Tujuh Dasawarsa Cahaya: Sebait Hormat untuk KH Afifuddin Bin Muhajir

Gmnstiar R.

Selasa, 20 Mei 2025 - 23:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Rifky Gimnastiar

(Alumni Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur)

Jatim Aktual, Religi. Tujuh puluh tahun telah genap dalam hitungan waktu, namun hakikat usia tidak pernah mampu mengukur keluasan ilmu, kedalaman hikmah, dan ketinggian suri tauladan seorang alim rabbani. Di usia ke-70 ini, kami sebagai murid menundukkan kepala penuh hormat dan cinta, menyampaikan rasa syukur atas karunia Allah yang menghadirkan sosok Dr. (Hc). KH. Afifuddin Bin Muhajir, M.Ag, Beliau merupakan Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah-Syafiiyah Sukorejo, Situbondo dan Wakil Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau bukan sekadar ulama dalam pengertian teks, melainkan al-faqih al-muhaqqiq, sosok yang telah menapaki jalan panjang keilmuan dengan kesungguhan, kedalaman, dan keistiqamahan. Di usia sepuh, di mana banyak yang memilih diam dan istirahat, beliau justru tetap menyala menjadi suluh yang tak padam. Semangat mengajarnya tak pernah surut. Rutin beliau melaksanakan pengajian: ba’da Isya’ di Musholla Ibrahimy Asrama Pusat Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, beliau mengasuh halaqah ilmu di Ma’had Aly dan Universitas Ibrahimy pun beliau masih aktif menyampaikan pelajaran dengan keluasan dan kejernihan ilmu yang khas. Semua itu beliau jalani dengan kelapangan hati, seolah usia tak pernah menjadi halangan bagi seorang alim yang jiwanya terikat pada ilmu dan pengabdian.

BACA JUGA :  Sub Rayon IKSASS Jangkar dan Komisariat se-Kecamatan Jangkar Gelar Pelantikan Raya dan Pengajian Umum Bersama KHR Achmad Azaim Ibrahimy

Karya-karya kitab beliau Fathul Mujib Qorib dan Tafsir Al-Wushul ila ‘Ilm Al-Ushul bukan hanya merupakan sumbangsih ilmiah, tetapi sekaligus jejak spiritual yang mencerminkan kedalaman ilmu ushul beliau. Kitab-kitab tersebut telah menjadi pelita bagi kami, santri-santri yang menggali makna dalam setiap huruf, merenungi hakikat dalam setiap penjelasan, dan menemukan ruh Islam yang hidup dalam karya beliau.

BACA JUGA :  Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Di Masjid Jami Halimatul Huda Jalan Kebon Dua Ratus Kalideres Jakbar

Bersama beliau, kami belajar bukan hanya tentang kaidah dan qawa’id, tapi juga tentang keikhlasan, tawadhu’, dan laku hidup seorang alim yang menjadikan ilmunya sebagai ladang pengabdian. Dalam setiap dawuhnya, kami temukan mutiara. Dalam setiap diamnya, kami rasakan kewibawaan. Dalam setiap langkahnya, terbit teladan.

“Jadilah orang yang bisa merasa bukan merasa bisa” ~Dr. (Hc). KH. Afifuddin bin Muhajir, M.Ag

Maka pada momentum milad ini, tiada harap lain yang lebih utama kecuali memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar senantiasa menganugerahkan kekekuatan dan Kesehatan beliau dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Sebab dalam hidup beliau, kami menemukan arah. Dalam ilmu beliau, kami mengenal kebenaran. Dan dalam keberadaan beliau, kami merasakan kasih Tuhan yang terwujud lewat hadirnya para wali-Nya di muka bumi.

BACA JUGA :  PASKIBRAKA OSIS SMK Ibrahimy 1 Sukorejo Gelar Kegiatan Ngaji Kepemimpinan

Barakallahu fi umrik, Kiai…

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Potret Momen Bersejarah
Rendah Hati: Wujud Keagungan Akhlak
Risalah Ringkas Tapi Padat Membahas Pokok-Pokok Akidah Tauhid Ahlus Sunnah wal Jamā‘ah
Jejak Masjid Kayu 201 Tahun di Kayuputih, Warisan Kyai Raden Mas Su’ud dan Mimpi Global Keturunannya
Sebagai Simbol keimanan dan Ekologis, Anak Muda Lereng Raung Banyuwangi Peringati Haul Gus Dur Lewat Sedekah Bibit Buah di Tiga Rumah Ibadah
98 Resolution Network Gelar Tali Kasih Natal, Bagikan 2000 Sembako ke Berbagai Gereja dan Warga
Ajak Seluruh Karyawan Wisata Religi Lima Wali, Bambang Budianto: Kami Ingin Perusahaan ini Menjadi Ladang Manfaat
Hari Santri 2025: Bupati Pamekasan Paparkan Sejarah Resolusi Jihad kepada Ratusan Santri

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 05:34

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:58

Rendah Hati: Wujud Keagungan Akhlak

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:39

Risalah Ringkas Tapi Padat Membahas Pokok-Pokok Akidah Tauhid Ahlus Sunnah wal Jamā‘ah

Senin, 12 Januari 2026 - 14:35

Jejak Masjid Kayu 201 Tahun di Kayuputih, Warisan Kyai Raden Mas Su’ud dan Mimpi Global Keturunannya

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:37

Sebagai Simbol keimanan dan Ekologis, Anak Muda Lereng Raung Banyuwangi Peringati Haul Gus Dur Lewat Sedekah Bibit Buah di Tiga Rumah Ibadah

Berita Terbaru

Religi

Potret Momen Bersejarah

Selasa, 20 Jan 2026 - 05:34

Pendidikan

Mempelajari Ideologi Liberalisme

Senin, 19 Jan 2026 - 08:53