Curi Sepeda Motor, Seorang Pemuda Ditangkap Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Avatar

Jatim Aktual, Tangerang – Polsek Cisoka Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh seorang pemuda di Kampung Pasir Mesjid, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Tangerang pada Rabu (01/06) kemarin.

“Dari hasil penyidikan, kami berhasil menangkap satu orang pelaku pencurian sepeda motor,” kata Kapolsek Cisoka AKP Nur Rokhman saat dikonfirmasi pada Kamis (02/06).

BACA JUGA :  Aksi Kombes Pol Pasma Royce Dan Kolonel Kav I Made Maha Yudhiksa Kawal Aksi Long March Buruh Ke MPR/MPR RI

Nur Rokhman mengatakan bahwa pelaku pencurian sepeda motor tersebut berinisial MA (28) merupakan warga Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Nur Rokhman menjelaskan kronologis kejadian berawal dari korban yang sedang berteduh dikarenakan cuaca hujan dan korban memarkirkan kendaraan sepeda motornya di depan saung, kemudian teman korban yang pada saat itu sedang mengisi bensin melihat sepeda motor korban sudah dibawa pelaku, lalu teman korban itu sempat mengejar pelaku namun tidak terkejar.

BACA JUGA :  Kanit Reskrim Polsek Tampan, Aspikar, SH Tinjau Rumah yang Dobobol Maling

Setelah kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Cisoka Polresta Tangerang, dengan cepat langsung Unit Reskrim Polsek Cisoka melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Berdasarkan hasil penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Cisoka menuju daerah Kecamatan Maja dan kemudian menangkap pelaku MA didaerah Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang dengan barang bukti satu unit sepeda motor,” terang Nur Rokhman.

BACA JUGA :  Pengkonekan Pipa Transmisi di Pasar Dek Gedek Oleh PERUMDA Air Minum Trunojoyo Sampang Demi Meningkatkan Pelayanan

Nur Rokhman menambahkan tersangka berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Cisoka untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kasusnya masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya sindikat.

“Terhadap tersangka MA, kami jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tegas Nur Rokhman. (Bidhumas).