Aliansi Santri Jember Laporkan Akun Tiktok Sebar Issue PKI ke Bawaslu Jember

Avatar

Selasa, 29 Oktober 2024 - 20:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Santri Untuk Harmoni Jember melaporkan akun tiktok yang mengatasnamakan fawaituntukjember yang menyebarkan informasi hoax/palsu yang mengandung unsur ujaran kebencian dan adu domba ke sentra Gakumdu, Bawaslu Jember, selasa sore, 29 Oktober 2024. Dalam konten tersebut terdapat gambar paslon 02 (Fawait-Djoko) memuat kalimat Jih Hendy & Gus Firjaun adalah PKI yang dinilai bermotif adu domba dan fitnah.

Aliansi Santri Untuk Harmoni Jember ini, diwakili oleh Mahathir Muhammad dan Abu Yazid Merdeka. Keduanya mewakili ratusan elemen santri yang merasa terpanggil dan resah atas adanya penyebaran meme atau informasi yang sangat provokatif dan berpotensi mengadu domba masyarakat di akar rumput.

BACA JUGA :  Bupati Meranti Nonaktif Segera Disidang, Dijerat Dugaan Tiga Kasus Korupsi Sekaligus

“Kami loyalis Gus Fawait dan Gus Firjaun adalah guru masyarakat Jember. Sebenarnya ada ratusan santri yang akan turun, namun kami tahan, dan kami berjanji untuk mewakili. Adanya meme tersebut berpotensi membenturkan masyarakat akar rumput terutama komunitas pesantren. Kami sudah melaporkannya ke sentra Gakumdu, Bawaslu Jember,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  KPK Tetapkan Hakim Agung Sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi dan TPPU

Mahathir menambahkan bahwa tindakan tersebut sangat memecah belah masyarakat Jember dan merugikan pasangan calon Gus Fawait – Djoko yang difitnah seolah-olah paslon nomor urut dua yang membuat meme tersebut. Mahathir sangat yakin tidak mungkin Gus Fawait memerintakan melakukan hal terdebut, sebaliknya Gus Firjaun juga tidak akan melakukan hal demikian.

“Kami sudah menyampaikan dengan detail kronologis kejadian, dan kami memang cepat melaporkan agar mata rantai penyebar meme hoax tersebut cepat terungkap dan mudah ditracking. Karena akunnya masih baru,” paparnya.

BACA JUGA :  PT Bumi Indah Internasional Caplok 40 Ha Tanah Masyarakat Labuan Bajo, 5 Gugatan Baru Akan Didaftarkan

Abu Yazid Merdeka yang ikut melaporkan mengungkapkan bahwa paslon nomor urut 02 (Fawait-Djoko) adalah pihak yang paling dirugikan. Tak hanya itu, ia menilai tindakan ini sudah tidak bermoral menciderai proses demokrasi dalam gelaran Pilkada Jember 2024.

“Kami meminta kepada APH untuk menindak siapapun yang membuat konten ini, meskipun jika pembuatnya tim 01 maupun 02. Ini sudah memancing konflik masyarakat ditingkat bawah,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel jatimaktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpol PP Tulungagung Beri Deadline Pembongkaran Warung di Ngentrong hingga 18 Februari, Suwito Pasang Badan 
Serakah! Oknum Pastor Marsel Agot Pimpin Premanisme di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Umat
Membangun Masa Depan dari Piring Makan, Wakil Bupati Tulungagung Resmikan SPPG Desa Ngrance
R.A.T Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngrance Tulungagung Jawa Timur fokus Pupuk Bagi Petani
Sekelompok Orang Intimidasi Warga Lanjut Usia di Kota Wisata Hingga Paksa Kosongkan Rumah, Kuasa Hukum: Klien Kami Alami Tekanan Mental
JMP Apresiasi Klik Madura di Usia 3 Tahun, Tegaskan Pers Harus Kompak dan Profesional
MHK: APH Harus Investigasi dan Audit Realisasi DBHCHT di Kabupaten Sumenep
Urgensi Keadilan bagi GTKN: Skema PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Berpotensi Memicu Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH)
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:38

Satpol PP Tulungagung Beri Deadline Pembongkaran Warung di Ngentrong hingga 18 Februari, Suwito Pasang Badan 

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:24

Serakah! Oknum Pastor Marsel Agot Pimpin Premanisme di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Umat

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:31

R.A.T Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngrance Tulungagung Jawa Timur fokus Pupuk Bagi Petani

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:38

Sekelompok Orang Intimidasi Warga Lanjut Usia di Kota Wisata Hingga Paksa Kosongkan Rumah, Kuasa Hukum: Klien Kami Alami Tekanan Mental

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:39

JMP Apresiasi Klik Madura di Usia 3 Tahun, Tegaskan Pers Harus Kompak dan Profesional

Berita Terbaru