News  

Duga Oknum Anggota DPR RI Dapil Madura Jadi Mafia Proyek PUPR Di Madura, IKMM Kembali Aksi Desak KPK Bongkar!

Avatar

 

Jatim Aktual, Jakarta – Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKMM) kembali menggelar unjuk rasa depan Gedung Merah Putih KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (31/03/2022).

Mereka mendesak KPK selidiki dugaan monopoli dan korupsi proyek PUPR di Madura oleh oknum anggota DPR RI.

Dalam orasinya, koordinator aksi Syaiful Bahri menyampaikan bahwa aksi tersebut sudah kedua kalinya untuk meminta KPK bersihkan mafia proyek di Madura.

BACA JUGA :  Kapolres Pamekasan Bersama Anggota Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani

“KPK jangan sampai lengah melihat indikasi korupsi apalagi hal itu menjadi aspirasi masyarakat yang merasakan langsung dampaknya. Karena itu, kami sudah dua kali aksi di sini agar KPK turun ke Madura,” kata Syaiful saat orasi depan KPK.

 

Syaiful mengatakan bahwa ada dugaan permainan proyek PUPR di Madura yang dilakukan oleh oknum anggota DPR RI Dapil Madura dengan cara memonopoli dan memotong sekitar 25-30 persen. Karena itu, lanjutnya, KPK harus turun tangan.

BACA JUGA :  Seru, Unjuk Rasa 11 April

“Ada opini liar yang berkembang di masyarakat, ternyata yang diduga mafia proyek dari PUPR untuk Madura adalah salah satu oknum DPR RI Dapil Madura. Tidak tanggung-tanggung bahwa ada dugaan pemotongan 25-30 persen tiap proyek atau program dan selain itu, diduga juga dimonopoli,” ujarnya.

BACA JUGA :  P2KD Desa Ceguk Bergejolak

“Kita sebagai mahasiswa Madura akan mengawal itu sampai KPK bisa menjerat pelakunya,” ungkapnya.

Syaiful memastikan, selama KPK belum menangkap pelakunya maka akan terus melakukan demonstrasi.

“Minggu kemaren kita sudah aksi dan dilanjutkan hari ini, kalau misalkan KPK belum menyelidiki dan menangkap pelakunya maka dipastikan kita akan terus berdemonstrasi,” tutup Syaiful.