Ranting Kayu Patah Ganggu Arus Lalu Lintas

Avatar

Jatimaktual.com,Tanggamus – Sebuah ranting kayu patah dan sempat menutup sebagian jalan lintas barat (Jalinbar) di Dusun Beton Pekon Batu Kramat Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus, Minggu (20/3/2022) siang.

Atas hal itu, personel Sat Lantas Pos Batu Kramat dibantu warga langsung melakukan pemberihan ranting pohon guna membuka akses jalan seperti biasanya.

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Amsar, S.Sos mengungkapkan, ranting pohon yang tumbang cukup besar dari kayu berjenis bendo.

BACA JUGA :  Hanyut 2 KM, Seorang Nenek Di Ngawi, Lolos Dari Maut

“Kejadian pukul 12.30 WIB tadi, kami langsung terjunkan personel untuk melakukan pembersihan material tersebut,” kata AKP Amsar.

Kasat Lantas mengaku, ranting pohon tersebut sempat menutup sebagian Jalinbar namun setelah dilakukan pembersihan arus kembali sediakala.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya lalu lintas sedikit tersendat ketika petugas mengevakuasi material ranting kayu.

“Arus lalu lintas sudah normal kembali dan material yang menggangu sudah disingkirkan. Tidak ada korban jiwa karena kondisi jalan sepi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Polres Tanggamus Limpahkan Tersangka Kecelakaan Sebabkan Sekeluarga Meninggal ke Kejaksaan

Pun demikian, Kasat mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada sebab masih ada satu ranting yang tersangkut dan belum jatuh ke tanah.

“Masih ada satu ranting yang belum jatuh, kami ingatkan tetap waspada saat melintas,” ujarnya.

Kesempatan itu, Kasat juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi dengan cepat sehingga pihaknya juga cepat bergerak.

BACA JUGA :  Rorena Polda Banten Dampingi Biro Lembaga dan Tata Laksana Srena Polri Laksanakan Studi Kelayakan

“Kami ucapkan terima kasih atas kecepatan informasi yang disampaikan kepada kami, sehingga penanganannya sesegera mungkin,” ucapnya.

Sesuai fungsinya, Kasat menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk terus tertib berlalu lintas. Dan mengingat pandemi belum berakhir agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Patuhi prokes, patuhi peraturan lalu lintas, jangan lupa kelengkapan kendaraan dan ingat keselamatan untuk kemanusiaan,” tutupnya. (*)