Wah, Ternyata Polsek Tlanakan Masih Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Terhadap Ahmad Gazali

Avatar

Jatim Aktual, Pamekasan – Polsek Tlanakan Pamekasan masih menyelidiki laporan dugaan penganiayaan yang menimpa Ahmad Gazali.

Polisi mengaku telah memeriksa terlapor kasus penganiayaan dengan nomor lapor: TBL/09/V/2022/Jatim/Res PMK/Sek Tlanakan.

Kapolsek Tlanakan melalui Kanit Reskrim Polsek Tlanakan, Ipda Sutikno membantah kasus penganiayaan yang menimpa warga Desa Laden mandek.

Menurutnya, polisi telah menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Bahkan, pihaknya mengambil langkah datang ke rumah korban untuk mengambil keterangan korban dikarenakan korban tidak bisa ke Mapolsek.

BACA JUGA :  Gerak Cepat, Personil Polsek Tlanakan Berhasil Amankan Pelaku Curanmor yang Terekam CCTV

“Terlapor sudah diperiksa tanggal 7 kemaren, sementara saksi-saksi sudah diperiksa juga,” ucap Kanit Reskrim Polsek Tlanakan, Ipda Sutikno.

Dikatakan Sutikno, polisi tidak bisa menetapkan Agus Yulianto sebagai tersangka dikarenakan hasil visum dari RSUD Pamekasan baru selesai.

“Hasil visumnya baru kemaren sore yang kami terima. Tiga kali anggota rumah sakit, belum selesai, tapi baru kemaren selesainya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Ridwan Kamil Resmikan Revitalisasi Pasar Harapan Jaya Bekasi

Ia menyebut bahwa dalam kasus ini masih perlu gelar perkara, apakah kasus penganiayaan yang menimpa Ahmad Gazali layak dilanjutkan ke proses sidik atau tidak.

“Nanti kita gelar perkara dulu, apakah kasus ini layak ke proses sidik atau SP3,” pungkasnya.

Diketahui, akibat kejadian tersebut, korban harus di rawat ke RSUD SMART Pamekasan selama 3 hari. Sebab, korban mengeluarkan darah dari telinga dan hidung, serta mengalami luka di bagian kepala.

BACA JUGA :  74 Desa di Pamekasan Ikuti Pilkades Serentak. Berikut Daftarnya

Selama penanganan di rumah sakit, dokter yang menangani mengatakan bahwa Gazali mengalami gumpalan darah. Bahkan dokter menyarankan Gazali untuk dirujuk ke Surabaya.

Karena kekurangan dana, keluarga Gazali memilih tetap dirawat di RSUD SMART Pamekasan. Hingga saat inipun korban masih menjalani rawat.