TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Diduga Kades Ds. Ambat Tebang Pilih Dalam Memilih Keamanan Desa di Pemilu 2024, Linmas Senior Tergeser Sama Orang Dalam

Avatar

Jatim Aktual, Pamekasan – Dalam menjalankan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 seharusnya dapat menjadi kondusif dan aman, namun ada salah satu warga mengeluh karena tidak terpilih menjadi Perlindungan Masyarakat (LINMAS) Kejadian tidak mengenakkan tersebut terjadi pada hari Rabu 14 Febuari 2024 bertempat di Desa Ambat Kec.Tlanakan Kab. Pamekasan.

Pasalnya sejak kepimpinan Kepala Desa yang lama Bapak Syamhari selalu terpilih menjadi Hansip/Linmas pada saat pemilihan umum. Namun sekarang sejak menjabatnya kepala desa baru Bapak Sugik diduga tebang pilih justru yang dipilih cukup keluarga ataupun orang-orang dalam nya.

Waktu awakmedia mencoba konfirmasi kepada Kadesnya kenapa ada salah satu warga tidak terpilih menjadi Hansip/Linmas, soalnya dari dulu sudah menjadi hansip/linmas bahkan lebih tepatnya sudah senior dan data Hansib/Linmas yang bersangkutan sudah terdaftar ke pusat namun kenapa pada saat Pemilu 2024 ini malah tidak terpilih?.

“Mohon maaf mas terkait itu saya tidak mengetahui, karena sudah saya pasrahkan Kepala Dusun Masing-Masing. Karena kebetulan saya tidak tau Hansib yang ada di setiap dusun, jadi waktu menerima mandat dari Penyelenggara terkait Hansib, saya intruksikan untuk merekrut dan menyetor data karena diminta panitia” Katanya Kades Bapak Sugik.

Seharusnya sebagai kepala desa harus mengetahui siapapun yang pernah menjadi petugas pemilihan umum, bukan malah seakan tidak mengetahui kejadian ini. Kemungkinan diduga cuman pihak keluarga dan orang dalam saja yang dipilih menjadi petugas pemilihan umum 2024.

“Tidak bisa memilih dan memilah itu Hansib lama atau baru, kebetulan saya memang tidak tau, terus tidak ada Arsip Desa, SK atau sebagainya yang menandakan orang itu Hansib atau Linmas lek di Arsip desa” Lanjutnya

Seharusnya sebagai Kades harus benar-benar meneliti di setiap bidangnya dan tugas warganya, biar tidak terasa tebang pilih orang dalam atau sanak familyNya saja.

Menurutnya Linmas yang tersisihkan adalah Linmas yang sudah berpuluh-puluh tahun mengabdi di bidangnya bahkan menyampaikan bahwa dahulu pernah ikut latihan Linmas dan hampir pingsan.

“Saya dari dulu sebelum punya anak dan sampai saat ini punya anak 5 bahkan sudah berkeluarga semua, cuma sekarang ini ada tugas Desa yang tidak di pakai dan tidak dipercayakan lagi oleh Kadesnya, bahkan pernah seragam dan sepatu saya di pinjam oleh Linmas yang baru itu dan sampai sekarang tidak dikembalikan”.Ungkap Linmas tersebut.

Mirisnya perangkat Desa Kades ataupun Kepala Dusun semuanya masih baru dan seharusnya meneruskan tugas yang ditinggalkan Kades-kades yang dulu bahkan yang Almarhun Bapak Syamhari.

Sungguh sangat disayangkan Kades (Kepala Desa) seharusnya menjadi pedoman bagi masyarakat, malah diduga tebang pilih atas pemilihan petugas pemilu 2024.(Red)