Mahasiswa PGMI IAI At-Taqwa Wawancarai H. Tohari, Anggota DPRD Bondowoso: Pendidikan Antikorupsi Harus Dimulai Sejak Dini

Gmnstiar R.

Kamis, 3 Juli 2025 - 11:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Bondowoso 3 Juli 2025 — Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAI At-Taqwa Bondowoso melakukan wawancara eksklusif dengan H. Tohari, S.Ag, anggota DPRD Kabupaten Bondowoso dari Komisi II. Wawancara ini membahas pentingnya penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat dasar dan menengah.

Beberapa mahasiswa tersebut adalah Mahasiswa Prodi PGMI IAI At-Taqwa Bondowoso Semester VI diantaranya;

  1. Hady Pranata
  2. Bagus
  3. Iftahul A’mal
  4. Fajar
  5. Nasih
  6. Ahmad Faqih

Dalam kesempatan tersebut, H. Tohari, S.Ag menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi sangat mendesak untuk diterapkan sejak dini. Menurutnya, seluruh jenjang pendidikan dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi harus menjadi basis pembentukan karakter jujur dan berintegritas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Bappeda Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat dalam Penyusunan RKPD 2026 dan RPJMD 2025-2029

“Pendidikan antikorupsi bukan sekadar teori, tapi harus menyatu dalam praktik sehari-hari. Misalnya, koperasi sekolah bisa dijadikan media pembelajaran transparansi jika dikelola secara terbuka oleh guru dan siswa,” ujar Tohari.

Ia juga menyampaikan bahwa perhatian terhadap pendidikan karakter dan antikorupsi di Bondowoso belum maksimal. Menurutnya, masih banyak sekolah yang belum mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran dalam praktik pembelajaran maupun manajemen sekolah.

BACA JUGA :  Neng Desy Artis Penyanyi, Produser Yang Merupakan Kekasih Dari Saipul Jamil, Rilis Single Religi RAMADHAN

“Tantangan utamanya adalah belum adanya pelatihan khusus bagi guru dan kepala sekolah tentang pendidikan antikorupsi. Padahal merekalah garda depan dalam memberi keteladanan kepada peserta didik,” tambahnya.

Dalam perannya sebagai legislator, H. Tohari, S.Ag menegaskan bahwa DPRD memiliki komitmen kuat dalam mengawasi sektor pendidikan, terutama jika ditemukan indikasi pungutan liar, gratifikasi, atau manipulasi data di sekolah.

“Kalau ada laporan, kami tidak akan tinggal diam. Kami akan kawal dan tindaklanjuti, karena pendidikan harus menjadi ruang yang bersih dan jujur,” tegasnya.

Sebagai tokoh publik yang dikenal luas oleh masyarakat Bondowoso dan telah mengemban amanah selama lima periode di DPRD, H. Tohari, S.Ag menutup wawancara dengan pesan moral kepada generasi muda:

BACA JUGA :  Heboh! Tuding Cemarkan Nama Baik, Perempuan Diduga Istri Kedua Salah Satu Kades di Pamekasan Akan di Polisikan

“Jadilah generasi yang berani jujur. Lawan korupsi dari diri sendiri, dari lingkungan sekolah, dan dari hal-hal kecil. Jangan hanya menuntut perubahan, tapi mulailah menjadi bagian dari perubahan itu sendiri.”

Wawancara ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa PGMI IAI At-Taqwa Bondowoso dalam mendukung gerakan nasional pendidikan antikorupsi melalui pendekatan akademik, wawasan kepemimpinan, serta keterlibatan langsung dengan pemangku kebijakan.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IKMM Jakarta Soroti Proses Lelang Jabatan Sekda Sumenep: Harus Transparan dan Jangan Diwarnai dengan Jual Beli Jabatan
Jember All Star dan Kalibaru All Star Gelar Latihan Bersama, Pererat Silaturahmi Sepak Bola Antar Daerah
IKSPI Kera Sakti Bondowoso Teguhkan Nilai Kekeluargaan dan Pengabdian di HUT ke-46
Lonjakan Smelter Nikel Dongkrak Permintaan Kapur, BIG Siapkan Tambang Pesisir di Sumenep
Agrinas Pangan Nusantara Dorong Peran Kemendagri untuk Percepat Pengadaan Lahan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih
UU Minerba 2025 Belum Efektif, Pengajuan Izin Tambang Masih Tersendat
Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi Sumsel Desak Kejati Ungkap Dugaan Korupsi Proyek RSUD Lahat yang Melibatkan Oknum Anggota DPRD Lahat
Gagasan Penghentian Ekspor BBL Direspons Positif, Gus Lilur Apresiasi Presiden Prabowo

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:27

IKMM Jakarta Soroti Proses Lelang Jabatan Sekda Sumenep: Harus Transparan dan Jangan Diwarnai dengan Jual Beli Jabatan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:41

Jember All Star dan Kalibaru All Star Gelar Latihan Bersama, Pererat Silaturahmi Sepak Bola Antar Daerah

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:03

IKSPI Kera Sakti Bondowoso Teguhkan Nilai Kekeluargaan dan Pengabdian di HUT ke-46

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:52

Lonjakan Smelter Nikel Dongkrak Permintaan Kapur, BIG Siapkan Tambang Pesisir di Sumenep

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:11

Agrinas Pangan Nusantara Dorong Peran Kemendagri untuk Percepat Pengadaan Lahan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih

Berita Terbaru