TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

DKPP Sumenep Salurkan CPP Kepada 1.634 KPM Didesa Guluk-Guluk

Avatar

Jatim Aktual, Sumenep – Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) resmi disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui DKPP Sumenep kepada masyarakat Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Penyaluran tersebut melibatkan 1.631 orang dari 4 dusun yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Pangan (PHP) di Desa Guluk-Guluk, yang dibagi menjadi 4 hari yang di mulai sejak hari Senin (19-22 Februari 2024) yang dilaksanakan langsung di Balai Pelatihan Pertanian Komando Strategis Pembangunan Pertanian (BPP Kostratani Kecamatan Guluk-Guluk)

“Penyaluran bantuan beras cadangan pangan pemerintah ini, sudah sesuai dengan perencanaan yang sudah direncanakan, yaitu menjadi 4 hari, yang mana setiap harinya ditargetkan untuk 4 dusun,” kata Kurniawan, selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Guluk-Guluk. Selasa (20/2/2024).

Kurniawa juga menjelaskan, bahwa penerima bantuan ini sudah berdasarkan data dari Koordinasi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (KP3E) kabupaten Sumenep, yang telah melalui proses verifikasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep.

 

“Jadi setiap PBP nantinya akan mendapatkan undangan yang nantinya mereka akan mengambil bantuan beras tersebut dengan membawa identitas diri berupa KTP atau KK, sesuai dengan undangan yang telah mereka terima,” jelasnya.

Menurutnya, bantuan beras cadangan pengan pemerintah ini, akan sangat membantu PBP, karena seperti kita ketahui bersama harga beras saat ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Kami sangat berharap bantuan beras CPP ini, dapat membantu meringankan ekonomi masyarakat PBP dari cadangan pangan pemerintah,” ungkapnya.

  1. Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Arif Firmanto mengungkapkan, bahwa pihaknya akan memastikan terkait bangun Pangan tersebut sampai kepada PBP atau Penerima Bantuan Pangan.

“Dalam kesempatan ini saya tegaskan kepada setiap PPL atau Penyuluh Pertanian Lapangan yang ada di setiap kecamatan, agar senantiasa membantu pihak terkait agar bantuan Pangan tersebut sampai tepat waktu kepada PBP,” tegasnya.

Saat ini, DKPP menurut Arif sama dengan pihak terkait, yaitu siap membantu Bulog dan pihak transporter dalam proses penyaluran CPP bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat penerima.

“Wajib hukumnya, Camat dan Kepala Desa juga ikut serta dalam membantu penyaluran CPP ini, sehingga semua pihak bisa terlibat untuk mensukseskan program tersebut,” ujarnya.

Bahkan, Arif juga berharap, dengan tersalurkannya cadangan Pangan Pemerintah ini, diharapkan mampu menekan laju Inflasi, khususnya harga beras (pangan).

“Harapan kami tentunya dapat membantu meringankan beban masyarakat, utamanya masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya sembako dalam hal ini beras,” harapnya.

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Plt BKPSDM Sumenep itu menambahkan, bahwa program lanjutan secara simultan dari tahun 2023, yang mana tahun lalu bantuan serupa juga diserahkan Pemerintah kepada masyarakat.

“Perlu diketahui, penyaluran CPP tahun 2023, Pemerintah mengkhususkan kepada masyarakat yang terdampak Elnino seperti gagal panen, sebagai PBP Penerima Bantuan Pangan,” pungkasnya.