Waduh! Bea Cukai Madura Duga Keok Didepan Pengusaha Rokok Bodong “Cahaya Pro”

Avatar

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar yang memperahakan oknum Bea Cukai Keok didepan pengusaha rokok cahaya pro

Ilustrasi gambar yang memperahakan oknum Bea Cukai Keok didepan pengusaha rokok cahaya pro

JATIM AKTUAL, PAMEKASAN – Rokok merek “Cahaya Pro” yang dikenal luas di wilayah Pamekasan, Madura, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, produk tersebut diduga beredar menggunakan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya.

Rokok tersebut diketahui berisi 16 batang filter, namun menggunakan pita cukai jenis sigaret kretek tangan (SKT) untuk 12 batang. Padahal, berdasarkan kandungan dan jenisnya, rokok tersebut merupakan sigaret kretek mesin (SKM) yang seharusnya dikenakan cukai berbeda.

“Rokok merek ‘Cahaya Pro’ SKM yang berpita SKT ini makin liar diedarkan di Pamekasan dan kerap lolos dari Aparat Penegak Hukum (APH),” ungkap JN, mantan aktivis mahasiswa

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  140 Warga Baru PSHT Pamekasan Ikuti Diklat Pelatih Pratama

JN mendesak Bea Cukai Madura serta aparat penegak hukum lainnya untuk segera menyelidiki dan menindak tegas pelaku pemalsuan pita cukai tersebut. Ia menyebutkan, praktik ini diduga melanggar hukum, salah satunya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.
Menurutnya, peredaran rokok “Cahaya Pro” berpita cukai palsu tersebut telah terjadi cukup lama, namun belum ada tindakan nyata dari pihak Bea Cukai.

BACA JUGA :  Gerak Cepat, Polisi Datangi TKP Percobaan Pencurian di Desa Blumbungan

“Dari dulu sampai sekarang peredarannya belum juga dihentikan,” tegasnya.

Disamping itu Aktivis Forum Kota (Forkot) terus mendesa beacukai Madura untuk melakukan penindakan yang tegas terhadap perusahaan nakal seperti pruduk yang beredar yakni cahaya pro.

Dimana sebelumnya aktivis Forkot sudah melayangkan laporan terkait produksi rokok ilegal dan dugaan pencemaran lingkungan, namun hingga kini belum ada tindak lanjut seolah beacukai keok didepan pengusaha rokok cahaya pro.

BACA JUGA :  Polemik di Desa Kaliglagah Bergulir, Dua Poin Penting yang Disorot Warga Belum Direspon oleh Kades

” Sudah hampir tiga bulan saya laporkan dengan alat bukti lengkap, tapi tidak ada progres yang jelas” tegas Samsul Arifin alias Gerrard

Tim media juga melakukan investigasi lapangan dengan menyusuri sejumlah toko di wilayah Pamekasan. Hasilnya, ditemukan banyak rokok ilegal yang dijual bebas, salah satunya rokok “Cahaya Pro” dengan pita cukai palsu.

Hingga kini pihak beacukai Madura masih belum memberikan keterangan pasti soal penindakan rokok bodong cahaya pro.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Besar Ancam PN Labuan Bajo, Majelis Hakim Harus Tegas BPN Hadirkan Warkah 2 GU th 2017 an Keluarga Niko Naput
Pemodal PETI dan Penerima Upeti di Dusun Puaje Harap Segera Ditangkap, Mereka Tidak Kebal Hukum
Aliansi Gerakan Rakyat Pro Keadilan Desak Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Santri di Bangkalan
Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber
Jaelani Bantah Sejumlah Tuduhan dalam Pemberitaan Kasus Vanny
Kasus Vanny: Konflik Keluarga, Dugaan Pembatasan Hak Anak Dewasa, dan Sorotan Penggunaan Atribut Aparat
Gus Lilur Bongkar Perang Senyap Kementerian KKP–ESDM yang Bikin IUP Tambang Mandek Bertahun-tahun
PWI Bekasi Raya: Longsor Bantargebang Bukan Musibah, Tapi Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 12:54

Demo Besar Ancam PN Labuan Bajo, Majelis Hakim Harus Tegas BPN Hadirkan Warkah 2 GU th 2017 an Keluarga Niko Naput

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:13

Pemodal PETI dan Penerima Upeti di Dusun Puaje Harap Segera Ditangkap, Mereka Tidak Kebal Hukum

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:20

Aliansi Gerakan Rakyat Pro Keadilan Desak Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Santri di Bangkalan

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:49

Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:04

Jaelani Bantah Sejumlah Tuduhan dalam Pemberitaan Kasus Vanny

Berita Terbaru

Religi

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 20 Jan 2026 - 05:34

Pendidikan

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Senin, 19 Jan 2026 - 08:53