Jalin Keakraban, Bupati Jepara Bersama Pimpinan Parpol dan Warga Gelar Padusan

Avatar

Jatim Aktual, Jepara – Bupati Jepara Dian Kristiandi menggelar padusan di sungai Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jumat (1/4/2022). Salah satu desa wisata yang ada di Jepara

Padusan yang digelar bupati dalam menyambut puasa ini menarik perhatian warga. Pasalnya, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Jepara itu gelar tradisi bersama warga dan anak-anak Desa Tempur.

Tidak hanya itu, gelaran tersebut juga diikuti pimpinan partai politik (parpol) yang ada di Jepara. Di antaranya KH. Nuruddin Amin, Ketua DPC PKB Jepara, H. Masykuri, Ketua DPC PPP Jepara. Juga hadir H. Bambang Harsono, Ketua DPC PAN, H. Ahmad Fauzi, Ketua DPD Golkar Jepara, H. dan H. M. Latifun, Ketua DPC Demokrat Jepara.

BACA JUGA :  Viral, Mahardika Laporkan Dugaan Tipikor di Desa Ceguk Tahun 2018 Ke Kejari Pamekasan

Bupati bersama para petinggi parpol dan warga terlihat kompak berjalan menuju sungai lokasi padusan diiringi dengan pembacaan salawat. Setibanya di sungai, padusan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ketua DPC PKB Jepara KH. Nuruddin Amin atau Gus Nung.

BACA JUGA :  Kantor DPRD Kab Pamekasan Digruduk Indoneeian Analisys Politic and Policy Consulting (Ide@)

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, padusan merupakan tradisi Jawa muslim yang digelar menjelang ramadan. Tujuannya untuk membersihkan jiwa dan raga agar siap menghadapi bulan Ramadhan.

Selain mandi bareng atau padusan, bupati juga bersih-bersih sungai bersama warga sekitar dan anak-anak. “Kami ajak warga dan anak-anak untuk mengedukasi anak supaya tertanam dalam pikirannya masuk dalam hatinya bahwa kebersihan itu sebagian dari imam,” kata Mas Andi.

BACA JUGA :  Lepaskan Kerinduan Keluarga, Lapas Binjai Kanwil Kemenkumham Sumut Tetap Sediakan Layanan Kunjungan Online

Sebelumnya, politisi PDIP yang akrab disapa Mas Andi bersama pimpinan parpol juga menanam pohon di pinggir sungai untuk melestarikan alam.

“Kita menanam pohon di bibir sungai untuk menjaga alam ini. Agar tebing tidak longsor. Alhamdulillah, masyarakat Desa Tempur sangat sadar lingkungan. Kita lihat sungai ini sangat bersih,” ungkapnya.

“Kalau semuanya bersih, menjaga kelestarian alam, lingkungan dan membersihkan diri, insya Allah iman kita kuat dan akan dalam menjalankan ibadah puasa