Membaca Ayat-Ayat Kiri: Che Guevara dan Revolusi Kesadaran Sosial

Gmnstiar R.

Selasa, 24 Juni 2025 - 18:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Rifky Gimnastiar

(Pegiat Literasi Kabupaten Bondowoso)

“Sosialisme tidak dapat eksis tanpa perubahan kesadaran yang menghasilkan sikap persaudaraan baru: kita perangi kemiskinan, tetapi kita perangi juga alienasi.”
(Che Guevara, Interview with Jean Daniels, 1964)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Che Guevara, lebih dari sekadar ikon revolusi bertitle bintang merah, ia adalah seorang intelektualis yang menggugat bukan hanya kepada sistem ekonomi kapitalisme, tetapi juga cara manusia memaknai hidup dan hubungannya dengan sesama. Dalam quote di atas, ia tidak sekadar menyerukan penghapusan kemiskinan sebagai tujuan sosialisme, ia menegaskan perlunya revolusi kesadaran yang berprinsip pada nilai-nilai kemanusiaan yang baru.

Che Guevara memaknai sosialisme tidak semata-mata dijalankan lewat kebijakan ekonomi. Sosialisme harus menjadi transformasi moral dan spiritual manusia. Ia menolak gagasan bahwa hanya dengan mengatur ulang kepemilikan alat produksi, dunia akan menjadi lebih adil. Bagi Che Guevara, keadilan sosial memerlukan kelahiran manusia baru yang mampu melihat orang lain bukan sebagai alat, pesaing, atau statistik ekonomi, tetapi sebagai saudara dalam perjuangan.

BACA JUGA :  Ketua Yayasan At Taqwa Buka RAKER IAI At Taqwa: Dorong Alih Bentuk Ke Universitas

Alienasi, istilah yang dipinjam dari Karl Marx, tidak hanya terjadi ketika buruh terpisah dari hasil kerjanya, tetapi juga saat manusia kehilangan makna dalam relasi sosial, terperangkap dalam egoisme dan keterasingan eksistensial. Maka, perjuangan melawan alienasi menjadi perjuangan melawan bentuk-bentuk dehumanisasi modern yang lebih halus tapi mematikan: individualisme, ketidakpedulian, dan relasi sosial yang impersonal.

BACA JUGA :  Komitmen Bupati Rohil Afrizal Sintong: Siapkan Generasi Muda Terlatih & Profesional

Dalam hal ini, sosialisme bagi Che Guevara adalah projek etis. Ia menuntut keberanian bukan hanya untuk memegang senjata melawan penindasan, tetapi juga untuk menanggalkan egoisme dan menggantinya dengan cinta radikal kepada sesama. Bagi Che Guevara Revolusi adalah tindakan cinta tertinggi, bukan kebencian yang membabi buta.

Maka, tidak heran jika Che Guevara pernah berkata, “Seorang revolusioner sejati dipandu oleh perasaan cinta yang mendalam.” Tanpa cinta, sosialisme kehilangan jiwanya. Tanpa perubahan kesadaran, ia akan menjadi sistem tanpa ruh, menggantikan kapitalisme hanya untuk menciptakan birokrasi baru yang tak kalah alienatif.

“Jika anda memiliki kemampuan untuk gemetar karena marah setiap kali ketidakadilan terjadi didunia, maka kita adalah kawan” ~Che Guevara 

Dengan demikian, ayat kiri ini bukan hanya diartikan dalam pengertian ideologis, tetapi juga dalam pengertian spiritualitas. Ia menyerukan penghapusan kemiskinan dan pembebasan batin secara bersamaan. Sosialisme tanpa cinta dan kesadaran hanya akan menjadi tirani baru. Sebaliknya, sosialisme yang diperjuangkan oleh Che Guevara adalah jalan menuju manusia yang utuh: bebas secara ekonomi, namun juga bebas untuk mencintai, bekerja, dan hidup dalam solidaritas yang sejati.

BACA JUGA :  Debat Kandidat Calon Ketua Umum PC. PMII Bondowoso Masa Khidmah 2025/2026

Referensi:

  1. Ayat-Ayat Kiri, Hal. 63-72 (Vice Versa Books, 2019)

Penulis : Rifky Gimnastiar

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) Raih Emas Matematika di Olympicad Nasional 2026
Serunya Pelatihan Pembuatan Batik Shibori di Desa Tulungrejo Oleh Tim Dosen UMM
Buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung”, Bamsoet Tegaskan Politik Akal Sehat Kunci Stabilitas dan Rekonsiliasi Bangsa
SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) Jadi Sekolah Percontohan Progres RESIK, Gresik Perkuat Sekolah Ramah Lingkungan
Penguatan Karakter dan Literasi AI, Dewan Pendidikan Bondowoso Gandeng Universiti Sains Islam Malaysia
SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) Kirim 14 Delegasi ke OlympiCAD Makassar 2026
Siswa SMAMIO Raih Juara 3 Olimpiade Bahasa Inggris Tingkat Provinsi Jatim
Uji Sidang Proposal Disertasi Doktor Ilmu Hukum, Bamsoet Dorong Penguatan Medikolegal di Rumah Sakit

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:31

Siswa SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) Raih Emas Matematika di Olympicad Nasional 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:36

Serunya Pelatihan Pembuatan Batik Shibori di Desa Tulungrejo Oleh Tim Dosen UMM

Senin, 16 Februari 2026 - 14:46

Buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung”, Bamsoet Tegaskan Politik Akal Sehat Kunci Stabilitas dan Rekonsiliasi Bangsa

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:46

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) Jadi Sekolah Percontohan Progres RESIK, Gresik Perkuat Sekolah Ramah Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:52

Penguatan Karakter dan Literasi AI, Dewan Pendidikan Bondowoso Gandeng Universiti Sains Islam Malaysia

Berita Terbaru