Jatim Aktual, Bondowoso 3 Juli 2025 — Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAI At-Taqwa Bondowoso melakukan wawancara eksklusif dengan H. Tohari, S.Ag, anggota DPRD Kabupaten Bondowoso dari Komisi II. Wawancara ini membahas pentingnya penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat dasar dan menengah.
Beberapa mahasiswa tersebut adalah Mahasiswa Prodi PGMI IAI At-Taqwa Bondowoso Semester VI diantaranya;
- Hady Pranata
- Bagus
- Iftahul A’mal
- Fajar
- Nasih
- Ahmad Faqih
Dalam kesempatan tersebut, H. Tohari, S.Ag menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi sangat mendesak untuk diterapkan sejak dini. Menurutnya, seluruh jenjang pendidikan dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi harus menjadi basis pembentukan karakter jujur dan berintegritas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendidikan antikorupsi bukan sekadar teori, tapi harus menyatu dalam praktik sehari-hari. Misalnya, koperasi sekolah bisa dijadikan media pembelajaran transparansi jika dikelola secara terbuka oleh guru dan siswa,” ujar Tohari.
Ia juga menyampaikan bahwa perhatian terhadap pendidikan karakter dan antikorupsi di Bondowoso belum maksimal. Menurutnya, masih banyak sekolah yang belum mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran dalam praktik pembelajaran maupun manajemen sekolah.
“Tantangan utamanya adalah belum adanya pelatihan khusus bagi guru dan kepala sekolah tentang pendidikan antikorupsi. Padahal merekalah garda depan dalam memberi keteladanan kepada peserta didik,” tambahnya.
Dalam perannya sebagai legislator, H. Tohari, S.Ag menegaskan bahwa DPRD memiliki komitmen kuat dalam mengawasi sektor pendidikan, terutama jika ditemukan indikasi pungutan liar, gratifikasi, atau manipulasi data di sekolah.
“Kalau ada laporan, kami tidak akan tinggal diam. Kami akan kawal dan tindaklanjuti, karena pendidikan harus menjadi ruang yang bersih dan jujur,” tegasnya.
Sebagai tokoh publik yang dikenal luas oleh masyarakat Bondowoso dan telah mengemban amanah selama lima periode di DPRD, H. Tohari, S.Ag menutup wawancara dengan pesan moral kepada generasi muda:
“Jadilah generasi yang berani jujur. Lawan korupsi dari diri sendiri, dari lingkungan sekolah, dan dari hal-hal kecil. Jangan hanya menuntut perubahan, tapi mulailah menjadi bagian dari perubahan itu sendiri.”
Wawancara ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa PGMI IAI At-Taqwa Bondowoso dalam mendukung gerakan nasional pendidikan antikorupsi melalui pendekatan akademik, wawasan kepemimpinan, serta keterlibatan langsung dengan pemangku kebijakan.










