Pencuri Besi Guardrail yang Dibekuk Polisi Ternyata Dua Orang

Avatar

Jatim Aktual, Serang –  Polres Lebak Polda Banten berhasil menangkap dua orang pelaku pencuri besi guardrail atau pagar pengaman jalan yang berada di Jalan Nasional III Binuangeun Simpang KM 2 Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Kamis (24/03).

Kapolsek Wanasalam Polres Lebak AKP Aam Marto Subroto menyampaikan bahwa personel mendapatkan laporan adanya pencurian besi tiang penyangga guardrail. “Hasil dari laporan tersebut pada Kamis (24/03) kami melakukan penyelidikan dan telah diamankan pelaku di Jalan Nasional III Binuangen Simpang KM 2 Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak,” katanya.

BACA JUGA :  Jangan Nodai Gerbang Salam menjadi GERBANG SALAH !!!

Selanjutnya, Aam Marto menjelaskan pelaku yang diamankan sebanyak 2 orang diantaranya satu orang pelaku pencuri besi guardrail yaitu IB (33) warga Cibaliung, Kabupaten Pandeglang dan masih dilakukan pengejaran terhadap satu orang pelaku RI (29) yang melarikan diri. “Hasil dari penangkapan tersebut kami amankan barang bukti berupa 1 unit kendaraan Daihatsu Grandmax warna silver yang membawa barang berupa besi guardrail seberat 2 ton,” ujarnya.

BACA JUGA :  KNPI Riau Perkuat Semangat H.M Adil dalam Memperjuangkan Visi Cerdas, Maju dan Bermartab

Aam Marto mengatakan hasil pengakuan dari pelaku mereka melakukan aksinya di Jalan Raya Malingping Saketi tepatnya di Desa Senanghati dan Desa Cipeundeuy Kecamatan Malingping bersama satu temannya. “Hasil pengakuan tersangka tersebut kami segera melakukan koordinasi dengan Polsek jajaran dan melakukan pengejaran tersangka yang melarikan diri serta melakukan pengembangan lebih lanjut,” kata Aam Marto.

BACA JUGA :  Pefindo meningkatkan Peringkat idAA dengan Outlook Stabil untuk bank bjb

Diakhir, Aam Marto menyampaikan atas perbuatannya para pelaku diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana, “Atas perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” tutupnya. (Bidhumas).