DEMA IAIN Madura Gelar Audiensi, Pimpinan Kampus; Siap Respons Tuntutan!

Avatar

Selasa, 10 Desember 2024 - 22:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Aktual, Pamekasan- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Pamekasan, menggelar audiensi dengan pimpinan kampus pada Selasa (10/12/2024), di ruang sidang rektorat setempat. Audiensi tersebut bertujuan mengawal sejumlah kasus yang dinilai merugikan mahasiswa dan mencoreng citra kampus. Dalam pertemuan itu, DEMA I menyampaikan lima poin tuntutan untuk segera ditindaklanjuti.

Ketua DEMA I, Syamsul Arifin, menyampaikan bahwa tuntutan tersebut merupakan langkah tegas agar kasus serupa tidak terulang di masa depan, “ada dua kasus yang akan kami kawal, yaitu pembayaran uangg kuliah tunggal (UKT) bodong dan lemahnya keamanan kampus, jelas Syamsul Arifin.

Dalam forum DEMA I meminta pihak kampus untuk memenuhi 6 tuntutan; pertama agar rektor menjatuhkan sanksi Drop Out (DO) kepada oknum pelaku yang terlibat (jika mahasiswa aktif). Kedua, meminta pimpinan melaporkan pelaku ke pihak berwajib karena pelanggaran hukum yang dilakukan. Selain itu, DEMA I juga menuntut pelaku mengembalikan uang korban secara utuh tanpa pengurangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Petani Tembakau Demo PT Shadana Arifnusa Pamekasan

Berkaitan dengan masalah keamanan kampus, pihaknya meminta pihak kampus bertanggung jawab dengan memberikan ganti rugi atas hilangnya sepeda motor di lingkungan kampus. Terakhir, DEMA I mendesak pengadaan CCTV di beberapa sudut kampus yang belum terpantau untuk meningkatkan sistem keamanan.

“Kami mendesak pimpinan mengambil langkah tegas. Sanksi kepada pelaku harus memberikan efek jera dan menjadi pembelajaran bagi mahasiswa lainnya,” tegas Syamsul sapaan akrabnya.

BACA JUGA :  Sambut HUT Bhayangkara ke 77, Polres Pamekasan Gelar Donor Darah

Menanggapi tuntutan masalah UKT bodong tersebut, tim kode etik IAIN Madura menyatakan telah memanggil pelaku dan korban untuk dimintai keterangan. “Kami akan menindaklanjuti semua kasus sesuai prosedur yang berlaku. Keputusan terkait sanksi akan dibahas bersama rektor, dan kami pastikan penegakan kode etik berjalan tanpa pandang bulu,” ujar perwakilan tim kode etik, Selasa (10/12/2024).

Sementara itu, Wakil Rektor II, Dr. H. Buna’i, S.Ag., M.Pd., memastikan pihak kampus bertanggung jawab atas hilangnya sepeda motor di lingkungan kampus. “Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Tlanakan. Jika sepeda motor tidak ditemukan, kami akan mengganti rugi sesuai nilai barang tersebut,” jelasnya, Selasa (10/12/2024).

Terkait tuntutan pengadaan CCTV, Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Maimun, S.Ag., M.H.I., menyatakan bahwa kampus telah merencanakan peningkatan keamanan. “Pengadaan CCTV akan menjadi prioritas pada anggaran 2025. Saat ini, fokus kami masih pada pembangunan gedung organisasi mahasiswa,” ungkapnya, Selasa (10/12/2024).

BACA JUGA :  Kebar Meninggalnya Kepala Desa Pakisaji Sumadi Mengagetkan Camat Kalidawir Rusdiyanto, S. STP., M.M

Selain itu, pihak kampus juga menyoroti penguatan sistem keamanan dengan menempatkan 18 personel satpam dalam tiga shift, yang bertugas menjaga keamanan di berbagai titik kampus.

Pimpinan kampus mengapresiasi langkah DEMA I dalam mengawal kasus ini. Menurutnya, tuntutan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap marwah kampus. “Kami mendukung gerakan mahasiswa ini. Semua masukan akan kami telaah, dan keputusan resmi menunggu edaran dari rektor,” kata salah satu pimpinan kampus.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker ke Kejati Sumut, Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja yang Lebih Berdampak
Hari Ke 21 Puasa Ramadan: Pemdes, Takmir Masjid, dan NU Bersatu Santuni Anak Yatim
Tembus Pasar Global, BARON Grup Siapkan Ekspedisi Rokok Asia–Australia
IKMM Jakarta Dukung Komitmen Gubernur Khofifah Usulkan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat
IKMM Jakarta Demo Depan Mabes Polri, Soroti Dugaan Mafia Hukum di Polres Sampang
Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Bangsa, DPP Mahasantri: Siap Dukung
Uji Sidang Tertutup Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Bamsoet Dorong Perubahan Regulasi Bagi Pengemudi Tranportasi Online
Khofifah Siap Ajukan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madura

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:48

Wamenaker ke Kejati Sumut, Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja yang Lebih Berdampak

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:04

Hari Ke 21 Puasa Ramadan: Pemdes, Takmir Masjid, dan NU Bersatu Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:12

Tembus Pasar Global, BARON Grup Siapkan Ekspedisi Rokok Asia–Australia

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:31

IKMM Jakarta Dukung Komitmen Gubernur Khofifah Usulkan KEK Tembakau Madura ke Pemerintah Pusat

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:43

IKMM Jakarta Demo Depan Mabes Polri, Soroti Dugaan Mafia Hukum di Polres Sampang

Berita Terbaru