Jatim Aktual, Sumenep – Diikuti oleh 12 Kabupaten se-Jawa Timur, acara Night Vaganza tahun depan Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH berharap bisa lebih meriah dan lebih semarak lagi.
Menurut Bupati Achmad Fauz, acara tersebut jangan hanya 12 Kabupaten saja, tetapi harus bisa seluruh Kabupaten se-Jawa Timur. “Jadi meskipun tajuknya itu Madura Culture Festival, untuk tahun depan tidak hanya 12 Kabupaten saja, tetapi kita akan dorong hingga 38 Kabupaten se-Jawa Timur,” kata Bupati Achmad Fauzi. Kamis (05/9/2024)
Event yang dibuka malam itu bukan hanya event Madura Night Vaganza saja, tapi ditengah tengahnya itu ada Madura Culture Festival yang didalamnya ada festival batik dan kegiatan seni budaya lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tentu tujuannya selain memperkenalkan kelayan seni dan budaya, semata mata juga supaya UMKM bisa fokus dan punya kesempatan untuk memperkenalkan produknya. Mengingat UMKM yang hadir disini bukan hanya dari Sumenep saja tetapi UMKM dari luar Sumenep, bahkan dari luar Madura,” terangnya.
Suami dari Ibu Nia Kurnia itu juga menjelaskan, penampilan perwakilan dari 12 Kabupaten itu tidak hanya menampilkan UMKM saja, namun juga budayanya masing masing.
“Mereka menampilkan seni budayanya masing-masing. Ada seni dari Banyuangi, Bondowoso dan Lumajang. Mereka semua hadir bersama rombongan rombongan UMKM,” jelasnya.
Kegiatan tersebut kata Bupati Achmad Fauzi, sesuai dengan rincian visi dan misi Pemerintah Daerah, salah satunya mengenai visi Madura yang membawa nama kemaduraan.
“Madura Night Vaganza, Madura Culture Festival, dan Festival Batik Madura merupakan bagian dari memperkenalkan Madura bahwa Sumenep ada di Madura,” ujarnya.
Bahkan, Bupati juga menegaskan, bahwa Event Madura Night Vaganza yang diadakan ini sudah ketiga kalinya menjadi momentum untuk menguatkan sinergis lintas Kabupaten.











