Forkot Sesalkan Bea Cukai Madura Lamban Tindak Laporan Rokok Ilegal “Cahaya Pro”

Avatar

Rabu, 9 Juli 2025 - 19:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Pamekasan, 9 Juli 2025 – Aktivis Forum Kota (FORKOT), Samsul Arifin alias Gerrard, menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak Bea Cukai Madura yang dinilai lamban menindaklanjuti laporan terkait produksi rokok ilegal bermerek Cahaya Pro.

Laporan yang telah diajukan sejak hampir tiga bulan lalu itu, menurutnya, belum mendapatkan respon atau tindakan tegas dari otoritas yang berwenang.

Gerrard menyebut bahwa laporan tersebut telah dilengkapi dengan dua alat bukti, baik formil maupun materiil, dan bahkan dirinya telah dua kali mendatangi Kantor Bea Cukai Madura. Namun, hingga kini, ia belum melihat adanya kejelasan penanganan dari pihak Bea Cukai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah hampir tiga bulan saya laporkan dengan alat bukti lengkap, tapi tidak ada progres yang jelas. Bahkan dua kali saya ke kantor bea cukai, jawabannya hanya alasan-alasan tidak profesional dan tidak mendasar,” ujar Gerrard kepada awak media.

Ia menilai, sikap lamban tersebut menjadi catatan penting bagi Kepala Kantor Bea Cukai yang baru, agar segera mengambil tindakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA :  BEM Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy Perkuat Kaderisasi Lewat PKD 2026

Lebih lanjut, Gerrard menyoroti bahwa persoalan ini bukan hanya menyangkut pelanggaran hukum terkait produksi rokok ilegal, namun juga berdampak pada pencemaran lingkungan. Ia mengungkapkan bahwa proses produksi rokok ilegal Cahaya Pro mengeluarkan aroma menyengat dari saus rokok yang tercium oleh warga sekitar setiap malam, mulai pukul 18.00 hingga 00.00 WIB.

“Warga terganggu setiap malam karena bau menyengat dari pabrik itu. Ini tidak hanya soal ilegalitas produksi, tapi juga kenyamanan warga yang terganggu,” tegasnya.

Atas dasar itu, FORKOT juga mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk turun langsung ke lokasi dan memeriksa kemungkinan adanya pencemaran lingkungan dari aktivitas pabrik tersebut.

BACA JUGA :  Viral! Advokat Alfian Marsuto Soroti Oknum ASN Cekik Kurir di Sampang: Begini Aturan Jika ASN Lakukan Kekerasan

Gerrard juga mengingatkan bahwa dalam audiensi ketiga yang dijadwalkan Selasa depan, pihaknya akan turut mengundang DLH agar persoalan lingkungan tidak diabaikan.

Jika laporan ini terus tidak direspons, Gerrard menegaskan akan membawa perkara ini ke Kantor Wilayah (Kanwil) serta melaporkan langsung kinerja Bea Cukai Madura yang dinilai tidak tegas dalam menindak pelanggaran rokok ilegal.

BACA JUGA :  Penangkapan Misterius Polres Pamekasan di Kasus Pita Palsu, Inisial IF Minta Dibongkar dan Ditangkap

Hingga berita ini diterbitkan, Pihak bea cukai madura saat dikonfirmasi via Whatsapp masih belum memberikan keterangan soal tindak lanjut laporan Aktivis FORKOT

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bondowoso Bongkar Kasus Curanmor di Kecamatan Kota, Tersangka Ditahan
Demo Besar Ancam PN Labuan Bajo, Majelis Hakim Harus Tegas BPN Hadirkan Warkah 2 GU th 2017 an Keluarga Niko Naput
Pemodal PETI dan Penerima Upeti di Dusun Puaje Harap Segera Ditangkap, Mereka Tidak Kebal Hukum
Aliansi Gerakan Rakyat Pro Keadilan Desak Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Santri di Bangkalan
Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber
Jaelani Bantah Sejumlah Tuduhan dalam Pemberitaan Kasus Vanny
Kasus Vanny: Konflik Keluarga, Dugaan Pembatasan Hak Anak Dewasa, dan Sorotan Penggunaan Atribut Aparat
Gus Lilur Bongkar Perang Senyap Kementerian KKP–ESDM yang Bikin IUP Tambang Mandek Bertahun-tahun

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:53

Polres Bondowoso Bongkar Kasus Curanmor di Kecamatan Kota, Tersangka Ditahan

Senin, 19 Januari 2026 - 12:54

Demo Besar Ancam PN Labuan Bajo, Majelis Hakim Harus Tegas BPN Hadirkan Warkah 2 GU th 2017 an Keluarga Niko Naput

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:13

Pemodal PETI dan Penerima Upeti di Dusun Puaje Harap Segera Ditangkap, Mereka Tidak Kebal Hukum

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:20

Aliansi Gerakan Rakyat Pro Keadilan Desak Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Santri di Bangkalan

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:49

Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

Berita Terbaru