluarga
Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Apresiasi Kepala BNN Berhasil Tangkap Buronan Gerbong Narkoba Internasional
Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia : Pemdes Jatigembol Bersama BKKBN Gelar Acara Selantang
Pemerintah Berikan Respon kepada Kritik dari Eks Prajurit PTDH secara Proporsional
 10 Motor Pembalap Liar di Pitu Di Amankan polisi
Perkuat Kontribusi Sosial, Rombsis Audiensi ke Ketua MPR RI Jelang Rakernas dan Pengukuhan Pengurus

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:55

Koordinator ASJ Minta KPK Awasi Praktik Jual Beli Proyek di Sumatera Selatan

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:57

Aktivis Perempuan Ratu Nisya: Literasi Digital Jadi Pilar Ketahanan Keluarga

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:59

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Apresiasi Kepala BNN Berhasil Tangkap Buronan Gerbong Narkoba Internasional

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:10

Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia : Pemdes Jatigembol Bersama BKKBN Gelar Acara Selantang

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:47

Pemerintah Berikan Respon kepada Kritik dari Eks Prajurit PTDH secara Proporsional

Berita Terbaru