Wabup Situbondo Tantang PMII Jadi Mitra Kritis: “Silakan Kritik Pemerintah dengan Gerakan Apapun!”

Gmnstiar R.

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Situbondo – Dalam momen pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Situbondo masa khidmat 2025–2026, Wakil Bupati Situbondo Hj. Ulfiyah, S.Pd.I., menyampaikan pernyataan yang tak biasa dari seorang pejabat publik: membuka ruang selebar-lebarnya bagi kritik mahasiswa terhadap pemerintah daerah.

“Jika pemerintah salah dalam versi PMII, silakan dikritisi dengan gerakan apapun. Silakan berikan kontribusi terbaik dari gerakan mahasiswa untuk pembangunan Kabupaten Situbondo,” ungkap Hj. Ulfiyah di hadapan ratusan kader PMII, tokoh masyarakat, dan pejabat pemerintah yang hadir di Aula Kantor Kementerian Agama Situbondo, Rabu, 10 Juli 2025.

BACA JUGA :  Dari Doa ke Landasan Pacu: Amanah Besar Bandara KASA di Banongan Situbondo

Pernyataan tersebut tak hanya menjadi highlight acara, tetapi juga menggugah nalar kritis mahasiswa, sekaligus menjadi tantangan terbuka agar PMII tidak sekadar menjadi organisasi seremonial, melainkan tampil sebagai pengontrol kekuasaan yang bermartabat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyambut hal itu, Ketua Umum PC PMII Situbondo, Riyanto, menegaskan bahwa PMII siap mengemban peran sebagai mitra kritis yang progresif.

BACA JUGA :  Masyumi: Selamatkan Indonesia dari Cengkeraman Oligarki dan Ancaman Disintegrasi Bangsa

“Saya berharap pengurus cabang tidak takut terhadap tantangan, karena dengan kita bergandengan tangan, saya kira tidak ada tantangan yang tidak bisa kita taklukkan. Saya optimis dengan sikap profesionalisme, dan kita di cabang tidak anti kritik,” tegasnya.

Dukungan terhadap peran kritis PMII juga ditegaskan oleh perwakilan PKC PMII Jawa Timur, Sahabat Moh Zia Ulhaq. Ia menyatakan bahwa PMII bukan hanya sekadar organisasi kemahasiswaan, tetapi juga penjaga keseimbangan sosial-politik yang mengutamakan kepentingan bersama.

BACA JUGA :  BALAD Grup Tunda Anjangsana Usaha ke China, Fokus Tuntaskan Izin Budidaya Lobster di Vietnam

“Apapun yang menjadi kepentingan bersama harus dikedepankan. Apalagi di sini ada Ibu Wabup Situbondo, PMII ke depan akan tetap menjadi mitra kritis pemerintah,” tegasnya.

Dengan tema “Meneguhkan Solidaritas, Bersatu Padu dalam Bingkai Pergerakan”, pelantikan ini menandai babak baru gerakan mahasiswa Islam di Situbondo—bukan hanya hadir dalam upacara, tetapi juga harus sigap bersuara saat realitas kekuasaan tak selaras dengan keadilan dan aspirasi rakyat.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengajian Umum Isra Mi’raj di Masjid Nurul Hidayah Tamberu Daya, Momentum Perkuat Ukhuwah Wathaniyah
Krisis Pangan di Bawean, Ketua IKM Nilai Respons Pemkab Gresik Terlalu Lamban
Anggaran DBHCHT 2026 Turun Drastis, MHK: Pemkab Sumenep Harus Mengelola dengan Efektif, Tepat Sasaran dan Tidak Dikorupsi
Bersama Pemkab Bondowoso, Kader PMII IAI At-Taqwa Terlibat Penanaman 2.000 Bibit Pohon
Situs Kodekdek Gunungsari, Jejak Sejarah dari Pohon Dedek hingga Peninggalan Megalitikum
BIG Siapkan Suplai Kalsium Karbonat Spek Dewa untuk 9 Pabrik di Jawa Timur dengan Harga Kompetitif
Tani Merdeka Indonesia Dukung Langkah Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar SDA
Klarifikasi PLN Pamekasan Tanggapi Video Viral Layanan Pelanggan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:54

Pengajian Umum Isra Mi’raj di Masjid Nurul Hidayah Tamberu Daya, Momentum Perkuat Ukhuwah Wathaniyah

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:15

Krisis Pangan di Bawean, Ketua IKM Nilai Respons Pemkab Gresik Terlalu Lamban

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:44

Anggaran DBHCHT 2026 Turun Drastis, MHK: Pemkab Sumenep Harus Mengelola dengan Efektif, Tepat Sasaran dan Tidak Dikorupsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:03

Bersama Pemkab Bondowoso, Kader PMII IAI At-Taqwa Terlibat Penanaman 2.000 Bibit Pohon

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:23

Situs Kodekdek Gunungsari, Jejak Sejarah dari Pohon Dedek hingga Peninggalan Megalitikum

Berita Terbaru