Surat Terbuka untuk Presiden Joko Widodo dari Warga Maluku

Avatar
Gambar ilustrasi hasil screen short video raker dengan Menteri kelautan

Jatim Aktual, Jakarta – Warga maluku mulai resah dengan kondisi sikap pemerintah Pusat yang seolah-olah mengesampingakan wilayah maluku, sehingga dengan berbagai cara aspirasi itu disampaikan termasuk melalui surat terbuka berikut;

SURAT TERBUKA
__________________

Kepada Yth:
Presiden Republik Indonesia
CQ, Menteri Kelautan dan perikanan Republik Indonesia.
Di
Tempat

Dengan hormat,

Sehubungan dengan persoalan isu pembatalan LIN di Maluku dengan alasan negara tidak ada uang/duit, maka sebagai anak daerah dari Maluku ingin menyampaikan beberapa hal kepada presiden Republik Indonesia CQ Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia sebagai berikut:

BACA JUGA :  Dewi Aryani Desak Pemerintah Tetapkan Nakes Honorer Jadi PPPK Selesai Tahun 2022

1. Bahwa kami menagi janji presiden Republik Indonesia tahun 2016 lalu kepada pemerintah daerah dan rakyat Maluku tentang LIN di Maluku.

2. Bahwa kami meminta penjelasan langsung dari presiden Republik Indonesia bahwa apakah benar negara tidak punya uang /duit sehingga pembangunan infrastruktur LIN di Maluku dibatalkan.

BACA JUGA :  Nasihat Ust Ebit Lew Kepada Sejumlah Wanita Pelayan Pusat Hiburan di Surabaya

3. Bahwa kami rakyat Maluku merasa alasan pembatalan itu tidak masuk diakal sehat karena negara tidak punya uang/duit sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri perikanan dan kelautan Republik Indonesia.

3. Kami rakyat Maluku merasa dianaktirikan oleh pemerintah pusat dalam hal kehadiran negara membangun Maluku.

4. Bahwa Maluku merupakan bagian dari Wilayah negara kesatuan Republik Indonesia sehingga negara harus memperlakukan Maluku dengan adil sama seperti daerah-daerah /Provinsi lain di Indonesia.

BACA JUGA :  Ketua DPD RI: Menteri Harus Taat Presiden Jokowi, Jangan Wacanakan Tunda Pemilu atau Tiga Periode

5. Bahwa jelas apa yang disampaikan oleh salah satu wakil rakyat kami saat rapat bersama Menteri perikanan dan kelautan mohon agar didengar dan menjadi catatan pemerintah pusat untuk tetap dilaksanakan dan tidak membatalkan LIN di Maluku.

Demikian surat terbuka ini saya sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia CQ Menteri Perikanan dan Kelautan, atas perhatian dan kepedulian pemerintah pusat kepada Maluku saya ucapkan terima kasih.

Jakarta, 27 Maret 2022

Fredi Moses Ulemlem, S.H., M.H