Hari Ini, Soal Kasus Hibah, ORASI Akan Demo DPU Bina Marga Jatim

Avatar

Jatim Aktual, Surabaya – ORASI (Obrolan Rakyat Insan Cita) akan melakukan aksi pada hari Rabu tanggal 20 april 2022 di depan kantor Dinas PU Binamarga Jawa Timur.

Berikut Press release ORASI

Indikasi kasus penyelewengan dana hibah di Provinsi Jawa timur khususnya di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim harus segera dituntaskan. Bagi-bagi dana hibah ke beberapa pokmas (kelompok masyarakat) melalui DPU Bina Marga harus diselediki agar uang rakyat tersebut dapat tersalurkan dengan tepat, dengan tidak membiarkan DPU Bina Marga menjadi sarang mafia hibah setiap tahunnya.

Meskpipun selama ini, gubernur Khofifah Indar Parawansa terkesan acuh dan tidak mau tahu uang rakyat tersebut sudah tersalurkan dengan tepat atau tidak, padahal tidak sedikit dana hibah yang menjadi bancakan para garong, dimulai dari pengerjaan fisik dilapangan yang hanya berkisar 25% s.d 30% dari
total anggaran, serta adanya laporan warga yang mengaku menemukan pengerjaan fiktif.

Lantas sisa dari 25% dan 30% itu dikemanakan? Benarkah ada semacam commitment fee antara DPU Bina Marga dan penerima hibah?

Dana hibah dari PU Bina Marga yang dibuang di Madura, khususnya Kab. Pamekasan seringkali bermasalah, baik dari segi volume pengerjaan hingga azas manfaatnya.

BACA JUGA :  Tambak Udang Muaro Sakai Kampung Batang Tindih, Nagari Pulau Rajo Diduga Ilegal

Salah satu contoh beberapa desa di Kab. Pamekasan yang sering menjadi sorotan publik terkait dana hibah, yakni desa Plakpak Kec. Pegantenan, desa Rek-kerrek Kec. Palengaan, desa Blumbungan Kec. Larangan dan yang terbaru dan
viral adalah desa Jalmak Kec.Pamekasan. Selain kab. Pamekasan, tiga kabupaten lainnya (Bangkalan, Sampang dan Sumenep) juga menjadi sarang menumpuknya dana hibah PU Bina Marga.

Indikasi dana hibah yang mengarah pada tindak pidana korupsi oleh para mafia adalah salah satunya dengan tidak adanya laporan pertanggungjawaban dari dinas yang bertanggungjawab, katakanlah Dinas PU Bina Marga sebesar 392,4 Miliar TA 2020. Selain LPJ yang belum disetorkan hingga tutup
buku tahunan, DPU Bina Marga juga diduga mengcairkan dana hibah kepada ketua DPRD Jatim dan Wakil Ketua DPRD Jatim hingga ratusan miliar rupiah. Nilai yang begitu fantastik untuk satu dinas yang setiap tahunnya sering bermasalah dengan dana hibah.

Kami masih percaya penuh bahwa KPK, Kejati Jatim dan Ditreskrimsus Polda Jatim Unit Tipikor sebagai lembaga hukum yang independen akan sangat mudah dan gampang untuk menyelidiki aliran dana hibah di Dinas PU Bina Marga Jatim, sehingga siapapun yang bermain-main dengan uang rakyat tersebut dapat bertanggung jawab dengan seadil-adilnya.

BACA JUGA :  Waw Pamekasan Kembali Diguyur Demo, Ormas Apa Saja?

ORASI (Obrolan Rakyat Insan Cita) melalui mimbar demokrasi ini menyatakan sikap agar ;

1. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) segera memanggil dan memeriksa Edy Tambeng Wijaya selaku Kepala Dinas PU Bina Marga Jawa timur, PPK DPU Bina Marga, dan pejabat tinggi lainnya
terkait dana hibah sebesar 392,4 M yang belum ter-LPJ dan dugaan pencairan hibah untuk ketua DPRD dan Wakilnya yang menyalahi aturan (Pergub).

2. Kejati Jatim dan Ditreskrimsus Polda Jatim Unit TIPIKOR segera melakukan audit investigasi aliran dana hibah di Dinas PU Bina Marga yang sering bermasalah dan kadang menyalahi aturan gubernur terkait pembagian dana hibah.

3. Gubernur Jawa timur WAJIB mencopot Edy Tambeng Wijaya sebagai Kadis PU Bina Marga yang terindikasi dan dicurigai dalang utama kasus dana hibah di DPU Bina Marga Jatim yang merugikan Negara hingga ratusan miliar, serta mengavaluasi dan merombak seluruh jajaran Dinas PU Bina Marga agar tidak menjadi sarang pembajak hibah.

BACA JUGA :  Permas Jatim Kembali Demo KPK Terkait Dana Hibah Jasmas DPRD Jatim

4. Gubernur Jawa timur segera membentuk tim khusus pengawal dana hibah dalam waktu kurang dari 1 minggu, serta mengevaluasi dan melakukan pengecekan proyek perbaikan jalan Ketapang – Sampang yang kocar-kacir dan sembrowot pada TA 2021.

5. SEGERA TUNTASKAN KASUS DANA HIBAH DI DINAS PU BINA MARGA JATIM.
Press release ini dibuat sebagai bentuk kekecewaan masyarakat kepada Pemprov Jatim, khususnya Dinas PU Bina Marga yang diduga menjadi sarang mafia dana hibah setiap tahunnya.

ORASI sebagai wadah mahasiswa dan pemuda berkomitmen untuk mengawal dana hibah di Pemprov Jatim khusunya Dina PU Bina Marga yang sering menjadi bancakan para garong. Jika KPK, Kejati Jatim dan Polda Jatim tidak segera memanggil dan memeriksa Edy Tambeng Wijaya selaku Kepala Dinas PU Bina Marga terkait kasus hibah dan proyek jalan di Ketapang – Sampang Madura, dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa nggan mencopotnya. Atas nama rakyat Jawa timur, kami akan turun kembali minggu depan (Selasa, 26 April 2022) guna mengawal dana hibah tersebut.

Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat!
Penanggung Jawab

ORASI
(OBROLAN RAKYAT INSAN CITA)