Kolaborasi Mahasiswa KKN-T MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur dengan Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya Wujudkan Desa Berbasis Wisata

Avatar

Jatim Aktual, Surabaya – Tahun 2022 tepatnya Bulan Februari, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur mengadakan program pengabdian masyarakat kembali yang merupakan program tahunan kampus.

Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, program pengabdian masyarakat tahun 2022 kini berjalan selama 6 bulan dengan nama program Kuliah Kerja Nyata Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN-T MBKM).

Selama 6 bulan tersebut terbagi lagi selama 3 bulan untuk implementasi ke lapangan.

Dalam program KKN-T MBKM tahun 2022 ada sekitar 1500 mahasiswa yang berkontribusi dan terbagi menjadi 151 kelompok dengan skema yang berbeda. Dari 151 kelompok tersebut terdiri dari 10 orang per kelompok berbagai program studi.

Sebanyak 151 kelompok tersebut ditempatkan di beberapa kota, salah satunya Kota Surabaya ada 90 kelompok.
Salah satu kelompok yang ditempatkan di Surabaya yaitu kelompok 72 tepatnya di Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep dengan skema Desa Wisata.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN – Tematik MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur Melakukan Seremoni Bersama Kecamatan Benowo

Kelompok 72 memulai langkah awal dengan melakukan Survey Lokasi di Kantor Kelurahan Lontar pada tanggal 5 Maret 2022.  Survey dilakukan bertujuan untuk melihat potensi setiap wilayah di Kelurahan Lontar.

Menurut pihak kelurahan Lontar, wilayahnya ada satu tempat wisata yang menonjol yaitu Taman Hutan Raya (TAHURA) Lempung.

Diresmikan oleh Walikota Tri Rismaharini pada tanggal 19 November 2020. Tetapi sampai saat ini Tahura masih menjadi tanggung jawab Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya sehingga bukan wewenang Kelurahan dalam pengelolaannya. Selain Tahura, ada cagar budaya “Punden” di wilayah RW. 06 sebagai sarana kebudayaan masyarakat Kelurahan Lontar yang biasa digunakan sebagai tempat festival tahunan yaitu Sedekah Bumi.

BACA JUGA :  DPD Letho Jawa Timur Kembali Gelar Aksi Sosial, Bagikan 100 Nasi Kotak Buka Puasa di Surabaya

“Disini ada Tahura yang biasa menjadi tempat santai masyarakat sekitar lempung, ada juga punden di RW.06 yang dikenal warga sebagai cagar budaya. Tapi di Kelurahan Lontar lebih banyak produk kerajinan tangan dan UMKM yang di giati para ibu PKK di tiap wilayah” Ujar Bu Desi selaku Kepala Sie Kesejahteraan di Kelurahan Lontar.

Selain ada tempat wisata Tahura yang menonjol, banyak juga produk kerajinan tangan serta UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang di Kelurahan Lontar, seperti handycraft, batik tulis, berbagai olahan minuman, serta produk unggulan dari daur ulang galon bekas “Mungkin dari banyaknya hasil kerajinan tangan dan UMKM disini bisa dikombinasikan dengan peningkatan potensi desa wisata di Kelurahan Lontar” tambah Bu Dian selaku Ibu Lurah Lontar.

BACA JUGA :  KKN UPN Jatim Kelompok 69 kembangkan Wisata Ampel Terintegrasi di Keluarahan Ampel

Meskipun pengelolaan wisata Tahura yang belum menjadi wewenang Kelurahan Lontar, tetapi potensi yang ada tentunya memudahkan para mahasiswa kelompok 72 yang akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalam menyusun program kerja.

Apalagi didukung dengan potensi lain seperti kerajinan tangan serta UMKM yang sangat baik. Sehingga dapat memberikan sumbangan solusi atas permasalahan di Kelurahan Lontar yang belum terselesaikan serta diharapkan menambah manfaat bagi Kelurahan Lontar sendiri.